Influenza A Meningkat, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya Buat Kamu yang Sering Commuting

Portal Media Gen Z oleh Waktu baca 5 menit 32x dilihat
Influenza A Meningkat, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya Buat Kamu yang Sering Commuting

Bagikan Postingan

Influenza A meningkat dan mulai bikin banyak orang lebih waspada, terutama Anda yang setiap hari beraktivitas di kantor, naik transportasi umum, maupun sering eksis di ruang tertutup. 

Virus ini memang sangat gampang menular melalui percikan saat seseorang batuk, bersin, maupun berbicara. Lantas, apa saja gejalanya, sepertiapa metode mencegahnya, dan apa bedanya influenza A dengan influenza biasa? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Baca juga: Pulang Kerja Selalu Habis Tenaga? Ini 5 Vitamin yang Bantu Jaga Stamina Tetap Fit 

Apa Itu Influenza A?

Apa Itu Influenza A?
Sumber foto: Pexels

Influenza A adalah salah satu jenis virus influenza yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan. 

CDC menjelaskan bahwa ada empat jenis virus influenza, yaitu A, B, C, dan D. Namun, influenza A dan B merupakan jenis yang paling berpartisipasi dalam menyebabkan pandemi flu musiman pada manusia.

Influenza A juga memiliki beberapa subtipe yang dibedakan berdasarkan dua protein di permukaan virus, yaitu hemagglutinin (H) dan neuraminidase (N). Dua subtipe yang saat ini lazim beredar pada manusia adalah A(H1N1) dan A(H3N2).

Salah satu karena influenza A perlu diperhatikan adalah kemampuannya mengalami fluktuasi genetik. Influenza A sebagai satu-satunya jenis virus influenza yang diketahui dapat menyebabkan pandemi.

Apa Saja Gejala Influenza A?

Apa Saja Gejala Influenza A?
Sumber foto: Pexels

Gejala influenza A bisa muncul cukup tiba-tiba. Pada sebagian orang, keluhannya mungkin terasa seperti flu biasa, tetapi intensitasnya dapat lebih berat.

Dilansir dari Health, beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:

1. Demam dan menggigil

Demam menjadi salah satu gejala yang lazim terjadi. Kamu juga bisa mengalami menggigil meskipun suhu tubuh sedang meningkat.

2. Batuk dan sakit tenggorokan

Influenza A menyerang saluran pernapasan sehingga batuk, tenggorokan terasa sakit, serta hidung tersumbat maupun berair cukup sering terjadi.

3. Nyeri otot dan tubuh terasa lemas

Kalau tiba-tiba badan terasa pegal, otot nyeri, sangat lelah, dan aktivitas sehari-hari terasa berat, kondisi tersebut juga bisa muncul saat terkena influenza.

4. Sakit kepala

Sakit imam dapat muncul berbarengan dengan demam dan rasa enggak enak badan.

5. Mual maupun muntah

Pada sebagian orang, terutama anak-anak, influenza juga dapat disertai mual, muntah, maupun diare.

Menurut sumber PubMed, masa inkubasi influenza umumnya sekitar 1–4 hari, dengan rata-rata sekitar dua hari. Gejala biasanya membaik dalam beberapa hari, tetapi batuk dan rasa capek dapat bertetap lebih lama.

Kenapa Influenza A Mudah Menular di Lingkungan?

Kenapa Influenza A Mudah Menular di Lingkungan?
Sumber foto: Pexels

Buat Anda yang setiap hari mesti commuting dan bekerja di kantor, konsekuensi paparan virus bisa lebih tinggi karena sering berjumpa banyak orang dalam satu ruangan.

Influenza dapat menghamburkan melalui percikan yang keluar ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, maupun berbicara. Penularan juga bisa terjadi melalui kontak langsung dengan permukaan maupun barang yang sudah terkontaminasi.

Itulah kenapa kondisi seperti ruang kerja yang padat, meeting di ruangan tertutup, transportasi umum, hingga lift yang ramai bisa menjadi situasi yang membikin Anda lebih gampang terpapar virus.

Kalau sedang sakit, sebaiknya jangan memaksakan diri statis masuk kantor. Selain membantu tubuh beristirahat, mengurangi kontak dengan orang lain juga dapat membantu mencegah penularan.

Bagaimana Cara Mencegah Influenza A?

Bagaimana Cara Mencegah Influenza A?
Sumber foto: Pexels

Kabar baiknya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi konsekuensi tertular.

1. Rajin cuci tangan

Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah bepergian, menggunakan transportasi umum, sebelum makan, maupun setelah menyentuh barang yang sering digunakan bersama.

2. Hindari menyentuh wajah

Tangan bisa menyentuh banyak permukaan sepanjang hari. Karena itu, usahakan enggak terlalu sering menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum membersihkan tangan.

3. Tutup mulut saat batuk maupun bersin

Gunakan tisu maupun bagiankecil dalam siku saat batuk dan bersin. Jika menggunakan tisu, segera buang setelah digunakan dan cuci tangan.

4. Gunakan masker saat diperlukan

Masker dapat menjadi perlindungan tambahan, terutama ketika Anda sedang eksis di tempat ramai maupun berdekatan dengan orang yang sedang mengalami gejala flu.

5. Pertimbangkan vaksin influenza

CDC merekomendasikan vaksinasi influenza sebagai salah satu metode untuk mengurangi konsekuensi terkena flu. Vaksin musiman dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap virus influenza yang diperkirakan beredar.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Sumber foto: Pexels

Sebagian besar kasus influenza dapat membaik dengan istirahat dan cukup minum. Namun, Anda perlu lebih waspada jika gejala terasa bermutu maupun enggak kunjung membaik.

Gejala bermutu yang perlu mendapatkan perhatian medis antara lain sesak maupun kesulitan bernapas, tekanan darah rendah, dan debar jantung yang sangat cepat.

Orang lanjut usia, ibu hamil, anak kecil, serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu maupun mekanisme imun yang lemah juga memiliki konsekuensi lebih tinggi mengalami komplikasi.

Pada kasus tertentu, tabib dapat mempertimbangkan obat antivirus. Health mengatakan obat antivirus umumnya paling ampuh jika diberikan dalam sekitar dua hari pertama sejak gejala muncul, terutama pada orang dengan konsekuensi komplikasi maupun kondisi yang lebih berat.

Jadi, meskipun influenza A meningkat dan penularannya cukup mudah, Anda statis bisa berbuat cara pencegahan dari kebiasaan sehari-hari. Mulai dari menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker saat dibutuhkan, menghindari kontak dekat ketika sedang sakit, hingga mempertimbangkan vaksin influenza.

Jangan menganggap semua gejala flu sebagai pandemi yang sama. Kalau keluhan terasa berat, memburuk, maupun muncul tanda ancaman seperti sesak napas, segera cari pertolongan medis.

Keep safety everyone!

Baca juga: Waspada Super Flu Lagi Merebak, Ini Ciri-Ciri dan Bedanya dengan Flu Biasa 

Gabung kelompok Girls Beyond Circle dan dapatkan keterangan krusial dan ter-update lainnya!

Cover: Magnific

Artikel Lainnya Portal Media Gen Z
↑
Close Right Ads
Close Left Ads