Jakarta -
Angka kelahiran dari ibu usia 40 tahun ke atas mulai meningkat di beberapa negara. Salah satunya adalah negara Spanyol, Bunda.
Menurut informasi terbaru dari Eurostat, Negara Spanyol mempunyai usia rata-rata tertinggi kedua untuk wanita melahirkan di Eropa pada tahun 2022, ialah 32,6 tahun. Tak hanya itu, informasi menunjukkan bahwa negara ini mempunyai usia rata-rata tertua kedua untuk ibu yang melahirkan anak pertamanya, ialah di usia sekitar 31,6 tahun.
Spanyol juga menempati ranking kedua untuk persentase kelahiran dari wanita berumur 40 tahun alias lebih 11 persen dari kelahiran hidup di negara itu berasal dari ibu yang berumur lima dasawarsa alias lebih. Berdasarkan statistik Eropa, negara Irlandia menempati ranking pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebab banyak kelahiran dari ibu usia 40-an di Spanyol
Ada beberapa penyebab 10 persen nomor kelahiran di Spanyol berasal dari ibu usia 40 tahun ke atas. Berikut penjelasan lengkapnya, seperti melansir dari laman Business Insider:
1. Tidak kondusif secara finansial
Menunda kehamilan adalah tren yang berkembang di seluruh Eropa, bukan hanya di Spanyol. Salah satu penyebabnya adalah ketidakamanan finansial, Bunda
Spanyol mempunyai tingkat pengangguran kaum muda tertinggi di Uni Eropa. Pakar dari IVIRMA Global, García-Velasco, mengatakan bahwa kombinasi bayaran rendah dan ketidakstabilan finansial menyebabkan banyak wanita menunda untuk mengandung hingga mereka lebih kondusif secara finansial.
Seorang ibu dua anak kelahiran Barcelona yang melahirkan anak keduanya pada usia 40 tahun, Sarah Richards, setuju dengan argumen ini. Menurutnya, banyak orang mau mempunyai keamanan finansial dan rumah sendiri sebelum berkeluarga.
Harga properti di kota-kota dan daerah pesisir Spanyol yang cukup tinggi membikin banyak orang kesulitan membeli rumah. Padahal, Spanyol merupakan salah satu negara dengan usia rata-rata tertinggi di Eropa untuk kaum muda yang meninggalkan rumah keluarga.
"Kamu tidak bisa membeli rumah di sana, dan nilai sewanya sangat tinggi. Kamu kudu mempunyai pekerjaan yang sangat baik, alias Anda mempunyai family kaya yang dapat membantu biaya perawatan anak," kata Richards.
2. Banyak orang berjuntai dengan IVF
Menurut lembaga kesuburan dunia International Fertility Group, Spanyol adalah negara 'pemimpin' di Eropa dalam tingkat keberhasilan program bayi tabung alias In Vitro Fertilization (IVF). Banyak orang drai negara AS terbang ke Spanyol untuk menjalani IVF.
Tingkat kepopuleran IVF ini membikin pasangan di Spanyol memutuskan untuk menunda kehamilan. Menurut García-Velasco, beberapa wanita di Spanyol merasa IVF minim akibat sehingga dapat digunakan untuk program mengandung usia lanjut.
"Karena hasilnya baik, ini mengurangi tekanan dan ketakutan," katanya.
IVF juga mudah diakses di Spanyol dan cuma-cuma untuk wanita berumur 40 tahun ke bawah, dan pada kondisi tertentu. Selain itu, negara ini mempunyai lebih banyak klinik IVF daripada negara lain di Uni Eropa.
"Semakin banyak akomodasi yang ditawarkan untuk menjadi seorang ibu di usia yang lebih lanjut, semakin mudah jadinya," kata Pauline Bronkurst, yang melahirkan anak keduanya pada usia 43 tahun.
3. Banyak orang menikah di usia tua
Faktor utama lain yang berkontribusi pada penundaan kehamilan di Spanyol adalah orang-orang condong menikah di usia yang lebih tua. Usia rata-rata pernikahan pertama di kalangan laki-laki di Spanyol adalah 36,8 tahun alias tertinggi di Eropa. Sementara menurut informasi Eurostat terbaru, usia rata-rata wanita menikah di negara ini adalah 34,7 tahun.
Stephanie Galavodas, yang melahirkan di usia 41 tahun, mengatakan bahwa dia menunggu hingga usia 40-an untuk mempunyai anak lantaran dia 'terlalu banyak menerima tawaran dalam hidup ketika belum mempunyai pasangan'. Setelah bertahun-tahun mengejar gelar, bepergian, dan membangun karier, dia akhirnya berjumpa pasangan dan memutuskan untuk mempunyai anak.
"Saya selalu tahu bahwa suatu hari kelak saya bakal mempunyai anak. Jadi rasanya tidak masalah bagi saya untuk keluar dan mengalami beragam perihal daripada terburu-buru untuk mempunyai anak," katanya.
Demikian buletin tentang Spanyol yang menjadi salah satu negara dengan angka kelahiran tertinggi untuk ibu usia 40 tahun ke atas.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·