Sol Bentuk Pola Head And Shoulders, Trader Wajib Waspada

Apr 29, 2026 02:02 PM - 1 jam yang lalu 37

Kincai Media – Solana kembali menghadapi tekanan bearish setelah kandas mempertahankan momentum kenaikan di area resisten utama.

Saat ini, SOL diperdagangkan di sekitar US$ 83 dengan struktur market yang mulai menunjukkan pelemahan jangka pendek.

Beberapa analis mata duit digital ini memperingatkan potensi penurunan lebih dalam andaikan support krusial kandas dipertahankan.

Analis Crypto Tony menyoroti bahwa struktur jangka pendek Solana mulai terlihat rentan setelah nilai terus membentuk lower highs.

Menurutnya, area US$ 85 hingga US$ 88 sekarang menjadi resistance kuat yang susah ditembus bulls.

Penolakan sebelumnya di dekat level US$ 90 semakin memperlihatkan kekuasaan seller di market.

Saat ini, SOL tetap memperkuat tipis di atas support krusial US$ 80.

Namun jika level tersebut jebol, tekanan jual berpotensi mendorong nilai turun menuju US$ 75 apalagi US$ 70.

Head and Shoulders Perkuat Sinyal Bearish

Sementara itu, analis Mister Crypto menilai Solana sedang membentuk pola Head and Shoulder pada timeframe besar.

Pola ini biasanya dianggap sebagai sinyal pembalikan arah bearish.

Menurutnya, neckline utama berada di area US$ 110 hingga US$ 120 yang sebelumnya sempat menjadi support kuat.

Karena nilai sekarang sudah breakdown dari area tersebut, area itu diperkirakan berubah menjadi resisten besar.

Jika nantinya terjadi retest dan kandas breakout kembali di atas US$ 120, maka kesempatan penurunan lanjutan bakal semakin besar.

Beberapa sasaran downside yang disebutkan berada di area US$ 80 hingga US$ 60.

Baca Juga: AI Kini Bisa Beli dan Jual Kripto Tanpa Campur Tangan Manusia

Zona US$ 80 Jadi Area Penting bagi Buyer

Di sisi lain, analis Crypto Patel tetap kesempatan akumulasi jangka panjang untuk Solana.

Ia menjelaskan bahwa SOL sekarang berada dalam fase konsolidasi besar setelah keluar dari tren turun sebelumnya.

Menurutnya, area US$ 80 saat ini menjadi support Fibonacci krusial yang bisa menjadi titik pertahanan buyer.

Jika tekanan jual berlanjut, zona demand berikutnya berada di kisaran US$ 70 hingga US$ 50.

Patel menilai area tersebut berpotensi menjadi liquidity sweep sebelum market membentuk ekspansi bullish baru.

Potensi Jangka Panjang Solana Masih Besar

Meski kondisi jangka pendek tetap lemah, sebagian analis tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang Solana.

Beberapa proyeksi apalagi menyebut SOL berpotensi kembali menuju US$ 500 hingga US$ 1.000 dalam siklus market berikutnya.

Namun untuk mengaktifkan kembali skenario bullish, Solana perlu merebut kembali level psikologis US$ 100 dan mempertahankannya sebagai support.

Selama itu belum terjadi, market tetap condong berada dalam tekanan bearish dengan akibat volatilitas tinggi.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya