
Kincai Media - Menghadirkan hidangan dengan tampilan glowing dan ramuan meresap sampai ke dalam sekarang bisa diwujudkan dengan mudah. Menu ayam panggang madu menawarkan cita rasa gurih dan kaya rempah yang berpadu dengan rasa manis dari madu serta kecap manis. Hasil akhir panggangan mempunyai warna cokelat gelap mengkilap dengan pengaruh bercak bakaran eksotis yang sangat menggugah selera. Menggunakan bagian paha alias sayap bakal menghasilkan tekstur daging yang sangat juicy setelah matang.
Kunci kelezatan hidangan ini terletak pada kombinasi ramuan lembut yang meresap sempurna serta saus olesan madu yang legit. Sensasi manis gurih berpadu dengan aroma wangi dari daun salam, serai, dan lengkuas saat proses memasak berjalan. Kelezatan ini semakin komplit saat disajikan berbareng nasi hangat, lalapan, dan pilihan sambal terasi alias sambal bawang.
Proses pembuatan menu ini sama sekali tidak menyulitkan lantaran tidak memerlukan oven dalam proses pemanggangannya. Tingkat kesulitan memasaknya tergolong mudah lantaran prosesnya hanya dibagi menjadi dua tahap utama, ialah pengungkepan dan pemanggangan menggunakan wajan Teflon. Daging ayam diungkep terlebih dulu agar lembek dan matang sempurna sebelum dipanggang sejenak di atas kompor menggunakan api kecil.
Persiapan Bahan dan Peralatan Masak
Sebelum mulai memasak, persiapkan peralatan utama seperti wajan Teflon alias grill pan, wadah untuk mencampur saus, serta kuas untuk mengoles. Teknik penyiapan bahan dilakukan dengan memotong ayam sesuai selera, memarkan serai serta lengkuas, menghaluskan ramuan ungkep, dan melelehkan margarin untuk saus. Sambil melakukan persiapan tersebut, layar smartphone dapat diletakkan di area yang kondusif dan mudah dilihat untuk mengecek pedoman resep secara berkala agar tidak ada langkah alias takaran yang terlewat.
Yuk cobain bareng BrilioFood, Jumat (19/6).
Resep Ayam Panggang Madu Tanpa Oven

foto: Gemini
Bahan:
- 500 gram daging ayam (potong sesuai selera, bagian paha alias sayap bakal lebih juicy)
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- Air secukupnya (untuk mengungkep)
Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:
- 4 siung bawang putih
- 5 butir bawang merah
- 1 ruas jahe
- 1 sdt ketumbar bubuk
- Garam, merica, dan kaldu serbuk secukupnya
- 3 sdm madu murni
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdm margarin (lelehkan)
Bahan Pelengkap Sajian:
- Nasi hangat
- Lalapan
- Sambal terasi alias sambal bawang
Cara Membuat:
1. Tumis ramuan lembut berbareng daun salam, serai, dan lengkuas sampai matang dan harum. Masukkan potongan ayam, kombinasi rata hingga ayam berubah warna ke keemasan. Tuangkan air secukupnya hingga ayam agak terendam. Masak dengan api sedang-kecil sampai airnya menyusut, bumbunya meresap, dan ayam empuk. Angkat dan tiriskan ayam.
2. Campurkan semua bahan saus madu ialah madu, kecap manis, saus tiram, dan margarin leleh di dalam wadah untuk membikin saus olesan. Sebagai tips opsional, ambil 1 sendok makan sisa air ramuan ungkepan ayam tadi, lampau campurkan ke dalam saus olesan ini agar rasanya semakin gurih dan kaya rempah.
3. Panaskan wajan Teflon alias grill pan di atas kompor menggunakan api kecil. Pengolesan minyak tidak perlu dilakukan lagi lantaran saus olesan sudah mengandung margarin. Celupkan alias lumuri ayam ungkep ke dalam saus madu hingga merata, lampau tata di atas Teflon.
4. Panggang ayam sembari sesekali diolesi sisa saus madu menggunakan kuas. Balik ayam secara perlahan agar permukaannya tidak gosong lantaran madu dan kecap sangat sigap mengaramel.
5. Jika warnanya sudah cokelat gelap mengkilap dan ada pengaruh bercak bakaran yang eksotis, segera angkat. Pastikan menjaga api kompor tetap sekecil mungkin dan jangan ditinggal saat proses memanggang lantaran kandungan gula pada madu dan kecap manis sangat sensitif terhadap panas tinggi.
Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan
Menjaga kandungan nutrisi dalam hidangan ini dilakukan dengan memperhatikan pengaturan panas selama proses pemanggangan. Kandungan berbobot pada bahan makanan seperti madu dan kecap manis sangat sensitif terhadap suhu tinggi. Oleh lantaran itu, kunci utama agar nutrisi tetap terjaga adalah dengan memastikan api kompor tetap berada pada tingkat sekecil mungkin serta proses pemanggangan tidak ditinggal agar permukaan daging tidak mengalami gosong berlebih.
5 FAQ Ayam Panggang Madu
1. Bagaimana langkah agar ramuan pada hidangan ini meresap sampai ke dalam daging ayam?
Jawaban: Proses pengungkepan potongan ayam berbareng tumisan ramuan halus, daun salam, serai, dan lengkuas menggunakan api sedang-kecil hingga air menyusut bakal membikin ramuan meresap sempurna dan daging menjadi empuk.
2. Bagian potongan ayam apa yang direkomendasikan agar menghasilkan tekstur yang juicy?
Jawaban: Penggunaan daging ayam bagian paha alias sayap sangat direkomendasikan lantaran karakter bagian tersebut bakal menghasilkan tekstur yang lebih juicy setelah dimasak.
3. Apakah resep ini kudu menggunakan oven untuk mematangkan ayam?
Jawaban: Tidak perlu menggunakan oven lantaran proses pemanggangan dapat dilakukan dengan praktis menggunakan wajan Teflon alias grill pan di atas kompor.
4. Mengapa proses pemanggangan ayam ini sangat rentan mengalami gosong?
Jawaban: Hal tersebut disebabkan oleh kandungan gula alami pada madu dan kecap manis yang digunakan sebagai saus olesan sangat sensitif terhadap suhu panas yang tinggi.
5. Bagaimana langkah yang kudu dilakukan agar panggangan ayam tidak mudah gosong?
Jawaban: Langkah pencegahannya adalah dengan membalik ayam secara perlahan saat dipanggang, menjaga api kompor tetap sekecil mungkin, serta tidak meninggalkan wajan selama proses memanggang berlangsung.
(brl/lak)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·