Cara Crimping Kabel LAN dengan Urutan Warna T568B dan T568A

Blog Jetorbit Indonesia oleh Waktu baca 6 menit 505x dilihat
Cara Crimping Kabel LAN dengan Urutan Warna T568B dan T568A

Bagikan Postingan

Cara crimping kabel LAN: kupas jaket kabel UTP sekitar 2 sampai 3 cm, luruskan kedelapan kabel kecil di dalamnya, susun sesuai urutan warna T568B, pangkas rata, masukkan ke konektor RJ 45 sampai mentok, kemudian tekan dengan tang crimping. Setelah kedua ujung terpasang, tes kabel dengan LAN tester.

Kalau kedua ujung memakai urutan yang sama, akibatnya kabel straight. Kalau satu ujung T568A dan ujung lainnya T568B, akibatnya kabel cross. Langkah crimping kabel LAN untuk keduanya sama, yang berbeda cuma urutan warnanya.

Alat dan Bahan untuk Crimping Kabel LAN

Sebelum crimping kabel LAN dimulai, siapkan alat berikut di meja kerja yang terang agar warna kabel kecil gampang dibedakan, terutama putih oranye dan putih coklat.

  • Kabel UTP, biasanya Cat5e maupun Cat6. Bedanya dijelaskan di perbedaan Cat5e dan Cat6.
  • Konektor RJ 45 yang sesuai kategori kabel, dua buah per kabel ditambah cadangan. Konektor sekali pakai, jadi yang salah jepit mesti dipotong dan diganti.
  • Tang crimping dengan lubang 8P (8 pin). Banyak tang crimping sudah punya pisau pemotong dan pengupas.
  • Pengupas kabel, jika tang crimping kalian belum punya pisau pengupas.
  • LAN tester untuk memeriksa hasil.
  • Sarung konektor (boot), opsional, agar klip konektor tidak gampang patah.

Sebelum crimping kabel LAN, perhatikan juga jenis konduktor kabelnya. Kabel instalasi biasanya berinti tunggal (solid), sedangkan patch cord biasanya serabut (stranded). Konektor untuk keduanya bisa berbeda, jadi pilih konektor yang memang untuk jenis kabel kalian.

Urutan Warna T568B dan T568A untuk Crimping Kabel LAN

Urutan dihitung dari pin 1 sampai pin 8. Pegang konektor dengan klip di bawah dan pin kuningan menghadap ke atas, lubang kabel menghadap kalian. Pin 1 ada di paling kiri.

T568B

  1. Putih oranye
  2. Oranye
  3. Putih hijau
  4. Biru
  5. Putih biru
  6. Hijau
  7. Putih coklat
  8. Coklat

T568A

  1. Putih hijau
  2. Hijau
  3. Putih oranye
  4. Biru
  5. Putih biru
  6. Oranye
  7. Putih coklat
  8. Coklat

Bedanya cuma pasangan oranye dan hijau yang berganti tempat. T568B paling sering dipakai untuk jaringan LAN sehari-hari. Pakai satu standar secara konsisten di satu bangunan agar kabel tidak tertukar saat perbaikan.

Urutan ini sama dengan yang dipakai di cara membikin kabel straight dan kabel cross, jadi kalian bisa memakai keduanya sebagai acuan.

Langkah Crimping Kabel LAN

  1. Potong kabel UTP sesuai panjang yang dibutuhkan, lebihkan beberapa sentimeter untuk cadangan. Satu kabel Ethernet maksimal 100 meter.
  2. Masukkan sarung konektor ke kabel lebih dulu, jika kalian memakainya. Sarung tidak bisa dipasang setelah konektor dijepit.
  3. Kupas jaket luar sekitar 2 sampai 3 cm. Putar pengupas pelan-pelan agar isolasi kabel kecil di dalamnya tidak ikut tergores.
  4. Urai keempat pasang kabel, buka pilinannya, kemudian luruskan satu per satu dengan jari.
  5. Susun kedelapan kabel sesuai urutan T568B (atau T568A) dan rapatkan sejajar.
  6. Potong ujungnya rata dengan pisau tang crimping. Sisakan kabel terurai sekitar 1,2 sampai 1,3 cm dari ujung jaket, karena standar membatasi bagiankecil yang tidak terpilin maksimal 13 mm untuk Cat5e dan Cat6.
  7. Dorong kabel ke konektor sampai kedelapan ujungnya menyentuh dinding depan konektor. Lihat dari ujung konektor: semua ujung tembaga mesti kelihatan sejajar.
  8. Pastikan jaket luar ikut masuk sampai di bawah penjepit konektor, agar kabel tidak gampang tercabut.
  9. Cek urutan warna sekali lagi, kemudian masukkan konektor ke lubang 8P tang crimping dan tekan penuh sampai mentok.
  10. Tarik kabel pelan untuk memastikan konektor terkunci, kemudian ulangi cara 2 sampai 9 di ujung lainnya.

