Gak Cuma Canggih! 5 Gadget Unik Ces 2026 Yang Bikin Geleng Kepala

Jan 19, 2026 05:59 PM - 4 bulan yang lalu 132424

Pameran teknologi tahunan Consumer Electronics Show (CES) 2026 kembali mengguncang bumi dengan deretan penemuan yang tidak hanya memukau, tetapi juga memancing rasa mau tahu yang mendalam. Di tengah riuh rendah peluncuran televisi generasi terbaru dengan resolusi yang memanjakan mata dan laptop berkekuatan super yang siap melibas segala tugas berat, terselip sebuah kejadian menarik yang sayang untuk dilewatkan. Di celah-celah pameran raksasa tersebut, muncul beragam produk teknologi yang bisa dibilang “nyeleneh”, mulai dari peralatan baru yang sekadar kocak hingga konsep teknologi yang betul-betul menggelitik imajinasi.

Perangkat-perangkat unik ini mungkin tidak serta-merta mendefinisikan masa depan elektronik konsumen secara keseluruhan, namun kehadiran mereka memberikan warna tersendiri yang membikin gelaran tahun ini terasa jauh lebih berkesan. Inovasi sering kali bermulai dari buahpikiran yang terdengar gila alias apalagi tidak masuk logika bagi sebagian orang. Namun, justru dari keberanian untuk tampil beda inilah, batas-batas kemungkinan teknologi terus didorong semakin jauh. Pernahkah Anda membayangkan sebuah permen yang bisa “bernyanyi” alias robot yang mengejar mentari layaknya kembang mentari hidup?

Jika Anda merasa jenuh dengan pembaruan smartphone alias PC yang itu-itu saja, maka deretan gadget unik ini bakal menjadi penyegar yang menyenangkan. Dari sektor kecantikan hingga robotika rumah tangga yang ambisius, para produsen tampaknya berlomba-lomba untuk menyuntikkan komponen produktivitas tanpa pemisah ke dalam produk mereka. Untuk Anda yang selalu haus bakal perihal baru, berikut adalah ulasan mendalam mengenai produk-produk paling tidak biasa dan menonjol dari CES 2026 yang wajib Anda ketahui.

Sensasi Rasa dan Suara: Lollipop Star

Bayangkan sebuah skenario di mana Anda menggigit sepotong permen manis, dan tiba-tiba terdengar alunan musik yang bening langsung di dalam kepala Anda. Terdengar seperti fiksi ilmiah? Inilah konsep nyata yang ditawarkan oleh Lollipop Star. Produk ini menerjemahkan frasa “merasakan musik” secara harfiah. Lollipop Star bukanlah sekadar permen biasa, melainkan sebuah terobosan yang menggabungkan camilan klasik dengan teknologi audio konduksi tulang (bone-conduction).

Cara kerjanya cukup sederhana namun brilian. Ketika Anda menggigit permen ini, perangkat bakal menciptakan getaran-getaran kecil. Getaran tersebut kemudian merambat melalui rahang dan tengkorak Anda, langsung menuju telinga bagian dalam. Hasilnya adalah pengalaman mendengarkan musik yang sangat privat sembari Anda menikmati rasa manis dari permen tersebut. Tidak ada speaker eksternal, tidak ada earphone, hanya Anda, permen, dan musik di dalam kepala Anda.

Setiap Lollipop Star dikaitkan dengan lagu tertentu dari artis-artis ternama seperti Ice Spice, Akon, alias Armani White. Ini adalah perpaduan unik antara industri kembang gula dengan teknologi audio yang menyenangkan. Meskipun sebagian pihak mungkin memandang produk ini lebih sebagai sebuah tindakan pemasaran alias stunt daripada gadget dengan nilai praktis jangka panjang, tidak dapat dipungkiri bahwa karakter permen musikal ini menjadikannya salah satu keanehan yang paling banyak dibicarakan di lantai pameran CES. Ini adalah bukti bahwa Produk Terbaik di pameran teknologi tidak melulu soal spesifikasi tinggi, tapi juga soal pengalaman pengguna yang tak terlupakan.

Solar Mars Bot: Robot Penjelajah Pencari Matahari

Beralih dari bumi intermezo ke solusi daya terbarukan, Jackery memperkenalkan Solar Mars Bot yang tampil menonjol sebagai sentuhan futuristik pada teknologi pengisian daya tenaga surya. Masalah utama panel surya konvensional adalah sifatnya yang statis; mereka tak bersuara di satu tempat sementara posisi mentari terus berubah sepanjang hari. Jackery menjawab tantangan ini dengan pendekatan robotika yang cerdas.

Solar Mars Bot adalah robot otonom yang tidak hanya tak bersuara menunggu cahaya. Menggunakan navigasi kepintaran buatan (AI) dan visi komputer canggih, robot ini mempunyai keahlian untuk melacak dan mengikuti pergerakan matahari. Ia dapat bergerak secara berdikari sepanjang hari untuk memastikan panel suryanya selalu berada pada posisi optimal demi memaksimalkan penangkapan energi. Ini adalah sebuah lompatan signifikan dibandingkan panel surya portabel biasa yang kudu Anda geser secara manual setiap beberapa jam.

Dibekali dengan persediaan baterai onboard yang cukup besar dan beragam port output, Solar Mars Bot pada dasarnya berfaedah sebagai stasiun pembangkit listrik tenaga surya berjalan. Perangkat ini bisa mengisi daya beragam gadget Anda kapan pun sinar mentari berada pada titik terkuatnya. Baik saat Anda sedang berkemah di letak terpencil (off-grid) alias sekadar memerlukan daya tambahan di sekitar rumah, Solar Mars Bot merepresentasikan pendekatan baru dalam penangkapan daya terbarukan. Ini adalah perkawinan sempurna antara robotika canggih dengan utilitas praktis yang sangat dibutuhkan di era modern.

