Sony Honda Mobility Bawa Ps Remote Play Ke Mobil Listrik Afeela

Dec 22, 2025 07:53 AM - 4 bulan yang lalu 143558

Kincai Media – Bayangkan Anda sedang dalam perjalanan panjang, terjebak macet, alias menunggu seseorang di dalam mobil. Daripada jenuh menatap langit-langit, Anda bisa melanjutkan petualangan di bumi Elden Ring alias menyelesaikan misi terakhir God of War Ragnarök. Ini bukan lagi khayalan. Sony Honda Mobility, joint venture dua raksasa Jepang itu, secara resmi mengumumkan bahwa mobil listrik andalannya, Afeela, bakal dilengkapi dengan fitur PS Remote Play. Artinya, konsol PlayStation 5 alias PlayStation 4 Anda di rumah bisa diakses langsung dari dalam kabin.

Pengumuman ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam menciptakan pengalaman mobilitas yang betul-betul berbeda. Bukan sekadar memindahkan kegunaan gaming ke dalam kendaraan, tetapi mengintegrasikan ekosistem intermezo Sony secara mulus. Bagi penumpang, fitur ini adalah penyelamat dari kejenuhan selama perjalanan jauh. Bagi pengemudi, ini menjadi intermezo yang sempurna saat mobil sedang diparkir, menunggu pengisian daya, alias sekadar beristirahat di area perhentian.

Lantas, gimana langkah kerjanya? Menurut Sony Honda Mobility, Afeela bakal dapat menjalankan konsol PS5 dan PS4 Anda dari jarak jauh melalui layar terintegrasi pada sistem infotainment mobil. Yang lebih menarik, Anda tidak perlu membawa konsolnya. Cukup pastikan konsol PlayStation di rumah dalam mode siaga (rest mode) dan terhubung ke internet. Bahkan, Anda bisa membawa serta pengontrol DualSense favorit dari rumah, menghubungkannya ke sistem mobil, dan langsung melanjutkan game dari titik terakhir Anda berhenti. Syaratnya, hubungan internet broadband minimal 5Mbps diperlukan untuk bisa bermain, dan kecepatan 15Mbps bakal memberikan pengalaman yang lebih mulus tanpa lag yang mengganggu.

Ini bukan kali pertama kita mendengar berita tentang integrasi PlayStation ke dalam kendaraan listrik. Sebelumnya, joint venture ini telah menunjukkan keahlian serupa pada prototipe Afeela 1 di arena CES 2024. Kehadiran fitur ini di model produksi yang rencananya mulai dikirimkan pada 2026 menunjukkan bahwa ini bukan sekadar gimmick pameran, melainkan fitur inti yang dipersiapkan matang-matang. Langkah Sony dan Honda ini mengingatkan kita pada upaya Tesla yang pernah menawarkan support Steam untuk Model S dan Model X, meski kemudian fitur itu dihapus. Perbedaannya, Sony membawa ekosistem miliknya sendiri yang sudah sangat matang dan dikenali oleh jutaan gamer di seluruh dunia.

Lebih Dari Sekadar Fitur Gaming

Kehadiran PS Remote Play di Afeela sebenarnya adalah puncak gunung es dari visi yang lebih besar. Mobil ini dirancang sebagai “platform intermezo bergerak”. Integrasi ini membuka pintu bagi kemungkinan lain: menonton movie dan serial eksklusif dari jasa streaming Sony, mendengarkan musik, alias apalagi mengakses konten multimedia lain dari ekosistem Sony. Dalam konteks yang lebih luas, ini adalah bagian dari strategi Sony untuk memperluas jangkauan brand PlayStation di luar ruang keluarga.

Pertanyaannya, apakah pasar siap? Fitur gaming di mobil mungkin terdengar niche bagi sebagian orang. Namun, lihatlah gimana waktu yang dihabiskan orang di dalam kendaraan—baik sebagai pengemudi maupun penumpang—seringkali merupakan waktu meninggal (dead time). Sony Honda Mobility memandang celah ini dan mengubahnya menjadi kesempatan untuk engagement yang mendalam. Bukan tidak mungkin, di masa depan, kita bakal memandang kerjasama lebih lanjut, misalnya game eksklusif yang dirancang untuk dimainkan dalam konteks perjalanan, alias integrasi dengan teknologi augmented reality untuk pengalaman yang lebih imersif.

Perkembangan teknologi chipset untuk kendaraan, seperti yang dilakukan MediaTek dengan lini Dimensity Auto, juga turut mendukung realisasi fitur semacam ini. Kebutuhan bakal prosesor yang powerful untuk menangani skematis game, sistem infotainment, dan konektivitas yang mulus menjadi krusial. Inovasi di bagian chipset mobil otonom dan cockpit pandai merupakan pondasi yang memungkinkan intermezo level konsol dapat dihadirkan di dalam kabin mobil.

Mengubah Paradigma Interior Mobil

Keberadaan fitur semacam PS Remote Play secara tidak langsung bakal mendikte kreasi interior mobil masa depan. Kursi yang lebih nyaman dan ergonomis untuk sesi gaming yang lama, tata letak layar yang optimal untuk beragam perspektif pandang penumpang, serta sistem audio yang mendukung bunyi surround ala game, bakal menjadi pertimbangan penting. Afeela tidak hanya menjual kendaraan listrik; dia menjual sebuah ruang hidup (living space) berjantera yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan penghuninya.

Selain itu, ini juga berbincang tentang personalisasi. Profil pengguna PlayStation Network Anda mungkin suatu saat dapat disinkronkan dengan profil pengemudi di mobil, mengatur preferensi kursi, iklim, dan tentu saja, library game, secara otomatis. Visi ini selaras dengan beragam penemuan Sony di bagian teknologi imersif, seperti yang terlihat pada perangkat motion capture Mocopi untuk metaverse. Batas antara bumi digital dan bentuk dalam mobilitas perlahan-lahan mulai kabur.

Bagi para gamer yang tumbuh dengan kenangan manis PlayStation, kehadiran fitur ini juga membangkitkan nostalgia. Bayangkan bisa memainkan kembali game-game legendaris PS1 selama perjalanan mudik. Afeela, dengan fitur remote play-nya, tidak hanya membawa Anda dari titik A ke B, tetapi juga membawa kenangan dan petualangan gaming Anda ke mana pun roda berputar.

Pada akhirnya, keputusan Sony Honda Mobility untuk membawa PS Remote Play ke Afeela adalah sebuah pernyataan. Mereka tidak mau sekadar ikut dalam perlombaan spesifikasi baterai dan jarak tempuh di pasar mobil listrik yang semakin padat. Mereka mau mendefinisikan ulang apa yang dapat dilakukan dan dialami di dalam sebuah kendaraan. Ketika mobil menjadi lebih otonom dan waktu tangan kita lebih terbebas, intermezo berbobot tinggi yang terintegrasi sempurna bukan lagi kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan. Afeela dengan PS Remote Play-nya mungkin adalah jawaban awal atas kebutuhan itu, sekaligus sinyal kuat tentang ke arah mana masa depan mobilitas dan intermezo kita bergerak: sebuah konvergensi yang mulus, personal, dan menghibur.

Selengkapnya