Banyak orang yang berkeinginan berinvestasi di pasar saham. Apalagi jika kita lihat bursa saham Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu bursa yang mempunyai keahlian istimewa, terbaik di Asia Pasifik. Pertanyaan banyak orang awam yang mau berinvestasi di pasar saham adalah gimana memulainya.
Jika Anda mau memulai berinvestasi di pasar saham, ada dua langkah untuk melakukannya:
Yang pertama, Anda bisa langsung bertransaksi sendiri di pasar saham

Di sini, kita sendiri yang melakukan jual beli saham. Untuk bisa melakukan transaksi saham sendiri di BEI (Bursa Efek Indonesia), Anda kudu menjadi pelanggan perusahaan pialang, sekuritas alias broker. Perusahaan ini bakal menjadi perantara antara Anda dan BEI. Setelah membuka rekening di perusahaan pialang, Anda kudu menyetor duit senilai jumlah tertentu. Sekarang cukup dengan modal minimal Anda sudah bisa membuka rekening di agen saham. Setelah itu Anda baru bisa bertransaksi saham.
Yang menjadi masalah biasanya ada pada pemilihan broker. Ada banyak sekali agen yang menjadi personil BEI pada saat ini. Jadi pastikan Anda memilih agen seteliti mungkin. Jangan sampai agen bandel yang Anda pilih. Nanti malah duit Anda lenyap lantaran agen yang nakal. Contohnya kasus Sarijaya Securities lantaran adanya penyalahgunaan rekening milik pelanggan (Januari 2009). Sebelum Anda memilih broker, sebaiknya Anda membaca dahulu tips untuk memilih sekuritas saham terbaik.
Yang kedua, adalah dengan melakukan transaksi saham secara tidak langsung

Caranya dengan membeli produk investasi seperti Reksa Dana (Mutual Fund) alias produk campuran antara investasi dan asuransi yang dinamakan unit link. Ditinjau dari asal katanya, reksa biaya berasal dari kata ‘reksa’ yang artinya ‘memelihara’ dan ‘dana’ yang berfaedah ‘uang’. Jadi, Reksa Dana alias mutual fund bisa diartikan sebagai ‘uang yang dipelihara berbareng untuk suatu kepentingan yang sama’. Reksa Dana lahir dari kebutuhan masyarakat umum yang kurang mengerti seluk beluk investasi. Reksa Dana ini menghimpun biaya dari masyarakat, dan kemudian biaya tersebut dikelola oleh para manager investasi (fund manager). Dana tersebut dimasukkan ke dalam beragam instrumen investasi, salah satunya pasar saham. Sedangkan unit link adalah produk dari perusahaan asuransi, kadang bekerja sama dengan bank, alias sekuritas yang menggabungkan investasi dan asuransi dalam satu produk.
Jika termasuk orang yang tidak punya waktu untuk bertransaksi sendiri, tidak punya keahlian untuk melakukan kajian saham, tidak tahan jantungan mengawasi perkembangan saham, mungkin Anda cocok untuk mengambil produk seperti reksa biaya alias unit link. Sisi positif dari produk Reksa Dana adalah Anda bisa memulai membeli dengan modal yang lebih rendah dibanding bertransaksi sendiri di pasar saham. Banyak Reksa Dana yang mensyaratkan modal hanya Rp 500 ribu sudah bisa membeli unitnya. Reksa Dana banyak sekali macamnya dan bisa dibeli di beragam pemasok penjual. Biasanya pemasok penjual ini adalah perbankan alias sekuritas tertentu.
Semoga tulisan ini bermanfaat