Pembagian daging kurban (ilustrasi).
Kincai Media , JAKARTA – Menjelang Idul Adha, praktik kurban atas nama family kembali menjadi pertanyaan di tengah masyarakat. Pemahaman soal norma dan ketentuannya dinilai krusial agar ibadah melangkah sesuai syariat.
Dompet Dhuafa menyebut, kurban kolektif dalam family diperbolehkan dengan syarat tertentu. Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini mengatakan, satu ekor kambing dapat diniatkan untuk satu keluarga. “Dalam pandangan sejumlah ulama, satu ekor kambing dapat diniatkan untuk satu family andaikan mereka tinggal dalam satu rumah, mempunyai hubungan kekerabatan, dan berada dalam satu tanggungan nafkah,” kata Ahmad dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (25/4/2026)
Ia menjelaskan pandangan tersebut merujuk pada ajaran Maliki serta fatwa ustadz di Arab Saudi yang membolehkan kurban kolektif dalam satu keluarga. Dalam praktiknya, seluruh personil family dapat memperoleh pahala dari satu hewan kurban yang diniatkan bersama.
Selain itu, terdapat riwayat hadits yang menyebut praktik serupa pada masa Rasulullah SAW, di mana satu kambing dikurbankan untuk diri dan keluarga. Sementara itu, untuk sapi alias unta, satu hewan dapat diperuntukkan bagi tujuh orang.
Meski demikian, Ahmad mengatakan terdapat perbedaan pandangan di kalangan ustadz mengenai pembagian pahala. Sebagian ustadz menilai pahala utama diberikan kepada perseorangan yang berkurban, sementara personil family memperoleh keistimewaan dari gugurnya sunnah.
“Perbedaan pandangan ini menunjukkan keluasan dalam syariat. Namun yang terpenting adalah niat berkurban lantaran Allah SWT serta upaya untuk memberikan faedah bagi sesama,” kata Ahmad.
Dompet Dhuafa juga mengingatkan bahwa kurban tidak hanya berangkaian dengan aspek hukum, tetapi juga mempunyai dimensi sosial. Ibadah ini berkedudukan dalam memperkuat kepedulian serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa mendistribusikan hewan kurban dari peternak bimbingan ke beragam daerah. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dompet Dhuafa mendorong masyarakat mempersiapkan kurban sejak awal agar pelaksanaannya melangkah optimal. “Kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga tentang nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian,” kata Ahmad.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·