Mengapa Diabetes Gestasional Hanya Terjadi Pada Sebagian Ibu Hamil? Begini Penjelasan Pakar

Jun 25, 2026 01:40 PM - 2 jam yang lalu 83

Jakarta -

Diabetes gestasional merupakan kondisi unik kehamilan yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Penyebabnya sering dikaitkan dengan aspek hormonal hingga style hidup.

Tidak semua ibu mengandung mempunyai akibat yang sama untuk mengalami glukosuria gestasional, Bunda. Ya, sebagian ibu mengandung dapat mengalami peningkatan kadar gula darah yang berujung pada glukosuria gestasional, sementara yang lain tidak.

Diabetes gestasional biasanya menghilang setelah bayi lahir. Tidak seperti glukosuria jenis 1 alias jenis 2, ini bukan kondisi seumur hidup, tetapi dapat membawa akibat serius jangka pendek dan jangka panjang bagi ibu dan bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengapa glukosuria gestasional hanya terjadi pada sebagian kehamilan?

"Tidak ada jawaban yang pasti, tetapi ini merupakan kombinasi dari style hidup, genetika, dan peran kompleks hormon kehamilan, khususnya hormon yang dilepaskan oleh plasenta," kata Profesor di University of Newcastle, Kirsty Pringle dari Universitas Newcastle, dilansir laman Hunter Medical Research Institute (HMRI).

Faktor hormon

Diabetes gestasional dikaitkan dengan perubahan hormon. Selama kehamilan, plasenta memproduksi hormon yang secara alami dapat meningkatkan resistensi insulin. Namun pada beberapa ibu hamil, resistensi insulin ini menjadi terlalu parah hingga menyebabkan diabetes.

"Kehamilan itu sendiri merupakan kondisi resistensi insulin. Sel-sel ibu mengandung menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga glukosa tetap berada di aliran darah lebih lama. Pada kehamilan yang sehat, ini membantu memberi nutrisi pada bayi" ungkap Pringle.

"(Namun) Beberapa hormon yang dilepaskan oleh plasenta menyebabkan resistensi insulin. Jika hormon-hormon tersebut tidak seimbang, ibu mengandung bisa mengalami resistensi insulin yang berlebihan dan itulah yang membuatnya berisiko terkena diabetes."

Faktor genetik

Selain hormon, master juga percaya bahwa aspek genetik memegang peranan krusial dalam terjadinya glukosuria gestasional. Beberapa perempuan, termasuk dengan latar belakang etnis tertentu, dianggap lebih rentan daripada yang lain.

"Ada juga komponen genetik yang dapat meningkatkan risiko. Kita bisa mendapatkan apa yang disebut polimorfisme nukleotida tunggal alias mutasi mini pada gen hormon, yang berfaedah hormon tersebut tidak bekerja seefektif yang seharusnya," ujar Pringle.

"Jika ibu mempunyai seseorang dalam family dekat seperti kerabat kandung alias orang tua yang menderita glukosuria jenis 2, maka dia lebih berisiko," sambungnya.

Faktor style hidup: berat badan berlebih

Diabetes gestasional juga dapat terjadi lantaran style hidup yang tidak sehat. Misalnya, memulai kehamilan dengan berat badan berlebih alias mengalami peningkatan berat badan yang terlalu sigap di awal kehamilan merupakan aspek akibat dari kondisi medis ini, Bunda.

Menurut Pringle, mengubah style hidup memang membantu meminimalkan akibat glukosuria selama kehamilan. Namun, langkah tersebut sering kali kurang efektif ketika berat badan sudah berlebih.

"Meskipun perubahan style hidup memang membantu, perihal itu tidak menjamin apa pun," kata Pringle.

"Tapi dengan menjaga kesehatan, glukosuria gestasional kemungkinan besar tidak bakal menjadi alias membawa banyak akibat potensial bagi bayi. Jadi, menjaga kesehatan tetap dianjurkan," lanjutnya.

Pringle menambahkan, strategi terbaik untuk mencegah glukosuria gestasional adalah mengoptimalkan kesehatan sebelum kehamilan. Tak hanya itu, penambahan berat badan selama kehamilan juga kudu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

"Menjadi sesehat mungkin sebelum mencoba mengandung adalah pendekatan terbaik. Setelah hamil, bukan lagi tentang menurunkan berat badan, tetapi tentang mengelola kenaikan berat badan dengan langkah yang sehat," katanya.

Demikian penjelasan mengenai glukosuria gestasional pada ibu mengandung menurut pakar. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya