Bukan Cuma Layar Lipat! Ini 6 Ponsel Paling Inovatif Di Ces 2026

Jan 13, 2026 12:00 PM - 4 bulan yang lalu 141595

Gelaran Consumer Electronics Show (CES) 2026 baru saja usai, namun gaung penemuan yang diperkenalkan tetap terasa hangat di telinga para fans teknologi. Jika Anda berpikir pameran tahun ini hanya didominasi oleh kepintaran buatan alias kendaraan listrik, Anda perlu memandang kembali deretan perangkat seluler yang dipamerkan. Tahun ini, para produsen smartphone seolah berkompetisi mematahkan stagnasi kreasi “kotak sabun” yang telah mendominasi pasar selama satu dasawarsa terakhir.

Dari konsep layar lipat tiga yang ambisius hingga kembalinya papan ketik bentuk yang memicu nostalgia, CES 2026 menjadi panggung pembuktian bahwa industri seluler belum kehabisan buahpikiran gila. Pergeseran ini tidak hanya terjadi di segmen premium, tetapi juga merambah ke kelas menengah dengan fitur-fitur yang berfokus pada utilitas dan kesehatan mata. Kita memandang gimana batas antara produktivitas dan intermezo semakin kabur dalam satu genggaman.

Pernahkah Anda membayangkan sebuah ponsel yang bisa berubah menjadi tablet 10 inci, alias perangkat mungil dengan tombol bentuk di era layar sentuh ini? Jika jawabannya belum, maka deretan perangkat berikut ini bakal mengubah perspektif Anda tentang masa depan komunikasi seluler. Mari kita bedah satu per satu perangkat yang paling mencuri perhatian di Las Vegas tahun ini.

Revolusi Layar Lipat: Lebih Luas, Lebih Canggih

Salah satu bintang utama yang paling banyak diperbincangkan adalah Samsung Galaxy Z TriFold. Samsung tidak lagi bermain kondusif dengan lipatan ganda; mereka memperkenalkan perangkat tri-folding alias lipat tiga yang revolusioner. Saat dilipat, dia tampak ringkas, namun ketika dibentangkan sepenuhnya, Anda bakal disuguhi layar internal seluas 10 inci. Ini bukan sekadar ponsel, melainkan tablet yang bisa masuk saku.

Ditenagai oleh chipset Snapdragon yang berkekuatan dan kamera utama 200 megapiksel, perangkat ini jelas menargetkan pengguna yang memerlukan produktivitas maksimal tanpa kompromi. Namun, penemuan ini datang dengan nilai yang fantastis. Di Korea, perangkat ini dibanderol sekitar 3,59 juta won alias setara $3.700. Samsung menjanjikan kesiapan dunia dalam beberapa bulan mendatang, membawa standar baru bagi inovasi unik di industri seluler.

Moto-Razr-Fold-with-stylus-input-leak

Tak mau kalah, Motorola juga meramaikan pasar foldable dengan Motorola Razr Fold. Berbeda dengan pendahulunya yang bermodel clamshell, kali ini Motorola menghadirkan kreasi style kitab (book-style) yang elegan. Perangkat ini menawarkan layar internal 8,1 inci dan layar eksternal 6,6 inci, sebuah penghormatan pada lini klasik Razr namun dengan sentuhan modern. Dilengkapi tiga kamera 50 megapiksel dan support stylus, ponsel ini siap memanjakan para ahli kreatif.

Flagship Konvensional dengan Performa Buas

Di luar aspek corak yang bisa dilipat, kategori flagship tradisional tetap mempunyai tempat istimewa. Motorola Signature phone datang sebagai jawaban bagi mereka yang mencari performa murni. Mengusung chipset Snapdragon 8 Gen 5 terbaru, ponsel ini menjanjikan kecepatan pemrosesan yang belum pernah ada sebelumnya. Layar Extreme AMOLED 6,8 inci dan konfigurasi tiga kamera 50 megapiksel menjadi nilai jual utamanya.

Dibanderol sekitar €999 (sekitar $1.170) untuk pasar Eropa, perangkat ini membuktikan bahwa ponsel model slab tetap bisa relevan jika dibekali spesifikasi monster. Kehadiran chipset generasi terbaru ini juga menjadi angin segar di tengah kekhawatiran industri bakal krisis chip memori yang sempat diprediksi oleh Dell, menunjukkan bahwa produsen tetap bisa mendorong pemisah performa.

Inovasi Layar Matte dan Konektivitas Satelit

Beralih ke segmen menengah yang seringkali diabaikan, TCL memberikan kejutan manis melalui TCL Nxtpaper 70 Pro. Alih-alih mengejar nomor benchmark, TCL konsentrasi pada kenyamanan pengguna dengan layar matte yang ramah mata. Dukungan Gemini AI semakin memperkaya pengalaman pengguna, menjadikan ponsel ini pilihan pandai bagi mereka yang capek dengan pantulan layar glossy.

TCL NxtPaper 70 Pro

Dengan nilai €339 (sekitar $400) untuk jenis 256 GB, TCL Nxtpaper 70 Pro menawarkan proposisi nilai yang susah ditolak. Ini adalah contoh sempurna gimana teknologi layar bisa menjadi solusi masa depan untuk kesehatan digital kita, tanpa kudu merogoh kocek terlalu dalam.

Sementara itu, Infinix tampil garang dengan seri Infinix Note 60. Sorotan utama perangkat ini adalah konektivitas satelit dunia yang memungkinkan panggilan HD dan pesan teks meski tanpa jaringan seluler konvensional. Fitur ini bukan lagi sekadar gimmick darurat, melainkan perangkat komunikasi fungsional.

Infinix Note 60 dunia satellite connectivity for HD calls

Ditambah dengan teknologi pendingin cair HydroFlow dan support aksesori modular ModuVerse, Infinix jelas menargetkan pengguna yang menginginkan utilitas tinggi. Meskipun nilai resminya belum dikonfirmasi, kombinasi fitur canggih ini menjanjikan persaingan ketat di pasar ponsel yang mengutamakan ketahanan dan konektivitas.

Kembalinya Keyboard Fisik: Nostalgia alias Kebutuhan?

Mungkin pengumuman paling unik dan memancing rasa penasaran di CES 2026 adalah Clicks Communicator. Di tengah kekuasaan layar sentuh penuh, perangkat ini berani tampil beda dengan menghadirkan keyboard QWERTY fisik, mengingatkan kita pada era kejayaan BlackBerry. Namun, jangan salah sangka, ini adalah perangkat modern dengan Android 16.

Clicks Communicator

Dengan layar AMOLED 4,03 inci, kamera belakang 50 megapiksel, dan penyimpanan 256 GB (dapat diperluas hingga 2 TB), ponsel mungil ini diposisikan sebagai perangkat produktivitas sejati. Fokusnya adalah pada input taktil dan komunikasi yang efisien, menggantikan kebiasaan scrolling tanpa henti yang sering kita lakukan.

Dibanderol dengan nilai ritel $499 (atau nilai reservasi awal $399), Clicks Communicator juga menyertakan jack headphone 3,5 mm—fitur langka di ponsel era sekarang. Kehadirannya membuktikan bahwa tetap ada pasar untuk perangkat yang memprioritaskan kegunaan komunikasi murni di atas segalanya. CES 2026 telah menunjukkan bahwa masa depan smartphone sangat beragam, mulai dari layar yang bisa melipat tiga hingga tombol bentuk yang kembali relevan.

Selengkapnya