
Sebuah langkah menarik kembali datang dari Microsoft yang kali ini mereka membuka source code versi paling awal dari MS-DOS. Nah langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam melestarikan sejarah komputasi sekaligus memberikan akses publik terhadap teknologi lawas yang berpengaruh besar.
Baca Juga : Cara Pakai Firefox Relay, Keamanan Extra Agar Privasi Terjaga
Nah selain kode, Microsoft juga merilis beragam materi sejarah seperti hasil scan arsip asli, memo internal, printout assembly dan arsip analog dari akhir 1970 hingga 1980 an. Semua ini dipublikasikan untuk menjaga konteks sejarah pengembangan sistem operasi tersebut.
Melibatkan Sejarawan IT
Guna melestarikan sejarah, tentunya project ini dikerjakan oleh tim sejarawan teknologi yang dipimpin oleh Yufeng Gao dan Rich Cini. Mereka melakukan proses pencarian, pemindaian, hingga transkripsi arsip original agar bisa diakses secara digital.
Dokumen-dokumen ini sebagian besar berasal dari Tim Paterson, sosok yang dikenal sebagai developer awal DOS.
Nah arsip ini secara umum memperlihatkan proses pengembangan awal PC-DOS 1.00, sistem operasi pertama untuk komputer IBM PC dengan beberapa isi krusial dalam koleksi ini mencakup Kernel dari 86-DOS 1.00, jenis awal (Intermediate builds) PC-DOS 1.00, tool seperti chkdsk dan assembler yang digunakan saat itu.
Selain itu, menariknya banyak laman berisi catatan tangan langsung dari Tim Paterson termasuk perubahan fitur, bug yang ditemukan dan perbaikan yang dilakukan yang mana ini membikin arsip tersebut sering disebut sebagai “paper Git”, lantaran menunjukkan proses pengembangan secara berjenjang layaknya version control modern.
Disimpan di GitHub
Nah arsip telah disumbangkan ke Interim Computer Museum untuk pelestarian fisik. Sementara itu, jenis digitalnya tersedia secara publik melalui platform GitHub dalam repository DOS-History/Paterson-Listings, dengan lisensi MIT yang memungkinkan siapa saja untuk mempelajari dan menggunakannya.
Jika tertarik, Anda bisa cek laman GitHub Repository berikut.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·