Jakarta -
Kehamilan membawa beragam perubahan pada tubuh, termasuk langkah seseorang mencium aroma. Misalnya, aroma minyak wangi yang selama ini menjadi favorit mendadak terasa terlalu tajam, kurang harum, alias apalagi menyebabkan mual.
Fenomena minyak wangi berbau berbeda saat mengandung sebenarnya cukup umum, Bunda. Ahli endokrinologi reproduksi Anate Brauer, MD, mengatakan bahwa perubahan dalam langkah saya mempersepsikan aroma alias aroma selama periode kehamilan bisa terjadi lantaran perubahan hormon.
"Disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan, perubahan dalam persepsi penciuman biasanya terjadi pada trimester pertama," kata Brauer, dilansir laman Allure.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat wanita hamil, tubuhnya menjadi 'bersiaga tinggi' untuk melindungi diri dan bayi."
Di minggu-minggu awal kehamilan, terjadi lonjakan hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon kehamilan yang bertanggung jawab atas perkembangan janin ini mencapai puncaknya sekitar 8 hingga 11 minggu kehamilan.
Pergeseran hormon besar hCG dapat mengejutkan beragam sistem dalam tubuh, termasuk sistem penciuman. Tetapi, hCG bukanlah satu-satunya hormon yang bertanggung jawab. Perubahan aroma juga bisa disebabkan perubahan hormon estrogen dan progesteron.
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini ya, Bunda!
Hormon kehamilan yang menyebabkan indra penciuman sensitif
Berikut beberapa hormon yang dapat memengaruhi indra penciuman selama kehamilan:
1. Human chorionic gonadotropin (hCG)
Human chorionic gonadotropin (hCG) adalah hormon yang menunjukkan bahwa Bunda positif mengandung saat melakukan tes kehamilan di rumah. Hormon yang diproduksi oleh plasenta ini, berfaedah untuk mendukung perkembangan janin dengan memberi sinyal kepada tubuh untuk mempertahankan kehamilan dan menekan hormon yang menyebabkan menstruasi. Hormon ini juga membantu toleransi imun, memastikan bahwa tubuh ibu tidak menolak embrio.
"Ada reseptor untuk hCG di sistem saraf pusat, yang dapat meningkatkan sensasi mual," ungkap Brauer.
Mual sendiri dapat meningkatkan rasa 'jijik', sehingga mengubah aroma yang dulunya disukai menjadi pemicu keluhan. Kondisi tersebut bisa membikin wangi minyak wangi yang dulu disukai berubah menjadi aroma yang bikin mual selama hamil.
2. Hormon esterogen
Estrogen adalah hormon yang sangat krusial untuk mengatur sistem reproduksi perempuan. Hormon ini berfluktuasi selama kehamilan, pubertas, sepanjang siklus menstruasi, dan menopause. Estrogen juga bertanggung jawab atas perkembangan tetek selama pubertas, pertumbuhan lapisan rahim, dan pembentukan tuba fallopi Bunda.
Bauer mengatakan bahwa reseptor estrogen di seluruh sistem saraf pusat, termasuk di bagian dalam hidung. Ketika kadar estrogen melonjak, aroma dapat tercium lebih intens.
Intensitas itu terkadang terasa 'menyenangkan'. Namun di lain waktu, intensitas itu bisa sangat kuat, hingga memicu rasa mual.
3. Hormon progesteron
Hormon progesteron diproduksi di ovarium setelah ovulasi. Hormon ini bertanggung jawab untuk mengatur siklus menstruasi. Sepanjang kehamilan, progesteron bakal terus meningkat, membantu menebalkan lapisan rahim, dan mencapai puncaknya tepat sebelum melahirkan.
"Progesteron kemungkinan berkontribusi pada perubahan penciuman selama kehamilan melalui pengaruhnya pada sistem saraf pusat dan pemrosesan sensorik," kata ginekolog bersertifikasi di Cleveland, Maral Malekzadeh, MD.
"Namun, progesteron tidak berkontribusi pada perubahan indra penciuman secara signifikan seperti estrogen alias hCG," sambungnya.
Tak hanya pada kehamilan, perubahan hormon estrogen dan progesteron selama siklus menstruasi juga bisa meningkatkan sensitivitas penciuman. Bunda yang sedang menstruasi bisa menjadi lebih sensitif terhadap aroma parfum.
"Sepanjang siklus menstruasi, estrogen dan progesteron berfluktuasi dalam pola yang terkoordinasi, dan selama ovulasi, beberapa orang melaporkan sensitif terhadap parfum. Estrogen, khususnya, meningkat selama fase folikuler dan selama ovulasi," ujar Malekzadeh.
Demikian penyebab wanita sering merasakan perubahan aroma minyak wangi selama hamil. Semoga info ini berfaedah ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·