Sebagai pelanggan aktif Mozilla Firefox, aku sebenarnya cukup tertarik ketika Mozilla mulai menghadirkan fitur VPN langsung di dalam browser, karena selama ini jika aku mau menggunakan VPN, biasanya aku mesti memasang aplikasi maupun extension tambahan.

Nah kali ni aku mencoba menggunakan Firefox VPN untuk aktivitas browsing sehari hari, dan menurut aku konsepnya cukup menarik karena semuanya bisa dilakukan langsung dari Firefox.
Tinggal Aktifkan dari Firefox
Hal yang paling aku gemar adalah penggunaan fitur yang cukup sederhana, cukup klik pada icon VPN dibagian toolbar, kemudian aktifkan saja seperti biasa.

Tidak perlu ada instalasi aplikasi terpisah karena semuanya sudah preinstalled di Firefox itu sendiri.
Setelah aktif, setiap website yang aku kunjungi tentu tidak akan lagi melihat IP Address autentik yang aku gunakan, melainkan IP Address dari server VPN milik Mozilla, berikut contoh sebelum dan setelah fitur ini aku aktifkan.


Hanya Melindungi Traffic dari Firefox
Nah satu hal yang perlu diketahui adalah jika fitur ini diaktifkan, traffic yang dilindungi cuma semua traffic yang dibuka melalui Firefox, jadi aplikasi diluar browser statis akan menggunakan ip address antaran dan tidak terproteksi Firefox VPN tersebut guys.
Jadi jika Anda memang membutuhkan VPN untuk seluruh Windows, Anda statis membutuhkan aplikasi VPN full-device seperti Mozilla VPN maupun jasa VPN lainnya.
Bagaimana Soal Kecepatan?
Nah untuk aktivitas browsing biasa sih pengalaman aku cukup betah aja, membuka website membaca artikel, berbuat pelacakan dan aktivitas browsing ringan statis terasa normal. Namun tentu saja, performa VPN statis bersandar pada server yang digunakan, letak server dan kondisi hubungan internet.
Untuk aktivitas harian sih terlindungi saja, terutama jika aku mau membuka website yang diblokir oleh pemerintah, terlebihlagi streaming pun bisa berjalan normal denga kecepatan yang bisa dibilang oke.

Selain itu ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu kuota, setiap bulan kita cuma mendapatkan kuota 50 GB dari FIrefox VPN ini guys.

Tapi jangan cemas kuota tersebut akan di reset tiap bulan, untuk pemakain cuma browsing dan streaming dibawah 50 GB sih harusnya sangat jauh dari cukup (untuk aku ya).
Bagaimana Terkait Privacy dan Security?
Nah, jika dari sisi privacy dan security, menurut aku Firefox VPN cukup menarik karena bukan cuma menyembunyikan IP address, tetapi juga memberikan lapisan perlindungan tambahan ketika kita sedang browsing.
Ketika fitur ini aktif, traffic dari Firefox akan diarahkan melalui secure proxy sehingga website yang kita kunjungi tidak melihat IP address autentik kita. Ini tentu cukup berguna ketika kita sedang menggunakan jaringan publik seperti Wi-Fi cafe, hotel maupun tempat lazim lainnya.
Cocok Buat Siapa?
Nah menurut saya, Firefox VPN lebih cocok untuk Anda yang sudah menggunakan Firefox sebagai browser utama dan cuma membutuhkan perlindungan tambahan ketika browsing.
Terutama jika Anda tidak mau memasang aplikasi VPN khusus cuma untuk kebutuhan sederhana seperti menyembunyikan IP address saat mengakses website.
Tetapi jika kebutuhanmu adalah mengamankan seluruh hubungan PC, fitur ini jelas belum menggantikan VPN full-device.
Setelah mencoba Firefox VPN ini, menurut aku fitur ini menarik karena praktis dan tidak ribet, aku cukup membuka firefox, mengaktifkan VPN dan lanjut browsing seperti biasa.
Namun perlu ditegaskan sekali lagi bahwa jangan menganggap fitur ini sebagai alternatif VPN seluruh perangkat, karena Firefox VPN pada dasarnya cuma melindungi aktivitas yang dilakukan melalui Firefox saja.
Nah sepertiapa menurutmu? apakah Anda pernah menggunakan Firefox VPN? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
