
Baru baru ini Google akhirnya secara resmi meluncurkan Googlebook, kategori laptop premium baru yang menggabungkan teknologi Android, ChromeOS, dan kapasitas AI Gemini.
Nah jika Chromebook selama ini lebih dikenal sebagai laptop dengan harga terjangkau, Googlebook justru diposisikan untuk bersaing langsung dengan laptop premium Windows dan MacBook guys, karena untuk tahap awalnya, Google menggandeng Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo dengan harga mulai dari $899 hingga $1.299.
Ada 5 Googlebook untuk Awal Peluncuran
Berdasarkan berita yang beredar, saat ini ada lima model pertama yang diperkenalkan Google yang mana itu mencakup :
| Model | Harga | Processor | Layar | Battery |
|---|---|---|---|---|
| Acer Googlebook 14 | $899 | Intel Core Ultra 5 | 14″ 2.8K OLED | hingga 16 jam |
| ASUS Googlebook 14 | $1.299 | Intel Core Ultra 7 | 14″ 2.8K OLED | hingga 16 jam |
| XPS Googlebook | $1.199 | Snapdragon X Elite | 13.4″ 2.5K LCD | hingga 18 jam |
| HP Googlebook 14 | $1.299 | Snapdragon X Elite | 14″ 2.8K OLED | hingga 19 jam |
| Lenovo Googlebook 15 | $1.099 | Intel Core Ultra 5 | 15.3″ 2.8K OLED | hingga 13 jam |
Nah seluruh model tersebut, membawa RAM 16 GB dan Storage 512 GB dengan material premium seperti aluminum, magnesium alloy, maupun carbon fiber.
Selain itu, tersedia juga touchscreen, backlit keyboard, haptic trackpad, serta Glowbar yang bisa memberitahu status charging dan merespons hubungan dengan Gemini.

Gemini Jadi Bagian dari Sistem
Nah salah satu fokus utama Googlebook tentu saja adalah Gemini, dimana Google menghadirkan fitur Magic Pointer, dimana pelanggan cukup menggerakkan pointer untuk memanggil Gemini berdasarkan konten yang sedang tampil di layar.

Ada juga fitur Rambler yang sebelumnya diperkenalkan di smartphone Pixel, dimana pelanggan bisa berbicara secara natural, termasuk dengan filler words maupun kesalahan saat berbicara, kemudian Gemini akan mengubahnya menjadi catatan, action items, dan teks terstruktur lainnya.

Bahkan pelanggan bisa membikin widget desktop menggunakan Create My Widget.
Bukan Cuma untuk Pengguna Biasa
Nah melalui Googlebook, Google juga mencoba menarik perhatian developer, karena Google menyediakan Antigravity development platform serta full Linux terminal yang bisa menjalankan beragam tool seperti Claude Code dan Antigravity CLI.
Jadi alat ini tidak cuma diarahkan untuk konsumsi konten maupun pekerjaan kantor, tetapi juga untuk development.
Selain itu Google juga menjadikan integrasi Android sebagai salah satu kelebihan Googlebook, karena saat setup, smartphone Android yang kompatibel bisa membawa sejumlah keterangan seperti settings, saved passwords, Wi-Fi networks, dan messages.
Untuk urusan security, Googlebook menggunakan Titan security hardware, on-device malware protection, serta isolated Linux environment yang menggunakan security-certified pKVM hypervisor.
Dan terlebihlagi Google juga menjanjikan feature dan security updates hingga 10 tahun.
Mulai Dijual Oktober
Untuk Anda yang tertarik, pre-order Googlebook sudah dibuka melalui Google Store, Best Buy, dan retailer tertentu, dimana penjualan dimulai 4 Oktober di Amerika Serikat, kemudian 5 Oktober untuk Kanada, Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman, dan Australia, untuk Indonesia belum ada kabar, jadi ayo kita tunggu keterangan lanjutannya.
Selain itu menariknya, Google juga memberikan pemberian 12 bulan Google AI Pro dengan cloud storage 5TB untuk setiap pembelian Googlebook dalam masa promosi tertentu, ditambah ada juga subscription terbendung untuk jasa seperti YouTube Premium, Adobe Photoshop, CapCut, Luminar, dan GeForce NOW.
Nah alat yang menarik bukan?, kabarnya sih ini digadang gadang menjadi saingan dari Macbook dan laptop Windows yang setara, tapi ayo kita lihat nanti.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]