3 Pengganti Elektrolit yang Bisa Dicoba Saat Cuaca Nggak Menentu, Bye Dehidrasi!

Trend Kecantikan dan Perawatan oleh Waktu baca 2 menit 62x dilihat
3 Pengganti Elektrolit yang Bisa Dicoba Saat Cuaca Nggak Menentu, Bye Dehidrasi!

Bagikan Postingan

Pengganti elektrolit bisa jadi pilihan untuk membantu menjaga hidrasi tubuh, terutama saat cuaca panas membikin kita lebih gampang kehilangan cairan.

Cuaca belakangan ini memang gemar bikin bingung. Pagi terasa panas terik, siangnya tiba-tiba hujan deras, kemudian sore balik gerah. Perubahan cuaca seperti ini bisa membikin tubuh lebih gampang kehilangan cairan, terutama ketika kita banyak berkeringat. Selain memastikan kebutuhan air putih tercukupi, asupan elektrolit juga krusial untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Nah, jika sedang bosan dengan minuman elektrolit kemasan, ada beberapa alternatif yang bisa dicoba!

Air Kelapa, Segar Sekaligus Mengandung Kalium

 Selain menyegarkan, air kelapa merupakan salah satu sumber elektrolit alami, terutama kalium. Mineral ini berpartisipasi dalam menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot. Kandungan airnya juga membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Kamu bisa memilih air kelapa tanpa tambahan gula agar asupan gula statis terkontrol. Namun, perlu diingat bahwa kandungan natriumnya relatif rendah sehingga belum tentu cukup untuk menggantikan elektrolit yang hilang setelah berkeringat banyak.

Baca juga: Nostalgic! Rare Beauty Rilis Kolaborasi Selena Gomez & Demi Lovato

Susu, Bukan Cuma untuk Tulang!

Siapa sangka susu juga bisa menjadi pilihan minuman untuk membantu rehidrasi? Susu hamil air, kalium, natrium, dan karbohidrat yang mendukung penyerapan serta retensi cairan dalam tubuh. Kombinasi nutrisi tersebut membikin susu bisa menjadi alternatif setelah aktivitas fisik. Pilih susu sesuai kebutuhan tubuh, baik susu rendah lemak maupun susu nabati yang sudah difortifikasi mineral.

Oralit, Andalan Saat Kehilangan Banyak Cairan

Kalau tubuh kehilangan banyak cairan akibat diare maupun muntah, oralit bisa menjadi pilihan yang lebih tepat. Oralit hamil gabungan glukosa dan elektrolit, seperti natrium dan kalium, yang membantu penyerapan cairan di usus. Pastikan melarutkannya sesuai instruksi pada bungkusan dan jangan mengubah takaran airnya.

Baca juga: Syahrini Gelar Konser “Aku Kembali” Desember 2026, Tiket VIP Rp35 Juta Ludes Terjual!

Jadi, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Ketiga pilihan di atas punya khasiat masing-masing. Untuk hidrasi sehari-hari, air putih statis menjadi pilihan utama. Air kelapa dan susu bisa menjadi variasi, sedangkan oralit lebih tepat digunakan ketika terjadi kehilangan cairan yang signifikan. Jangan tunggu sampai haus berlebihan untuk mulai minum, ya!


Image: Dok. iStock

Artikel Lainnya Trend Kecantikan dan Perawatan
↑
Close Right Ads
Close Left Ads