Sweekar: Evolusi Hewan Peliharaan Digital

Bagi Anda yang tumbuh di era 1990-an, konsep hewan piaraan virtual mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, Sweekar membawa nostalgia tersebut ke level yang betul-betul baru di bumi fisik. Mengambil inspirasi dari mainan klasik masa lalu, Sweekar datang sebagai hewan piaraan AI seukuran saku yang mempunyai siklus hidup layaknya makhluk hidup sungguhan.

Perjalanan Sweekar dimulai dari corak seperti telur. Setelah beberapa hari, dia bakal “menetas” dan secara bentuk tumbuh melalui beragam tahapan kehidupan. Mulai dari fase bayi, Sweekar bakal tumbuh menjadi dewasa seiring dengan hubungan yang Anda berikan. Dipasangkan dengan aplikasi pendamping di smartphone, pengguna dapat berbicara, memberi makan, dan merawat Sweekar. Konsep ini mengingatkan kita pada gimana Revolusi Teknologi mainan terus berkembang menjadi lebih interaktif dan emosional.

Seiring berjalannya waktu, pemilik dapat membangun ikatan emosional dengan robot ini. Sweekar dirancang untuk belajar dan beradaptasi, memadukan robotika dengan pemodelan kepribadian yang kompleks. Hal ini membuatnya terasa lebih seperti kawan yang menyenangkan daripada sekadar gadget tetap yang dingin. Kehadiran Sweekar menunjukkan bahwa teknologi masa depan tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang persahabatan dan hubungan emosional antara manusia dan mesin.

iPolish: Revolusi Manikur Tanpa Limbah

Tidak semua keanehan di CES berbentuk robot alias perangkat audio. iPolish datang untuk memamerkan jenis teknologi individual yang sama sekali berbeda, menyasar industri kecantikan dengan kuku digital yang dapat berubah warna. Inovasi ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang doyan berganti style namun enggan membeli puluhan botol cat kuku yang berbeda.

Teknologi di kembali iPolish melibatkan movie elektroforesis (electrophoretic films) berukuran sangat mini yang diaplikasikan pada kuku akrilik. Dengan support perangkat aktivasi yang ringkas, pengguna dapat mengganti warna kuku mereka melalui ratusan pilihan warna hanya dari aplikasi smartphone. Ini berfaedah Anda tidak perlu lagi membeli warna yang berbeda-beda secara fisik, lantaran satu gadget ini dapat melakukan semuanya.

Ini adalah perpaduan yang menyenangkan antara bumi fashion dan teknologi. Meskipun tidak diragukan lagi bahwa ini adalah produk niche, iPolish mengilustrasikan gimana CES merangkul produktivitas di luar kategori TV dan PC yang tipikal. Inovasi semacam ini, yang mungkin juga mempunyai Desain Unik dalam penerapannya, menunjukkan potensi pengurangan limbah kosmetik di masa depan, menjadikannya sebuah konsep yang stylish sekaligus ramah lingkungan.

LG CLOiD: Menyongsong Era Kepala Pelayan AI

LG bukanlah pemain baru dalam bumi penemuan dan robotika. Dengan diperkenalkannya LG CLOiD, raksasa teknologi ini membawa peralatan rumah tangga ke tingkat yang jauh lebih tinggi. Robot baru yang ambisius ini merupakan bagian integral dari visi “Zero Labor Home” alias rumah tanpa tenaga kerja manusia yang dicanangkan oleh LG. Tujuannya jelas: mengotomatisasi pekerjaan rumah tangga yang sering kali membosankan dan melelahkan.

LG CLOiD adalah robot rumah berkekuatan AI yang bermaksud untuk mengoordinasikan peralatan yang terhubung dan menggunakan kepintaran buatan untuk memutuskan tugas apa yang kudu dilakukan selanjutnya. Dalam demonstrasinya, LG CLOiD memamerkan keahlian yang mengesankan, seperti mengambil peralatan dari lemari es, memasukkan makanan ke dalam oven, hingga melipat cucian. Semua ini dilakukan melalui kombinasi lengan yang dapat bergerak luwes (artikulasi), navigasi otonom, dan pemahaman AI generatif.

Menariknya, unit kepala dari robot ini juga berfaedah dobel sebagai hub rumah AI seluler (mobile AI home hub), yang mengintegrasikan hubungan bunyi dan kontrol peralatan elektronik lainnya. Meskipun teknologinya tetap terasa sangat futuristik dan belum sepenuhnya siap untuk konsumen massal saat ini, CLOiD menunjuk ke arah masa depan di mana robot dapat secara berarti membantu kehidupan sehari-hari. Di tengah peringatan tentang gimana Korporasi Teknologi memegang kendali besar, penemuan seperti ini menawarkan janji kemudahan hidup yang susah ditolak. Masa depan ala movie fiksi ilmiah tampaknya tidak terlalu jauh lagi.

Dari permen yang bisa menyanyi hingga robot pelayan yang cerdas, CES 2026 membuktikan bahwa khayalan manusia tidak mempunyai batas. Produk-produk ini mungkin terlihat asing hari ini, namun bisa jadi mereka adalah cikal bakal standar teknologi di masa depan.

Selengkapnya