Rahasia Orang Tua Mantan Ceo Youtube Berhasil Besarkan 3 Anak Sukses

Jun 21, 2026 12:50 PM - 4 jam yang lalu 194

Membentuk karakter anak agar menjadi pribadi yang sukses merupakan angan setiap Bunda. Berawal dari langkah yang sederhana, Bunda bisa mengikuti tips parenting yang yang sukses membentuk anak dengan karir yang cemerlang berikut ini.

Ini disampaikan orang tua yang berjulukan Esther Wojcicki. Ia adalah seorang Bunda yang mempunyai tiga anak wanita dengan pekerjaan luar biasa. Mungkin, nama family Wojcicki ini sudah tidak asing lagi bagi Bunda yang mengikuti perkembangan teknologi dan pendidikan.

Ketiga putri Wojcicki terkenal sebagai ‘girl boss’, alias wanita luar biasa yang mempunyai keahlian leadership, berani, mandiri, dan sangat menginspirasi. Tak sedikit orang tua yang mengharapkan anak mereka dapat tumbuh sepertinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengenal Esther Wojcicki dan ketiga anak perempuannya

Bunda Wojcicki merupakan seorang pendidik, jurnalis, dan master parenting yang berasal dari Amerika Serikat. Sebagai master parenting, dirinya dikenal dalam penerapan pola asuh yang berbasis kepercayaan dan kemandirian pada anak.

Itupun yang dia terapkan kepada ketiga anak perempuannya. Ketiganya diketahui bisa menempuh pendidikan di universitas ternama dunia, seperti Harvard, Stanford, dan Yale, berkah didikan luar biasa dari sang Bunda.

Karier yang ditempuh oleh ketiganya juga bukan main. Putri pertamanya yang telah wafat, Susan Wojcicki, merupakan mantan CEO YouTube pada tahun 2014 hingga 2023. Putri keduanya, Anne Wojcicki, merupakan salah satu pendiri dan CEO perusahaan bioteknologi 23andMe.

Tak kalah dari kedua kakaknya, si bungu Janet Wojcicki, juga mempunyai karir yang cemerlang, ialah sebagai peneliti di Universitas California San Francisco (UCSF). Berkarir menjadi peneliti tentu suatu perihal yang sangat membanggakan dan luar biasa, ya Bunda.

Pola asuh yang mengedepankan kepercayaan

Dalam prosesnya, Wojcicki mengatakan itu bukanlah perihal yang mudah. Namun, satu yang dia sadari, ketika ketiga anaknya tumbuh dewasa, maka sikap yang paling krusial untuk diberikan kepada anak adalah kepercayaan.

Menurutnya, untuk mencapai sesuatu, tentu tidak bisa langsung berhasil. Terkadang, kegagalan yang dialami justru merupakan pembimbing terbaik agar kita semakin berkembang. Ia pun juga menanamkan mindset tersebut dalam mengasuh anak-anaknya.

Wojcicki memberikan kesempatan kepada ketiga anaknya untuk melakukan apapun yang menjadi minat mereka. Ia selalu memberikan kepercayaan penuh, serta mengajari mereka untuk tidak takut gagal.

Kegagalan merupakan perihal yang wajar dan bakal selalu menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri. Itulah yang ditanamkan Esther kepada Susan, Anne, dan Janet sehingga mereka tidak mudah takut dan putus asa.

Kepercayaan juga dapat dibentuk dengan memberikan mereka tanggung jawab. Menurutnya, anak-anak bakal lebih mengerti tentang diri mereka sendiri dan merasa dipercaya lantaran dilibatkan untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawab.

Pola asuh yang mengedepankan kemandirian

Kemandirian merupakan sesuatu yang sangat krusial untuk anak-anak. Sesekali orang tua bisa membiarkan anak-anak melakukan tugasnya sendiri. Misalnya dimulai dari perihal kecil, seperti membiarkan anak untuk membikin sarapan sendiri.

Meskipun dalam prosesnya tidak sempurna, anak-anak bakal mengerti gimana rasanya bisa melakukan suatu kegiatan yang dilakukan oleh dirinya sendiri. Melalui perihal tersebut, dia berambisi anak lebih mengerti bahwa tidak selamanya mereka kudu berjuntai kepada orang lain.

Selain itu, didukung dari pernyataan peneliti lainnya, memberikan anak kesempatan dalam melakukan eksplorasi diri dan bersikap mandiri, bakal mengasah pola pikir yang kritis lantaran anak secara tidak sadar sangat berupaya mencari tahu tiap-tiap prosesnya.

Pola asuh dengan komunikasi dua arah yang sangat positif

Dalam melakukan kedua pola asuh di atas, krusial bagi orang tua dan anak untuk tetap menjaga komunikasi dua arah serta saling menghormati satu sama lain. Tak selamanya apa yang dilakukan orang tua  itu betul menurut anak, dan begitupun sebaliknya.

Selain itu, dalam memberikan arahan, setidaknya Bunda juga bisa menyampaikan argumen dan saran terbaik kenapa anak kudu melakukan perihal tersebut. Orang tua dapat memberikan motivasi dan konsentrasi yang membikin anak merasa tidak terbebani.

Oleh lantaran itu, krusial untuk orang tua selalu ikut andil dan membicarakan segala keputusan dengan mereka. Nantinya, anak bakal merasa lebih dihormati, diperhatikan, dan didukung untuk melakukan yang terbaik baginya.

Selalu hadirkan cinta dan kebahagiaan dalam setiap prosesnya

Sebagai tambahan dan pelengkap untuk semua pola asuh yang dijalani Wojcicki, penelitian yang dikutip dari CNBC Make It menyatakan bahwa hadirnya cinta dan kegembiraan dapat membantu anak-anak mereka tumbuh dengan lebih baik.

Bersama cinta dan kebahagiaan, apa yang dijalankan bakal terasa lebih berarti serta menjadi core memory bagi anak. Kelak, anak bakal tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, tangguh, dan bisa menghargai setiap proses dalam hidupnya.

Demikian yang bisa disampaikan, Bunda. Semoga info ini berfaedah dan memberikan wawasan mengenai tips parenting untuk membentuk anak tumbuh menjadi pribadi yang luar biasa.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Selengkapnya