Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 02 Oct 2026 08:30 WIB
Guru SMP di Subang Diduga Lecehkan Alumni saat Mengambil Ijazah di Sekolah/Foto: Ilustrasi dari Rajulur Rasyid
Viral di media sosial seorang guru di SMP Negeri 2 Pagaden, Kabupaten Subang, diduga melecehkan alumni yang sedang mengurus pengelolaan ijazah di sekolah. Pria yang mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia tersebut diduga merekam bagiankecil bawah rok mantan siswi ketika keduanya sedang berinteraksi.
Dilansir dari detikJabar, aksi pendidik tersebut terungkap setelah mitra korban menyadari gerak-gerik mencurigakan pelaku. Rekan korban melihat pelaku tampak mengarahkan ponselnya ke arah bawah rok korban.
Pihak SMP Negeri 2 Pagaden membenarkan bahwa lelaki dalam video tersebut adalah salah satu pendidik di sekolah tersebut. Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras SMPN 2 Pagaden, Dadang Koswara, mengatakan pihak sekolah baru mengetahui insiden ini setelah rekaman tersebut viral di media sosial, mengingat korban saat ini sudah alumni dari SMP Negeri 2 Pagaden dan kini berstatus pelajar SMA.
"Saat perekaman pihak sekolah tidak tahu, tahunya dari [setelah] video tersebut menyebar. Karena anak sudah SMA, jadi di agenda pembagian [ijazah] sekolah tidak tahu. Setelah melihat video beredar di masyarakat, pendidik di sekolah di sini mengajar Bahasa Indonesia kelas 7," ujar Dadang, Selasa (29/9), dilansir dari detikJabar.
Pihak sekolah memungut cara tegas dengan menonaktifkan sementara oknum pendidik tersebut dari aktivitas mengajar sambil menunggu koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat.
"Kami ada ketua kami yaitu dinas pendidikan, kami nunggu instruksi dari atasan," tambah Dadang.
Kasus anggapan pelecehan ini kini ditangani serius oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang. Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Wanda Ervam Liton Dachi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memanggil pelaku, korban, dan pihak sekolah untuk proses penyelidikan.
"Langkah kami polisi berbuat panggilan korban dan pelaku. Kejadian benar adanya, kami laksanakan pengecekan pelaku, korban, dan pihak sekolah. Memungkinkan ada korban lain, korban di bawah umur lulus SMP ambil ijazah. Korban ada yang di video, tapi kemungkinan ada korban lainnya," ungkap AKP Wanda.
Pihak kepolisian statis berbuat pengecekan intensif untuk mengungkap kenyataan secara menyeluruh dan mengantisipasi adanya korban tambahan dari aksi menyimpang tersebut.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.