Doa Masuk Masjidil Haram

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia– Berikut ini angan masuk Masjidil Haram. Sebagai kiblat umat Islam dan tempat suci nan mulia, masjidil haram dan kakbah mempunyai keistimewaan tersendiri. Saat melangkahkan kaki ke dalamnya, dianjurkan bagi setiap Muslim untuk memanjatkan angan khusus. Doa ini bukan sekadar ritual, melainkan bentuk rasa syukur dan penghormatan atas kesempatan memasuki Baitullah nan penuh berkah.

Bagi jemaah haji, momen memasuki Masjidil Haram menjadi salah satu puncak perjalanan spiritual mereka. Doa masuk Masjidil Haram ibaratkan gerbang pembuka hati untuk menerima limpahan rahmat dan keberkahan Allah SWT. Di tanah suci ini, doa-doa diyakini lebih mudah dikabulkan, sehingga menjadi momen spesial untuk memohon ampunan, keselamatan, dan segala kebaikan di bumi dan akhirat.

Lebih dari sekadar ritual, angan masuk Masjidil Haram menumbuhkan rasa intens dan ketundukan dalam diri jemaah. Diiringi dengan suasana Masjidil Haram nan penuh dengan aura kesucian, angan ini menjadi momen introspeksi diri dan memperkuat keimanan. Keutamaan angan ini pun semakin terasa bagi jemaah haji, lantaran mereka berkesempatan untuk memanjatkan angan di tempat nan penuh sejarah dan kemuliaan.

Nah berikut ini adalah angan doa masuk masjidil haram, sebagaimana dikutip dari laman NU Online. Doa ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah di tanah suci mempunyai makna dan nilai spiritual nan mendalam, mengantarkan jemaah haji menuju ketaqwaan dan kedekatan dengan Sang Pencipta.

Doa Berangkat dari Rumah

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm

Artinya; Dengan nama Allah, saya bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan (pertolongan) Allah.
Doa Memasuki Kota Makkah

اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَامُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِيْ وَدَمِيْ وَشَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَاٰمِنِّـيْ مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ

Allâhumma hâdzâ ḫarâmuka wa amnuka faḫarrim laḫmî wa damî wa sya‘rî wa basyarî ‘alan-nâri wa âminnî min ‘adzâbika yauma tab’atsu ‘ibadaka waj‘alnî min auliyâ-ika wa mahir thâ‘atika

Artinya; Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan tempat aman-Mu. Haramkanlah dagingku, darahku, rambutku, dan kulitku dari api neraka. Selamatkanlah saya dari siksa-Mu pada hari ketika Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu. Jadikan saya termasuk di antara kekasih-Mu dan hamba-hamba nan alim pada-Mu.

Doa Masuk Masjidil Haram

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامِ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا. بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ ِللّٰهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى رَسُوْلِ اللهِ

Allâhumma antassalâm, waminkas-salâm fahayyinâ rabbanâ bissalâm wa adkhilnal jannata dâras-salâm tabârakta wata‘âlaita yâ dzaljalâli wal ikrâm. Allâhumma-ftaḫ lî abwâba raḫmatika wamaghfiratika wa adkhilnî fîhâ. Bismillâhi walḫamdulillahi wash-shalâtu wassalâmu ‘alâ rasûlillâh

Artinya; Ya Allah Engkaulah Dzat nan memberi keselamatan (kesejahteraan), dari-Mu keselamatan datang, maka hidupkanlah kami ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan. Mahasuci Engkau, Mahaluhur Engkau, wahai Tuhan sang pemulik keagungan dan kemuliaan. Ya Allah bukakanlah untukku pintu rahmat dan ampunan-Mu. Masukanlah saya ke dalam rahmat dan ampunan-Mu itu. Dengan nama Allah. Segala puji bagi Allah. Semoga rahmat dan keselamatan terlimpah untuk Rasulullah.

Doa ketika Melihat Ka’bah

اَللّٰهُمَّ زِدْ هٰذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

Allâhumma zid hâdzal baita tasyrîfan wa ta‘dhîman wa takrîman wa maḫâbatan wa zid man syarafahu wa karramahu mim man ḫajjahu awi‘tamarahu tasyrîfan wa ta‘dhîman wa takrîman wa birran

Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan dan kehebatan pada Baitullah ini; dan tambahkanlah pula kepada orang-orang nan memuliakan, menghormati, dan mengagungkannya di antara mereka nan berhaji alias nan berumrah kemuliaan, kehormatan, kebesaran, dan kebaikan.

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah