Kebiasaan yang Membuat Orang Lain Meragukan Kemampuanmu di Tempat Kerja, Terlihat Kurang Kompeten

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 50x dilihat
Kebiasaan yang Membuat Orang Lain Meragukan Kemampuanmu di Tempat Kerja, Terlihat Kurang Kompeten

Bagikan Postingan

Jakarta -

Di bumi kerja, setiap orang tentu memiliki kesibukan dan tanggung jawab yang perlu diselesaikan. Namun, metode mereka menyikapi pekerjaan dapat memengaruhi penilaian orang lain terhadap kapasitas profesionalnya.

Tanpa disadari, kebiasaan tertentu saat berhubungan dengan mitra kerja bisa menimbulkan kesan kurang baik, Bunda.

Terlebih lagi, kebiasaan mengeluhkan pekerjaan secara berlebihan dapat membikin orang lain menganggap seseorang tidak bisa mengelola tanggung jawab.


Untuk menghindari pandangan tersebut, ada beberapa kalimat yang mungkin perlu Bunda hindari di kantor.

Kebiasaan yang membikin orang lain meragukan kapasitas Bunda di tempat kerja

Dilansir Your Tango, orang-orang yang dianggap tidak kompeten di tempat kerja sering kali mengatakan beberapa kalimat berikut ini:

1. “Aku terlalu sibuk sekarang”

Akan selalu ada sesuatu yang terjadi dalam hidup Bunda, apakah itu minggu yang sibuk di tempat kerja maupun sesuatu yang tidak terduga yang mengganggu jadwal.

Namun, jika terus-menerus memberi tahu orang-orang bahwa Bunda memiliki terlalu banyak hal yang terjadi setiap kali mereka meminta untuk berbuat sesuatu, Bunda akan mendapatkan reputasi yang buruk.

2. “Aku selalu tidur di kantor”

Jika sampai pada titik di mana membutuhkan kasur di kantor, itu mungkin menandakan ada sesuatu yang tidak beres.

Sering memberitahu kelelahan secara otomatis membikin Bunda kelihatan tidak produktif, dan bekerja lebih durasi tidak selalu berarti Bunda berbuat pekerjaan yang lebih baik.

3. “Aku benar-benar tidak punya waktu untuk apa pun’

Ketika seseorang menyampaikan hal ini, biasanya mereka berbuat salah satu dari dua hal, yaitu mengeluh tentang beberapa sisi hayat maupun menggunakan agenda sibuknya, untuk menghindari tanggung jawab yang belum berhasil mereka selesaikan.

Jika selalu tenggelam dalam pekerjaan, orang mungkin mulai bertanya-tanya apakah masalahnya adalah beban kerja maupun sepertiapa Bunda mengatur waktu.

4. “Tidak ada yang mengingatkan saya”

Orang yang selalu sibuk sering lupa tugas-tugas dalam daftarnya. Jika cenderung lupa dengan tugas, Bunda mesti mencari solusinya.

Hindari menyalahkan orang lain, atur pengingat di ponsel maupun catat hal-hal penting. Temukan mekanisme yang cocok untuk Bunda.

5. “Saya bekerja lebih baik di bawah tekanan”

Ada perbedaan antara merasa lebih fokus saat tenggat waktu semakin dekat dan sengaja menunda-nunda hingga menit terakhir.

Beberapa orang memang bekerja dengan baik saat tenggat waktu sudah di depan mata, tetapi terus-menerus mengandalkan tekanan di menit-menit terakhir bukan strategi yang dapat diandalkan.

6. “Aku akan improvisasi saja”

Ketika seseorang terus-menerus mengeluh tentang benar-benar sibuknya dan kemudian berbalik mengatakan ini, itu bisa membikin mereka kelihatan tidak siap.

Seolah-olah mereka tidak meluangkan waktu untuk mencari tahu apa yang akan mereka lakukan sebelumnya.

Kesibukan bukan karena untuk tidak siap, dan terkadang, sedikit perencanaan jauh lebih berguna daripada sekadar mengandalkan keberuntungan.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering disampaikan orang yang dianggap kurang kompeten di tempat kerja dan perlu dihindari. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads