Rahasia Goreng Jengkol Tanpa Direbus Lama: Empuk, Minim Bau, Cara Praktis Teruji

Temukan Makanan Terbaik Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 4 menit 121211x dilihat
Rahasia Goreng Jengkol Tanpa Direbus Lama: Empuk, Minim Bau, Cara Praktis Teruji
Arumi bachsin aja doyan! Ini rahasia goreng jengkol biar lembek dan nggak aroma tanpa direbus lama

cara menggoreng jengkol agar lembek | foto ilustrasi: Gemini AI; foto: YouTube/Arumi Bachsin

Siapa sangka Arumi Bachsin, yang kerap tampil elegan, juga penggemar jengkol dan pete? Saat berbincang dengan pembimbing viral Pak Ribut, sisi ini terkuak dan memancing canda tawa banyak orang.

Arumi bachsin aja doyan! Ini rahasia goreng jengkol biar lembek dan nggak aroma tanpa direbus lama

Arumi Bachsin suka jengkol

Jengkol memang punya daya tarik kuat bagi banyak orang: cita rasanya khas, gurih, dan bila diolah dengan tepat bisa sangat menggoda. Untuk penggemar jengkol, ada trik mudah yang patut dicoba — membuat jengkol goreng tetap lembek dan berbau minim tanpa harus direbus lama.

Jengkol dan masalah klasik: bau serta tekstur yang alot

Jengkol jadi favorit di berbagai masakan Indonesia, dari semur, rendang, sambal, hingga sekadar digoreng. Namun dua kendala sering membuat orang ragu memasak jengkol: aromanya yang tajam dan tekstur yang cenderung keras.

Aroma kuat berasal dari senyawa sulfur yang dikenal sebagai djenkolic acid atau asam jengkolat, yang memberi bau khas dan kadang dianggap kurang sedap. Sementara itu, daging jengkol bisa terasa alot jika tidak diproses sampai benar-benar lunak.

Metode tradisional ampuh namun memakan waktu

Banyak orang merendam jengkol semalaman dengan air cucian beras, atau merebusnya lama bersama rempah dan bubuk kopi untuk mengurangi bau dan melunakkan tekstur. Cara-cara ini efektif, tetapi membutuhkan waktu lama dan konsumsi energi cukup besar.

Berita baiknya, ada teknik yang jauh lebih singkat: tanpa rendam semalam, tanpa rebus berjam-jam — cukup menambahkan satu bahan sederhana saat menggoreng.

Trik menggoreng jengkol dengan satu bahan: air panas

Trik ini populer setelah dibagikan oleh pengguna YouTube Hilsa Maspupah. Alih-alih merebus lama, langkahnya mengombinasikan penggorengan dengan menuang air panas mendidih ke wajan — hasilnya mengejutkan banyak orang.

Prinsipnya sederhana: tambahan air panas menciptakan efek mengukus di dalam wajan sehingga bagian dalam jengkol matang merata. Selain melunakkan serat, uap panas juga membantu mengurangi sebagian senyawa penyebab bau.

Mengapa cara ini lebih efektif daripada sekadar menggoreng

Goreng biasa mengandalkan panas kering sehingga seringkali hanya bagian luar yang cepat matang, sementara bagian dalam tetap keras. Menambahkan air panas saat proses menggoreng membantu melunakkan jengkol dari dalam tanpa perlu perebusan panjang.

Langkah-Langkah Menggoreng Jengkol Pakai Air Panas

Bahan:
- 300 gram jengkol tua
- Minyak goreng secukupnya
- 200 ml air panas mendidih
- Garam secukupnya (untuk taburan)

Langkah 1 — Pilih jengkol tua, belah, dan potong kecil

Arumi bachsin aja doyan! Ini rahasia goreng jengkol biar lembek dan nggak aroma tanpa direbus lama

foto: YouTube/Hilsa Maspupah

Pilih jengkol tua karena cenderung lebih lunak dan lebih mudah dikurangi aromanya. Belah tiap buah lalu potong-potong kecil agar panas meresap lebih cepat dan merata saat dimasak.

Langkah 2 — Goreng sambil singkirkan kulit yang mengelupas

Arumi bachsin aja doyan! Ini rahasia goreng jengkol biar lembek dan nggak aroma tanpa direbus lama

foto: YouTube/Hilsa Maspupah

Panaskan minyak secukupnya, lalu masukkan potongan jengkol. Aduk terus agar matangnya merata. Selama proses, bagian kulit akan mengelupas — angkat dan buang kulit yang terlepas agar hasilnya bersih.

Langkah 3 — Tuang air panas mendidih ke wajan

Arumi bachsin aja doyan! Ini rahasia goreng jengkol biar lembek dan nggak aroma tanpa direbus lama

foto: YouTube/Hilsa Maspupah

Ketika jengkol sudah setengah matang dan bersih dari kulit, tuang 200 ml air mendidih ke wajan. Berhati-hatilah karena air dan minyak panas dapat memercik — jauhkan wajah dan tangan saat menuang. Aduk kembali dan biarkan hingga air menyusut dan jengkol matang sempurna.

Langkah ini yang membuat perbedaan: uap panas dari air membantu melunakkan bagian dalam sekaligus menguapkan sebagian senyawa penyebab bau.

Langkah 4 — Angkat, tiriskan, dan sajikan

Arumi bachsin aja doyan! Ini rahasia goreng jengkol biar lembek dan nggak aroma tanpa direbus lama

foto: YouTube/Hilsa Maspupah

Setelah matang, angkat dan tiriskan. Taburi garam sesuai selera dan sajikan langsung atau simpan sebagai stok lauk. Bila disimpan dingin, tekstur cenderung tetap lembut dan aroma berkurang.

Tips tambahan agar hasil makin maksimal

- Jangan gunakan api terlalu besar; api sedang membantu bagian dalam matang tanpa membuat permukaan menjadi keras.

- Simpan dalam wadah kedap udara: jengkol goreng tahan 1–2 hari di suhu ruang dan 3–5 hari di kulkas.

- Minyak sisa penggorengan bisa dimanfaatkan sebagai dasar tumisan atau untuk menambah cita rasa pada nasi goreng jengkol.

FAQ

1. Mengapa jengkol biasa jadi keras setelah dingin?

Goreng tanpa uap hanya memasak bagian luar dengan cepat sehingga bagian dalam tidak sempat melunak. Saat suhu turun, serat kembali mengeras. Menambahkan air panas menciptakan uap yang melunakkan bagian dalam sehingga tekstur tetap lembut setelah dingin.

2. Haruskah air benar-benar mendidih?

Disarankan menggunakan air mendidih agar uap yang dihasilkan cukup kuat untuk mengukus bagian dalam jengkol dan membantu mengurangi bau. Air hangat tidak memberi efek yang sama.

3. Metode ini cocok untuk jengkol muda?

Bisa dicoba, namun hasilnya kurang optimal. Jengkol muda lebih lembek dan biasanya tidak perlu direbus lama, tetapi potong lebih kecil dan masak di api kecil agar matang merata. Metode ini paling efektif untuk jengkol tua.

4. Apakah aroma jengkol benar-benar hilang?

Aroma berkurang signifikan, namun tidak sepenuhnya hilang. Teknik ini efektif meminimalkan bau hingga tidak mengganggu, tetapi bau khas jengkol tetap ada dalam tingkat tertentu.

5. Bolehkah menambahkan bumbu saat menuang air panas?

Boleh, tetapi untuk hasil rasa yang lebih kuat, sebaiknya tambahkan bumbu setelah air menyusut dan jengkol sudah matang. Menambahkan bumbu terlalu awal bisa membuat aroma bumbu ikut menguap.

Artikel Lainnya Temukan Makanan Terbaik

Bagikan Postingan