Yulia Baltschun Ungkap Kondisi Mental Usai Anak Meninggal Hingga Perselingkuhan Suami

Jun 26, 2026 09:50 AM - 14 jam yang lalu 696

Jakarta -

Influencer diet dan kebugaran Yulia Baltschun baru-baru ini mengungkap kondisi mental yang dialaminya setelah kehilangan anak hingga menghadapi perselingkuhan sang suami, Scot Humphreys.

Anak kedua Yulia yang berjulukan Kaola diketahui meninggal bumi pada 2019 saat usianya baru menginjak enam bulan. Kepergian Si Kecil yang begitu mendadak membikin Yulia sempat menyalahkan dirinya sendiri.

Ia mengaku memerlukan waktu sekitar satu tahun untuk bisa perlahan bangkit dari masa-masa susah tersebut, Bunda. Rasa kehilangan itu pun tetap terus membekas dalam kehidupannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Belum sepenuhnya pulih dari duka, Yulia kembali menghadapi ujian dalam rumah tangganya. Suaminya, Scot, belum lama ini diketahui berselingkuh dengan wanita lain. Simak kisah selengkapnya berikut ini.

Kondisi mental Yulia usai anak meninggal hingga hadapi masalah rumah tangga

Yulia Baltschun bercerita bahwa dirinya sempat mengalami kondisi mental yang cukup berat setelah kehilangan anak keduanya. Ia mengaku mengalami masa-masa yang sangat susah setelah kepergian Si Kecil.

"Tidur sudah tidak bisa jika tanpa obat tidur. Jujur, di masa-masa yang gelap seperti itu, banyak sekali pikiran impulsif yang muncul, seperti menyakiti diri sendiri alias mau pergi. Saat itu rasanya betul-betul seperti hidup dalam mode bertahan," kata Yulia saat berbincang dalam podcast bersama Melaney Ricardo, dikutip dari akun Tiktok @melaney_ricardo.

Di masa pemulihan tersebut, Yulia juga kudu menghadapi persoalan dalam rumah tangganya. Ia mengatakan bahwa wanita yang sempat dekat dengan suaminya itu tetap terus berupaya menghubungi Scot.

"Karena mungkin saya yang memutuskan hubungan itu, wanita tersebut merasa sangat tidak terima. Dia terus menghubungi Scot, tetapi setelah itu semuanya selesai," ujar Yulia.

Yulia dan Scot sendiri telah menjalani pernikahan selama nyaris 11 tahun, Bunda. Menurutnya, di awal pernikahan mereka tidak mempunyai masalah dalam hubungan maupun komunikasi.

"Hampir 11 tahun menikah. Di awal pernikahan, bisa dibilang hubungan kami tidak mempunyai masalah dari segi emosi maupun komunikasi, tetapi lebih pada masalah keuangan," ungkapnya.

Kondisi ekonomi yang susah juga sempat menjadi tantangan dalam rumah tangga mereka. Yulia mengungkap bahwa dirinya dan Scot pernah berada di masa ketika kondisi finansial betul-betul tidak baik.

"Aku dan Scot betul-betul pernah berada di kondisi tidak punya duit sama sekali," jelas Yulia.

Namun, ujian terberat dalam rumah tangga mereka terjadi saat anak mereka meninggal dunia, Bunda.

"Yang paling berat saat anak meninggal. Kami sedikit demi sedikit justru saling memperburuk trauma masing-masing," katanya.

Perempuan 35 tahun itu mengatakan bahwa setelah kehilangan sang anak, hubungan dirinya dengan suami berubah cukup drastis. Keduanya tidak lagi mempunyai kedekatan seperti sebelumnya.

"Saat anak meninggal, hubungan saya dan Scot betul-betul seperti terputus. Setelah kejadian itu, hubungan kami bisa dibilang pasif banget," tutur Yulia.

Yulia ceritakan awal mula mengetahui perselingkuhan suami

Yulia mengaku pertama kali mengetahui dugaan perselingkuhan sang suami dari info yang diberikan oleh netizen. Setelah menerima berita itu, Yulia mencoba mencari tahu kebenarannya kepada sang suami.

"Aku tanya soal itu dan saya bisa lihat dari matanya jika dia juga bingung. Karena jawabannya singkat, dia hanya bilang, 'Karena dia menerima saya apa adanya,'" ujar Yulia.

Menurut Yulia, wanita tersebut datang dengan langkah berbeda dalam kehidupan suaminya. Ia mengatakan wanita itu bisa memberikan perhatian dan support yang dibutuhkan oleh Scot.

"Perempuan itu datang dengan caranya sendiri. Dia memang sangat baik dalam memberikan support dan penghargaan kepada pasangannya. Jujur, jika secara fisik, dia bukan tipenya," kata Yulia.

Meski kudu menghadapi realita yang tak mudah, Yulia berupaya mengerti situasi yang terjadi dalam rumah tangganya.

Itulah kisah Yulia Baltschun yang mengungkap kondisi mentalnya usai kehilangan anak hingga menghadapi perselingkuhan suami.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

Selengkapnya