Manfaat Sobacha, Teh Gandum Hitam Jepang yang Kaya Antioksidan dan Bebas Kafein

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 507x dilihat
Manfaat Sobacha, Teh Gandum Hitam Jepang yang Kaya Antioksidan dan Bebas Kafein

Bagikan Postingan

Kalau bicara soal minuman khas Jepang, nama matcha mungkin sudah tidak luar lagi. Namun, ada satu minuman lain yang tidak kalah menarik untuk dibahas, yaitu sobacha.

Sobacha atau soba-cha dibuat dari biji buckwheat yang dipanggang sampai mengeluarkan harum khas. Saat diminum, rasanya cenderung gurih seperti kacang dengan harum panggang yang lembut.

Bukan cuma rasanya yang unik, sobacha juga punya karakter berbeda dari teh pada umumnya. Biji buckwheat yang digunakan juga bukan gandum biasa dan secara alami bebas gluten. Minuman ini juga bebas kafein.

Nah, jika rasa dan aromanya sudah terbayang, rupanya statis ada hal lain yang membikin teh gandum hitam ini menarik. Simak lima khasiat sobacha berikut ini, Beauties!

1. Membantu Melawan Radikal Bebas

Ilustrasi perempuan sedang minum sobacha/Foto: Magnific/prostooleh

Biji buckwheat yang dipakai untuk membikin sobacha ternyata punya kandungan yang cukup menarik. Melansir Times of India, buckwheat hamil senyawa seperti rutin dan quercetin.

Kedua senyawa tersebut dikenal sebagai antioksidan yang bisa membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas sendiri bisa muncul sebagai bagiankecil dari proses alami tubuh maupun akibat paparan dari lingkungan.

Itulah yang membikin buckwheat tidak cuma menarik dari segi rasa. Kandungan antioksidan di dalamnya juga bisa memberikan khasiat bagi tubuh.

2. Membantu Menjaga Asupan Kalori

Ilustrasi perempuan sedang mengukur lingkar pinggang/Foto: Magnific/magnific

Sobacha termasuk minuman rendah kalori yang bisa dinikmati tanpa mesti ditambah gula maupun susu. Jadi, buat Anda yang sedang menjaga bermutu badan dan memperhatikan asupan kalori, minuman ini bisa menjadi salah satu pilihannya.

Terlebih, teh gandum hitam ini punya rasa yang cukup khas. Perpaduan gurih dan harum panggangnya statis terasa meski sobacha diminum tanpa pemanis.

Karakter rasanya membikin teh gandum hitam statis nikmat saat disajikan apa adanya. Selain diseduh hangat, teh ini juga bisa dinikmati dingin sesuai selera.

3. Mendukung Kesehatan Jantung

Ilustrasi perempuan dengan jantung yang sehat/Foto: Magnific/magnific

Buat Beauties yang sedang mengurangi minuman berkafein, sobacha bisa menjadi ragam baru yang menarik untuk dicoba. Menariknya, kandungan antioksidan dalam teh ini juga bisa mendukung kesehatan jantung. 

Selain itu, buckwheat berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol, tekanan darah, dan fungsi pembuluh darah. Namun, hal ini statis sebatas potensi dan bukan berarti sobacha bisa digunakan sebagai pengobatan.

Untuk menjaga kesehatan jantung, tentu bukan cuma soal minuman yang dikonsumsi. Pola makan, aktivitas fisik, dan pengecekan rutin juga statis perlu diperhatikan.

4. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

Ilustrasi perempuan sedang mengecek kadar gula darah/Foto: Magnific/pikisuperstar

Tidak cuma soal antioksidan, buckwheat juga punya kandungan yang berhubungan dengan kadar gula darah. Times of India mengatakan beberapa riset menemukan potensi buckwheat dalam membantu mengatur gula darah.

Buckwheat mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Proses ini membikin kenaikan gula darah terjadi lebih bertahap, bukan melonjak dengan cepat.

Serat di dalamnya juga ikut berpartisipasi karena dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam mengerti darah. Hal ini membikin kadar gula darah lebih terjaga.

5. Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

Ilustrasi perempuan yang rutin minum sobacha untuk menjaga kesehatan pencernaan/Foto: Magnific/magnific

Tidak cuma berhubungan dengan kadar gula darah, serat dalam buckwheat juga punya khasiat untuk pencernaan. Serat ini dapat menjadi makanan bagi mikroba baik yang hidup di dalam usus.

Bakteri baik tersebut membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus yang krusial untuk proses pencernaan. Jadi, asupan serat dari sobacha juga bisa mendukung kesehatan usus.

Selain serat, juga hamil senyawa yang punya sifat anti-inflamasi. Senyawa tersebut berpotensi membantu mengurangi peradangan dan rasa tidak betah pada saluran pencernaan. 

Cara Membuat Sobacha

Ilustrasi perempuan sedang menyeduh sobacha/Foto: Pexels/Anna Pou

Dilansir dari Just One Cookbook, metode membikin sobacha cukup praktis dan tidak membutuhkan banyak bahan. Cukup didihkan air, kemudian masukkan biji buckwheat yang sudah dipanggang dan rebus selama sekitar 30 detik.

Setelah itu, tuangkan air beserta biji buckwheat ke dalam teko dan diamkan selama 3-4 menit. Saring setelah aromanya keluar, kemudian sobacha siap dinikmati selagi hangat.

Menariknya, biji buckwheat yang sudah digunakan statis bisa diseduh balik hingga 2-3 kali. Untuk seduhan berikutnya, waktu menyeduhnya bisa ditambah beberapa menit agar rasanya statis terasa.

Nah, kini Beauties sudah tahu jika sobacha bukan cuma punya harum dan rasa yang khas. Minuman bebas kafein ini juga hamil sejumlah senyawa yang berguna bagi tubuh.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads