Desain Ai5 Rampung, Elon Musk Hidupkan Lagi Proyek Dojo 3

Jan 19, 2026 08:17 AM - 3 bulan yang lalu 110357

Kincai Media – CEO Tesla, Elon Musk, kembali membikin manuver mengejutkan di industri teknologi. Melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) pada Minggu pagi (19/1/2026), Musk mengumumkan bahwa Tesla secara resmi memulai kembali pengembangan proyek superkomputer Dojo 3. Keputusan ini diambil tepat setelah kreasi chip AI5 dinyatakan rampung, menandai babak baru dalam ambisi otonom raksasa kendaraan listrik tersebut.

Langkah ini seolah menjadi plot twist bagi para pengamat industri. Pasalnya, nasib proyek superkomputer ini sempat berada di ujung tanduk tahun lalu. Kini, dengan selesainya kreasi Chip 3nm (AI5), Musk tampaknya kembali percaya diri untuk tancap gas. Dalam pengumumannya, dia menegaskan bahwa konsentrasi utama saat ini adalah mengejar ketertinggalan dan mempercepat keahlian komputasi untuk jaringan saraf tiruan kendaraan mereka.

Tidak hanya sekadar pengumuman, Musk juga langsung membuka keran rekrutmen. Dalam style khasnya yang to the point, dia memposting “lowongan kerja” bagi para insinyur berbakat yang tertarik terlibat dalam pengembangan chip dengan volume produksi tertinggi di dunia. Syaratnya pun terbilang unik dan jauh dari birokrasi HRD pada umumnya.

Syarat Masuk Tim Dojo: Email Langsung ke Musk

Bagi mereka yang berkeinginan berasosiasi dengan tim elit Dojo 3, Musk tidak meminta surat lamaran yang bertele-tele. Ia meminta pelamar untuk mengirimkan email yang berisi tiga poin utama yang menjelaskan masalah teknis paling susah yang pernah mereka pecahkan. Pendekatan pragmatis ini menunjukkan bahwa Tesla memerlukan pemecah masalah, bukan sekadar pemegang gelar akademis.

Langkah garang ini menegaskan kesungguhan Musk untuk kembali terjun total ke Dunia AI. Padahal, narasi yang beredar sebelumnya sangat kontradiktif dengan situasi hari ini. Perubahan arah kebijakan yang sigap ini memang sudah menjadi “makanan sehari-hari” bagi mereka yang mengikuti style kepemimpinan Musk di Tesla maupun SpaceX.

Sempat “Divonis Mati” Tahun Lalu

Keputusan untuk menghidupkan kembali Dojo 3 menjadi menarik jika memandang ke belakang, tepatnya pada Agustus 2025. Saat itu, santer terdengar berita bahwa Tesla telah menghentikan total proyek superkomputer Dojo. Laporan menyebut bahwa penanggung jawab proyek tersebut bakal hengkang, dan Musk sendiri yang memerintahkan penutupan proyek.

Kala itu, argumen Musk terdengar sangat logis dan pragmatis. Ia sempat membalas komentar netizen dengan menyatakan bahwa memecah sumber daya untuk mengembangkan dua kreasi chip AI yang berbeda secara berbarengan adalah tindakan yang “tidak masuk akal”. Saat itu, Tesla memilih untuk memfokuskan seluruh upaya pada chip AI5 dan AI6 yang diklaim mempunyai performa konklusi luar biasa dan keahlian training yang mumpuni.

Namun, dalam hitungan bulan, logika “tidak masuk akal” tersebut tampaknya sudah tidak berlaku. Dengan kreasi AI5 yang sekarang sudah final, Musk memandang kesempatan untuk kembali mendiversifikasi kekuatan komputasinya melalui Dojo 3. Apakah ini corak inkonsistensi alias penyesuaian strategi yang jenius? Hanya waktu dan hasil keahlian fitur Full Self-Driving (FSD) Tesla yang bisa menjawabnya.

Selengkapnya