Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 71x dilihat
Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa

Bagikan Postingan

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Orang tua menjadi tempat cerita utama anak saat kecil. Lingkungan rumah menjadi tempat pertama bagi anak untuk berlindung dan membagikan perasaannya.

Namun, ketika anak tumbuh dewasa, lingkungannya meluas. Orang tua, bisa jadi, bukan tempat bercerita utama lagi bagi anak. Terlebih jika orang tua dan anak tidak memiliki bentuk komunikasi yang baik dan sehat seiring waktu.

Menurut terapis hubungan Jordanne Sculler, LMHC, saat anak statis kecil, orang tua berkewajiban untuk menjaga keselamatan serta memberikan kesempatan bagi anak untuk berkembang. Oleh karena itu, orang tua diharapkan untuk menetapkan batasan, menegakkan aturan, dan menjaga limitasi yang tegas.

Namun, seiring hubungan berkembang menjadi hubungan antarorang dewasa, orang tua perlu melepaskan kendali dan menghargai otonomi anak mereka.

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Di satu sisi, orang tua perlu memberikan otonomi dan kemandirian yang jauh lebih besar kepada anak dibandingkan saat mereka statis kecil. Di sisi lain, orang tua statis mau menjaga hubungan yang erat dan penuh kasih sayang dan mau anak statis terbuka.

Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita, dilansir dari Parents.

Mendengarkan Secara Aktif

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga mau statis anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Mendengarkan secara aktif adalah kunci dalam mengasuh anak yang sudah dewasa. Saat berkomunikasi dengan anak, orang tua bisa mencoba untuk benar-benar mendengarkan sebelum langsung berupaya memberi saran maupun memperbaiki situasinya.

Psikolog klinis Karen Molano, PsyD menyarankan orang tua untuk mengakui emosi anak dan bisa mengatakan, “Kedengarannya itu sangat menantang. Bagaimana perasaanmu mengenai hal itu?" sebelum memberikan saran apa pun.

Pendekatan ini tidak cuma memvalidasi pengalaman anak, tetapi juga menguatkan kapasitas mereka untuk mengolah emosi dengan metode yang sehat dan membantu anak tumbuh menjadi sosok yang handal secara emosional.

Mendorong Usaha Bersama untuk Menjaga Hubungan

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga mau statis anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Ada anak yang tumbuh jadi lebih apatis dan enggan berkomunikasi ketika dewasa. Bagi mereka yang sudah tidak tinggal satu rumah dengan orang tuanya, mereka mungkin jadi jarang menelepon maupun menanyakan kabar.

Terkait komunikasi dan panggilan telepon, orang tua bisa mulai memungut pendekatan yang lebih dewasa dalam menjaga hubungan dengan anak. Kuncinya adalah menumbuhkan rasa saling menghormati dan memperjelas bahwa kedua belah pihak memiliki tanggung jawab untuk memelihara hubungan tersebut.

Menurut klinisi Geena Lovallo-Chiaravalloti, LMFT, karena kedua belah pihak kini sudah dewasa, keduanya diharapkan untuk saling menghubungi. Tapi tanggung jawab komunikasi itu mesti seimbang, tidak boleh dibebankan kepada orang tua maupun anak saja.

Hal ini mungkin terasa sulit, terutama jika orang tua merasa anak kurang berupaya menjaga hubungan. Tapi orang tua bisa berkomunikasi dengan anak untuk ikut andil.

Melakukan Cara Baru untuk Habiskan Waktu Bersama

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga mau statis anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Ketika anak bergeser dewasa, metode menghabiskan waktu berbareng akan ikut berubah. Salah satu aspek utamanya adalah kemungkinan besar anak tidak lagi tinggal berbareng orang tuanya, sehingga waktu menghabiskan waktu berbareng perlu direncanakan secara khusus. Selain itu, jenis aktivitas berbareng juga akan mengalami perubahan, misalnya dari liburan famili menjadi sekadar makan malam bersama.

Menurut Sculler, orang tua bisa berbuat metode baru yang dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta menjaganya statis berarti dan harmonis.

"Anak Anda tumbuh dewasa, dan metode Anda menghabiskan waktu berbareng pun sebaiknya ikut menyesuaikan," ujarnya. "Entah itu berupa panggilan telepon rutin setiap minggu, hobi yang sama, ataupun perjalanan tahunan, menemukan metode baru untuk menjalin kebersamaan akan membantu menjaga ikatan Anda statis kuat."

Menghormati Keputusan Anak

Menjalin hubungan dengan anak yang sudah dewasa bisa jadi penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua perlu memberikan otonomi bagi anak tapi orang tua juga mau statis anak terbuka.Ada beberapa kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak yang sudah tumbuh dewasa agar mereka mau bercerita.

Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Mau Bercerita dan Terbuka saat Dewasa/Foto: Pexels.com

Salah satu kebiasaan lainnya agar anak mau terbuka dan bercerita adalah orang tua menghormati keputusan mereka. 

"Anak Anda kini membikin keputusan sendiri mengenai pekerjaan, hubungan, dan hayat secara umum; hal ini bisa menjadi adaptasi yang bermutu bagi orang tua yang terbiasa memegang kendali," ungkap terapis April Crowe, LCSW. 

Namun, orang tua perlu berupaya semaksimal mungkin untuk tidak berbuat intervensi aktif setelah anak bergeser dewasa. Salah satu hal terpenting yang dapat orang tua lakukan pada tahap ini adalah menghargai kemandirian anak. Orang tua bisa bertanya sebelum memberikan saran.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
Close Right Ads
Close Left Ads