IdeaFest 2026 kembali datang dengan tema “Re:Humanize”, menghadirkan 500+ speakers dan 160+ sesi yang membahas AI, kreativitas, bisnis, entertainment, hingga budaya dengan perspektif yang beragam.
Kalau selama ini AI selalu dibicarakan sebagai teknologi masa depan, IdeaFest 2026 justru membujuk kita melihatnya dari sisi manusia. Lewat tema “Re:Humanize”, pagelaran imajinatif ini membujuk visitor memahami kembali apa yang membikin manusia tetap punya peran krusial di tengah teknologi yang semakin berkembang.
Digelar pada 4 sampai 6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, IdeaFest menghadirkan lebih dari 500 speakers dalam 160+ sesi. Jadi, Anda bukan hanya datang untuk mendengar satu pembahasan saja, ada banyak perspektif dan insight yang bisa ditemukan dari beragam bidang.
Baca juga: Penasaran Seperti Apa Sejarah Makeup di Indonesia? HYAS Pamerkan 350 Koleksi dari Masa ke Masa
Re:Humanize, ketika manusia tetap jadi pusat

Tema “Re:Humanize” terasa cukup relate dengan kehidupan sekarang. AI sudah semakin dekat dengan kegiatan sehari-hari, mulai dari membantu pekerjaan sampai mendukung proses kreatif. Pertanyaannya, ketika teknologi bisa melakukan semakin banyak hal, apa yang tetap membikin manusia begitu penting?
IdeaFest memandang AI bukan sebagai pengganti manusia, tetapi sebagai tools yang bisa membantu memperluas keahlian manusia. Teknologi bisa membikin proses lebih sigap dan membuka beragam kemungkinan. Sementara manusia tetap menentukan arah, tujuan, dan makna di kembali apa yang dibuat.
Karena itu, pembahasan di IdeaFest 2026 tidak hanya soal teknologi. Kreativitas, pengalaman, emosi, empati, budaya, bisnis, hingga langkah manusia berinteraksi juga ikut menjadi bagian dari percakapan.
500+ speakers, 160+ sesi dengan insight yang beragam

Salah satu perihal yang membikin IdeaFest 2026 menarik adalah banyaknya speakers dari beragam industri. Tahun ini, ada lebih dari 500 pembicara yang mengisi 160+ sesi IdeaTalks dengan topik yang beragam, sehingga visitor punya banyak pilihan untuk menemukan pembahasan yang paling sesuai dengan minat mereka.
Beberapa nama yang datang di antaranya Tom Lembong, Najwa Shihab, Tony Fernandes, Boon Ken Wong, Pandji Pragiwaksono, Kamila Andini, Dian Sastrowardoyo, Jovial da Lopez, Sherina Munaf, Veronica Utami, Agnes Rahajeng, Herald van der Linde, Vikram Sinha, dan Kavindra Airlangga.
Perspektif yang dibawa juga tidak melulu tentang AI, lho. Ada pembahasan seputar kreativitas, bisnis, entertainment, budaya, teknologi, komunitas, sampai perubahan langkah manusia bekerja. Jadi, datang dengan satu topik belum tentu pulangnya hanya membawa satu insight. Menarik banget, kan?
Bukan hanya talk, ada banyak perihal untuk dieksplor!

IdeaFest 2026 juga menghadirkan beragam experiential activations, creative marketplace, dan kerjasama yang membikin visitor bisa menikmati kegiatan dengan langkah yang lebih interaktif. Salah satunya adalah IdeaFest Picks berbareng JKTGo yang mempertemukan brand lokal, UMKM, dan pelaku imajinatif dengan para pengunjung.
Ada juga kerjasama berbareng Collect Con yang mempertemukan kreator, kolektor, komunitas, dan pelaku industri kreatif. Sementara melalui IdeaFest X, ESCAPE menghadirkan instalasi dan interactive activities yang membikin visitor bisa ikut menjadi bagian dari pengalaman, bukan hanya memandang dari jauh.
Dengan format seperti ini, IdeaFest terasa lebih dari sekadar pagelaran yang penuh sesi diskusi. Ada juga ruang untuk mendengar ide, menemukan karya baru, berjumpa orang dengan minat yang sama, sampai mendapatkan inspirasi dari hal-hal yang mungkin awalnya tidak ada di daftar incaran.
Baca juga: Kenapa Industri Kosmetik Indonesia Terus Tumbuh? Ini Penjelasannya!
See you at IdeaFest next year!
Pesan yang dibawa IdeaFest 2026 lewat “Re:Humanize” ini juga cukup sederhana ialah teknologi boleh semakin pintar, tetapi manusia tetap menjadi pengarahnya. Kreativitas, empati, pengalaman, dan hubungan tetap punya tempat di tengah perkembangan AI.
Lewat ratusan speakers, beragam sesi, kolaborasi, dan pengalaman yang dihadirkan, IdeaFest 2026 menjadi ruang untuk memandang perubahan dari banyak sisi. Bukan hanya tentang apa yang bisa dilakukan teknologi, tetapi juga gimana kita sebagai manusia memilih untuk menggunakannya.
Sampai bertemu di IdeaFest tahun depan! Semoga tetap jadi tempat untuk berjumpa buahpikiran baru, menemukan perspektif berbeda, dan tentunya membawa pulang banyak insight yang bisa diterapkan setelah kegiatan selesai, ya. So, stay tuned terus di event selanjutnya!
Baca juga: Penasaran Outfit Nyaman tapi Tetap Stylish? UNIQLO LifeWear Week Punya 5 Inspirasinya!
image: dok. IdeaFest