Penjelasan tentang pin dan bentuk konektornya ada di artikel pengertian RJ 45.

Membuat kabel straight maupun cross

Untuk menyambung komputer, CCTV, maupun access point ke switch dan router, buat kabel straight: kedua ujung T568B. Kabel cross dibuat dengan T568A di satu ujung dan T568B di ujung lain, untuk menyambung dua alat sejenis secara langsung, misalnya dua komputer. Tandai kabel cross dengan selotip maupun label agar tidak tertukar dengan kabel biasa.

Cara Mengetes Kabel dengan LAN Tester

LAN tester terdiri dari dua bagian: unit utama dan unit remote. Colokkan satu ujung kabel ke unit utama dan ujung lainnya ke unit remote, kemudian nyalakan tester. Lampu 1 sampai 8 akan menyala bergantian.

Lakukan tes setiap selesai crimping kabel LAN, sebelum kabel ditarik ke plafon maupun dinding, agar kesalahan ketahuan saat statis gampang diperbaiki.

  • Kabel straight yang benar: lampu di kedua unit menyala dengan angka yang sama dan urut, 1 sampai 8.
  • Kabel cross yang benar: saat lampu 1 sampai 8 di unit utama menyala, unit remote menyalakan 3, 6, 1, 4, 5, 2, 7, 8.
  • Ada lampu yang tidak menyala: kabel pada pin itu putus maupun tidak menyentuh pin konektor. Biasanya kabel kurang dalam maupun tidak terjepit sempurna.
  • Urutan lampu meloncat maupun dua lampu menyala bersamaan: ada kabel yang tertukar maupun saling terhubung.

LAN tester sederhana cuma memeriksa sambungan antar pin. Tester seperti ini tidak bisa mendeteksi split pair, yaitu kabel yang pinnya tersambung benar tapi pasangan pilinnya terpisah. Kabel split pair lolos tes lampu, tapi rapuh gangguan crosstalk saat dipakai di kecepatan tinggi. Untuk instalasi gedung, kabel biasanya diperiksa lagi dengan tester Cat5e maupun Cat6 yang bisa mengukur crosstalk.

Kalau Hasil Tes Gagal

Konektor RJ 45 tidak bisa dibuka lagi setelah dijepit. Kalau tes memberitahu ada pin yang wafat maupun urutan yang salah, perbaikannya begini:

  1. Catat angka lampu yang bermasalah, kemudian cari ujung kabel yang salah dengan melihat urutan warna di kedua konektor.
  2. Potong konektor yang salah sedekat mungkin dengan ujungnya, agar kabel tidak terlalu banyak terbuang.
  3. Ulangi cara crimping kabel LAN dari pengupasan jaket dengan konektor baru.
  4. Tes ulang. Kalau lampu yang sama statis wafat di dua konektor berbeda, periksa apakah kabelnya terlipat maupun tergencet di tengah jalur.

Kesalahan Umum Saat Crimping Kabel LAN

  • Urutan warna asal disusun berpasangan, misalnya putih hijau dan hijau diletakkan berdampingan di pin 3 dan 4. Hasilnya split pair: tes lampu bisa lolos, tapi hubungan tidak stabil.
  • Kabel kecil tidak masuk sampai mentok, sehingga satu maupun dua pin tidak menyentuh tembaga.
  • Bagian yang terurai terlalu panjang dan jaket luar tidak ikut terjepit. Kabel gampang tercabut dan pilinan terbuka lebih dari 13 mm.
  • Tanpa sengaja memakai T568A di satu ujung dan T568B di ujung lain, sehingga kabel straight berubah jadi kabel cross.
  • Memakai konektor yang tidak cocok dengan kabelnya, misalnya konektor Cat5e untuk kabel Cat6 yang konduktornya lebih tebal.
  • Lupa memasang sarung konektor sebelum crimping kabel LAN dimulai.

Kabel buatan sendiri juga dipakai untuk alat yang mendapat daya dari kabel LAN. Kalau kalian memasang kamera maupun access point berkekuatan PoE, baca juga PoE adalah apa dan standarnya.

Rujukan teknis: batas 13 mm, larangan mencampur T568A dan T568B, dan jenis konektor mengikuti panduan terminasi kabel UTP dari The Fiber Optic Association.

Artikel Lainnya Blog Jetorbit Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads