Ketika Microsoft memperkenalkan Copilot+ PC tahun lalu, salah satu nilai jual utamanya adalah keahlian menjalankan AI secara lokal berkah keberadaan NPU dengan performa minimal 40 TOPS.
Dan apalagi saat itu, beragam fitur AI Windows 11 seperti Recall, Click to Do hingga beragam keahlian generatif lainnya hanya tersedia di perangkat yang memenuhi standar Copilot+ PC.
Namun menariknya guys, Microsoft sekarang tampaknya mulai mengubah arah strateginya, lantaran berasas pengarsipan terbaru yang dipublikasikan Microsoft, sekarang Language Model APIs di Windows 11 dapat melangkah pada PC non Copilot+ selama perangkat tersebut menggunakan GPU NVIDIA GeForce RTX 30 Series alias yang lebih baru dengan VRAM minimal 6 GB.
AI Lokal Kini Tidak Harus Menggunakan NPU
Nah seperti yang kita tahu, selama ini Microsoft cukup garang mempromosikan NPU sebagai komponen wajib untuk menjalankan AI secara lokal di Windows.
Padahal dari sisi keahlian komputas, jelas GPU modern saat ini sebenarnya sudah jauh lebih berkekuatan untuk menjalankan beragam model AI, dan melalui perubahan ini, Microsoft akhirnya membuka pintu bagi perangkat yang menggunakan GPU RTX untuk menjalankan model AI lokal Windows.
Dengan kata lain, pengguna PC gaming alias workstation yang sudah mempunyai RTX 3060, RTX 3070, RTX 4060, RTX 4070 dan seterusnya sekarang berpotensi menikmati sebagian keahlian AI Windows tanpa perlu membeli perangkat Copilot+ PC.
Tapi Dapat Fitur Apa?
Nah ada satu perihal yang perlu dicatat bahwa perubahan ini belum berfaedah seluruh fitur AI eksklusif Copilot+ langsung tersedia untuk semua pengguna.
Saat ini Microsoft baru membuka akses untuk Language Model APIs, ialah sekumpulan API yang memungkinkan aplikasi Windows memanfaatkan model AI lokal berjulukan Phi Silica.
Baca Juga : Microsoft Siapkan Tombol Uninstall Model AI di Windows 11
Yang melalui API tersebut, aplikasi dapat menghadirkan fitur seperti ringkasan teks otomatis, penulisan ulang teks, konversi teks menjadi tabel, pembuatan print AI dan lainnya yang mana seluruh proses melangkah secara lokal di perangkat sehingga informasi pengguna tidak perlu dikirim ke cloud seperti saat menggunakan Copilot alias ChatGPT.
Apakah Ini Awal Dari Akhir Ekslusifitas Copilot +?
Nah seperti kita tahu, selama nyaris dua tahun terakhir Microsoft selalu menempatkan Copilot+ PC sebagai satu-satunya perangkat yang bisa menjalankan AI lokal Windows secara maksimal.
Namun dengan hadirnya support GPU RTX, salah satu kelebihan terbesar Copilot+ PC mulai terlihat berkurang, untuk saat ini memang fitur seperti Recall, Click to Do dan Cocreator di Paint tetap memerlukan NPU dan belum tersedia untuk GPU, namun langkah Microsoft ini menunjukkan bahwa AI lokal Windows sebenarnya tidak sepenuhnya berjuntai pada NPU.
Jika mereka terus terus membuka lebih banyak API AI untuk GPU di masa depan, maka perbedaan antara Copilot+ PC dan PC biasa bisa menjadi semakin tipis.
Baca Juga : Kenapa Microsoft Diam-Diam Tinggalkan Branding Copilot+ PC untuk Surface Laptop Ultra?
Dan bukan tidak mungkin sih ya, jika tren ini terus berlanjut, Microsoft pada akhirnya bakal lebih elastis terhadap syarat NPU yang selama ini menjadi identitas utama Copilot+ PC.
Tapi gimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Via : GitHub
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·