Jakarta -
Tes Kemampuan Akademik (TKA) sekarang mulai dikenal dalam sistem pertimbangan pendidikan di sekolah. Banyak orang tua mencari tahu gimana fungsinya untuk siswa.
TKA merupakan penilaian yang digunakan untuk memandang capaian akademik siswa. Namun, perlu dipahami bahwa hasil TKA tidak menentukan kelulusan siswa di sekolah ya, Bunda.
Meski tidak memengaruhi kelulusan, hasil TKA tetap mempunyai faedah dalam pendidikan. Salah satunya dapat digunakan sebagai arsip pendukung untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah hasil diumumkan, siswa bakal mendapatkan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang diterbitkan oleh Kemendikdasmen. Lalu, gimana fungsi, langkah cek nilai, ketentuan, dan daftar nilainya?
Fungsi sertifikat TKA 2026
Menilik dari akun IG Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen @litbangdikbud, sertifikat TKA mempunyai beberapa kegunaan yang bisa dimanfaatkan. Simak penjelasan selengkapnya:
- Hasil TKA untuk jenjang SD/MI alias sederajat dapat digunakan sebagai salah satu syarat dalam seleksi penerimaan siswa baru SMP/MTs jalur prestasi.
- Hasil TKA jenjang SMP/MTs alias sederajat juga bisa menjadi salah satu syarat dalam seleksi masuk SMA/MA dan SMK/MAK melalui jalur prestasi.
- Untuk jenjang SMA/MA alias SMK/MAK, hasil TKA dapat dipertimbangkan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.
- Hasil TKA dapat digunakan untuk menyetarakan hasil pendidikan nonformal dan informal dengan pendidikan formal.
- Hasil TKA dapat dimanfaatkan untuk beragam keperluan seleksi akademik lainnya, seperti jalur berdikari PTN maupun beasiswa.
Baca Juga : Daftar Rata-rata Nilai TKA 2026 SD dan SMP Secara Nasional
Cara cek nilai TKA 2026
Dikutip dari laman detikcom, hasil TKA hanya dapat diakses oleh satuan pendidikan serta pemerintah daerah yang mempunyai akun. Pada laman tersebut, tersedia info hasil yang ditampilkan secara rinci, di antaranya:
- Statistik hasil TKA berasas daerah dan jenjang pendidikan.
- Grafik rata-rata nilai mata pelajaran.
- Kategori capaian peserta didik.
- Tabel informasi hasil yang lebih detail.
- Fitur penyaringan informasi berasas wilayah, jenjang, dan karakter sekolah.
Selain itu, hasil TKA juga tidak menampilkan nilai perseorangan siswa. Nilai ini juga bukan untuk menentukan ranking sekolah maupun daerah, melainkan sebagai info capaian akademik secara umum.
Lantas, gimana langkah siswa mengecek nilai TKA? Hasil TKA bakal tercantum dalam SHTKA yang terlebih dulu diberikan kepada pihak sekolah.
SHTKA ini diterbitkan secara resmi oleh Kemendikdasmen dan disalurkan ke masing-masing satuan pendidikan. Di dalamnya terdapat skor nilai serta kategori capaian siswa secara lebih rinci.
Ketentuan sertifikat TKA 2026
Berikut ini adalah sejumlah ketentuan mengenai publikasi sertifikat hasil TKA yang dirangkum dari laman Kemendikdasmen BBPMP Jawa Timur.
1. Bergantung pada proses verifikasi di satuan pendidikan
Rahmawati menjelaskan bahwa siswa bakal menerima SHTKA setelah sekolah menyelesaikan proses verifikasi data.
"Jadi jika pertanyaannya berapa lama siswa bisa mendapatkan SHTKA? Tergantung dari proses verifikasi yang dilakukan satuan pendidikan," kata Rahmawati.
2. Setelah kepala sekolah mengunggah SPTJM
Setelah seluruh informasi diperiksa dan dinyatakan sesuai, kepala sekolah kemudian perlu mengunggah Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM). Tahap ini menjadi langkah akhir sebelum SHTKA bisa diterbitkan.
"Kalau semua sudah clear, maka kepala sekolah bisa mengunggah SPTJM pada saat itulah sekolah bisa mencetak SHTKA yang merupakan hasil sudah per lembarnya untuk satu perseorangan murid, dan itu sudah bisa dibagikan," jelas Rahmawati.
3. Pengolahan informasi nilai TKA
Seluruh informasi hasil TKA nantinya bakal diolah secara statistik untuk memandang gambaran keahlian akademik siswa. Kemendikdasmen juga menegaskan bahwa nilai TKA tidak dicantumkan dalam ijazah.
"Hasil TKA tidak bakal tergantung dalam ijazah," demikian tertulis melalui akun IG resmi @litbangdikbud.
Hasil TKA bakal dimuat dalam SHTKA yang diterbitkan secara resmi oleh Kemendikdasmen dan kemudian dibagikan melalui sekolah.
Daftar nilai TKA 2026
Nilai dari setiap mata uji bakal digabungkan menjadi satu skor utuh, Bunda. Menilik dari Kemendikdasmen BBPMP Jawa Timur, hasil TKA dibagi ke dalam tiga kategori, ialah Baik, Memadai, dan Kurang.
Selain itu, terdapat predikat Istimewa bagi siswa yang memenuhi nilai tertentu pada setiap mata uji.
Jenjang SD dan SMP
Pada jenjang SD dan SMP, rentang nilai TKA menggunakan skala 0 hingga 100. Siswa dapat memperoleh predikat Istimewa andaikan mendapatkan nilai 95,00 pada setiap mata uji.
Adapun informasi mengenai pembagian kategori nilai TKA 2026 per mata pelajaran sebagaimana dikutip dari detikcom:
SD/MI/Sederajat
Bahasa Indonesia
- Kurang (nilai di bawah 50): 27,58 persen murid
- Memadai (nilai lebih dari 50 hingga kurang dari 76,67): 49,16 persen murid
- Baik (nilai lebih dari 76,67): 22,67 persen murid
- Istimewa (nilai minimal 95): 0,59 persen murid
Matematika
- Kurang (nilai di bawah 50): 20,42 persen murid
- Memadai (nilai lebih dari 50 hingga kurang dari 76,67): 60,64 persen murid
- Baik (nilai lebih dari 76,67): 18,87 persen murid
- Istimewa (nilai minimal 95): 0,07 persen murid
SMP/MTs/Sederajat
Bahasa Indonesia
- Kurang (nilai di bawah 50): 25,25 persen murid
- Memadai (nilai lebih dari 50 hingga kurang dari 76,67): 51,21 persen murid
- Baik (nilai lebih dari 76,67): 22,97 persen murid
- Istimewa (nilai minimal 95): 0,57 persen murid
Matematika
- Kurang (nilai di bawah 50): 23,24 persen murid
- Memadai (nilai lebih dari 50 hingga kurang dari 76,67): 67,06 persen murid
- Baik (nilai lebih dari 76,67): 9,67 persen murid
- Istimewa (nilai minimal 95): 0,03 persen murid
Jenjang SMA dan SMK
Sementara itu, untuk jenjang SMA dan SMK menggunakan skala nilai 200 sampai 800. Untuk mendapatkan predikat Istimewa, siswa kudu mendapatkan nilai 725,00 pada setiap mata uji.
Itulah info mengenai Sertifikat TKA SD, SMP, dan SMA 2026 mulai dari fungsi, langkah cek nilai, ketentuan, hingga daftar nilainya. Semoga bisa membantu, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·