Tertinggal Jauh, Apple Akhirnya Uji Sensor Multispektral Untuk Iphone

Jan 09, 2026 07:26 AM - 4 bulan yang lalu 123654

Kincai Media – Apple tampaknya mulai menyadari bahwa mereka telah tertinggal cukup jauh dalam kejuaraan perangkat keras kamera, terutama jika dibandingkan dengan agresivitas merek smartphone asal China. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, raksasa teknologi asal Cupertino ini dilaporkan sedang mempertimbangkan penggunaan teknologi pencitraan multispektral (multispectral imaging) untuk model iPhone di masa depan.

Langkah ini terungkap melalui laporan terbaru yang datang dari pembocor info ternama, Digital Chat Station (DCS). Menurut sumber tersebut, Apple telah menunjukkan kesukaan serius pada sensor multispektral dan apalagi sudah mulai menghubungi pemasok komponen terkait. Meskipun demikian, DCS mencatat bahwa tahap pengetesan teknis belum dimulai, menandakan bahwa teknologi ini mungkin belum bakal datang dalam waktu yang sangat dekat.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para fans fotografi mobile yang selama ini merasa penemuan kamera iPhone melangkah lambat dibandingkan pesaing Android. Penggunaan sensor multispektral bisa menjadi lompatan signifikan bagi kualitas foto iPhone, yang belakangan ini sering dikritik lantaran pemrosesan gambar yang terlalu agresif.

Future iPhone models could get a multispectral sensor for improved imaging

Cara Kerja dan Keunggulan Sensor Multispektral

Secara teknis, pencitraan multispektral bekerja dengan langkah yang jauh lebih canggih dibandingkan sensor kamera konvensional. Jika sensor tradisional RGB hanya mendeteksi gelombang sinar merah, hijau, dan biru, sensor multispektral bisa menangkap sinar dalam beberapa pita gelombang yang berbeda, termasuk spektrum yang tidak terlihat oleh mata manusia.

Kemampuan ini memungkinkan perangkat untuk menangkap info yang jauh lebih detail. Dengan informasi tambahan ini, iPhone masa depan diprediksi bisa melakukan pemisahan material objek dengan lebih baik serta meningkatkan persepsi kedalaman (depth perception). Hal ini bakal berakibat langsung pada kecermatan foto potret yang lebih natural, sebuah fitur yang selama ini menjadi medan pertempuran utama dengan pesaing iPhone dari China.

Selain itu, informasi spektral tambahan ini juga diklaim dapat meningkatkan pemrosesan gambar secara keseluruhan, mendongkrak performa fotografi dalam kondisi minim sinar (lowlight), serta memperkuat keahlian kepintaran visual perangkat. Ini adalah langkah logis bagi Apple yang selama ini mengandalkan algoritma perangkat lunak untuk menutupi keterbatasan perangkat keras.

Bocoran Spesifikasi iPhone 18 Pro dan Sensor 200MP

Meskipun Digital Chat Station tidak secara spesifik menyebut model iPhone mana yang bakal pertama kali mencicipi sensor multispektral ini, dia memberikan sedikit bocoran mengenai spesifikasi kamera untuk seri mendatang. DCS menegaskan kembali bahwa iPhone 18 jenis Pro diharapkan bakal membawa kamera utama 48MP dengan bukaan variabel (variable aperture).

Fitur bukaan variabel ini bakal memberikan kontrol lebih besar terhadap sinar dan depth of field, fitur yang sebenarnya sudah lama diadopsi oleh beberapa flagship Android. Selain itu, iPhone 18 Pro juga dirumorkan bakal menggunakan sensor telefoto periskop 48MP yang lebih besar, menjanjikan kualitas zoom yang lebih tajam.

Menariknya, laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Apple memang sedang melakukan pengetesan terhadap kamera 200MP buatan Samsung untuk iPhone masa depan. Hal ini mengonfirmasi bahwa Apple mulai melirik resolusi ultra-tinggi, strategi yang sebelumnya mereka hindari demi mempertahankan ukuran piksel yang lebih besar.

Langkah Apple untuk bereksperimen dengan beragam sensor baru ini sepertinya dipicu oleh realita di lapangan. Meskipun iPhone sering dipuji lantaran keahlian videonya, fotografi tak bersuara (still photography) mereka mulai tertinggal. Algoritma penajaman (sharpening) yang berlebihan pada video dan foto di iPhone saat ini sering dikeluhkan pengguna, lantaran terlihat tidak natural saat ditampilkan di monitor ahli alias TV, meskipun terlihat “bagus” di layar ponsel.

Sebaliknya, kualitas video pada flagship Android telah mengalami peningkatan pesat, apalagi mengungguli iPhone dalam beberapa skenario krusial seperti yang terlihat pada beberapa tes kamera terbaru. Dengan adanya potensi penggunaan sensor multispektral dan sensor resolusi tinggi dari Samsung, Apple tampaknya sedang berupaya keras untuk merebut kembali mahkota fotografi yang perlahan mulai terlepas dari genggaman mereka.

Selengkapnya