Selebritas Bawa Buku ke Peragaan Busana Valentino

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 47x dilihat
Selebritas Bawa Buku ke Peragaan Busana Valentino

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Fashion

Dimitrie Hardjo | Beautynesia

Selasa, 06 Oct 2026 17:15 WIB

Selebritas Bawa Buku ke Peragaan Busana Valentino, Obsesi Fashion dengan Buku Berlanjut

Selebritas Bawa Buku ke Peragaan Busana Valentino, Obsesi Fashion dengan Buku Berlanjut/ Foto: Instagram.com/maisonvalentino

Valentino mempertemukan fashion dengan bumi literatur. Kali ini, Valentino yang membujuk para tamu undangannya menyaksikan peragaan busana Spring/Summer 2027 yang dibenturkan dengan literasi, terangkum dalam tajuk "Antibiblioteca".

Undangan yang banyak diisi oleh kalangan selebritas itu datang di letak acara, yaitu di perpustakaan Bibliothèque Sainte-Geneviève, Paris, sambil membawa satu buku sesuai instruksi rumah mode. Nantinya, buku tersebut akan didonasikan untuk perpustakaan-perpustakaan lokal pilihan di Paris, Beauties.

[Gambas:Instagram]

Naomi Watts membawa buku klasik Jane Eyre karya Charlotte Brontë. Aktris Thailand Freen Sarocha membawa When You Love A Dog karya M.H. Clark. Zoey Deutch membawa buku favoritnya, yaitu The Sixth Exctinction karya Elizabeth Kolbert. Joe Alwyn menyumbangkan buku karya penulis favoritnya, yaitu Roald Dahl, dengan judul James and the Giant Peach. Cynthia Erivo mendonasikan karya James Baldwin, yaitu Giovanni's Room.

Aktor Alexander Skarsgård membawa kisah dari kampung halamannya, yaitu buku berjudul Isländska Sagor dalam bahasa Swedia. Sementara bintang serial Off-Campus, Mika Abdalla, memilih Emma karya Jane Austen. Buku yang dibawa pun tak cuma sebagai alat mempopulerkan literasi, tapi bak aksesori yang melengkapi penampilan stylish para selebritas dalam balutan Valentino.

“Antibiblioteca” dalam Valentino Spring/Summer 2027

Valentino Spring/Summer 2027

Valentino Spring/Summer 2027/ Foto: Instagram.com/maisonvalentino

Lantas, apa sebenarnya tema “Antibiblioteca” yang berupaya diangkat Direktur Kreatif Alessandro Michele? Melalui akun Instagram Maison Valentino, dijelaskan bahwa istilah “antibiblioteca” maupun “antilibrary” pertama muncul dalam buku The Black Swan karya Nicholas Taleb yang mendeskripsikan perpustakaan Umberto Eco memiliki tiga puluh ribu koleksi buku. Di antara ribuan buku itu, terdapat koleksi buku yang belum pernah dibaca. Buku-buku yang belum dibaca itu justru dianggapnya penting, karena menyimpan misteri yang belum terungkap, sehingga hamil banyak kemungkinan.

Konsep tersebut diterjemahkan dalam koleksi Spring/Summer 2027, yaitu sebuah “antilibrary” visual yang menyajikan segala hal yang mungkin terjadi. Pakaian-pakaian didominasi evening dress dan party dress serba mewah dengan detail dan warna mencolok. Mungkin pemilik busana tersebut tidak akan mengenakannya, sama seperti buku yang tak pernah dibaca. Namun, busana itu statis menawarkan beragam kemungkinan dan kesempatan untuk memperkaya hidup.

[Gambas:Instagram]

Michele menerangkan bahwa “Banyak busana yang kita lihat dalam peragaan busana sepenuhnya eksis dalam ranah kemungkinan. Maknanya tidak terbendung pada arti harga guna semata; melainkan meluas hingga mencakup hal-hal yang dimungkinkannya untuk dibayangkan.”

Menurut kamu, bagaimana, Beauties?

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads