3 Perbedaan Emotional Eating Vs Lapar Asli

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Aug 20, 2026 09:00 PM 449

Beauties, pernahkah Anda merasa kenyang setelah menghabiskan seporsi makanan, namun tiba-tiba merasa mempunyai memiliki lambung kedua yang perlu diisi dengan dessert?

Fenomena ini bukan lantaran Anda rakus, melainkan dikenal sebagai emotional eating alias yang lebih terkenal disebut sebagai lapar emosional alias lapar mata. Kondisi ini sangat berbeda dengan lapar original yang merupakan kebutuhan biologis tubuh.

Melansir Envigore, stres dan suasana hati yang jelek dapat mengganggu sinyal lapar normal tubuh, lantaran itulah kita sering ngemil secara tidak perlu tanpa menyadarinya.

Memahami perbedaan antara lapar mata dan lapar bentuk sangat penting, lho untuk menjaga pola  makan  yang sehat sekaligus terhindari dari overeating yang bisa membikin timbangan naik. Berikut 3 perbedaan antara keduanya, Beauties!

1. Lapar Asli Itu Bertahap, Emotional Eating Muncul Tiba-Tiba

Lapar Asli Itu Bertahap, Emotional Eating Muncul Tiba-Tiba/Foto: Magnific/studioredcup

Perbedaan paling mencolok yang bisa Anda rasakan langsung adalah waktu kedatangannya. Lapar bentuk datang secara bertahap, biasanya dimulai dari perut yang dirasa mulai kosong setelah jam makan terakhir, lampau perlahan beranjak menjadi bunyi keroncongan kecil.

Sementara lapar mata datangnya tiba-tiba dan mendadak. Melansir dari Shore Physucuan Group, dorongan emotional eating muncul lantaran kemauan alias situasi tertentu, misalnya setelah Anda memandang konten mukbang di TikTok.

Baca Juga : 3 Rekomendasi Jus Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan Berat Badan

2. Fleksibilitas Menu: Nasi Sayur vs Makanan Spesifik

Fleksibilitas Menu: Nasi Sayur vs Makanan Spesifik/Foto: Magnific/lookstudio

Saat lapar melanda, apa makanan pertama yang melintas di pikiranmu, Beauties? Jika lapar bentuk Anda bakal condong elastis makan apa saja yang ada di meja makan lantaran konsentrasi utamanya adalag mengisi perut.

Lain halnya dengan emotional eating. Melansir Envigore, saat lapar emosional melanda Anda bakal memilih makanan yang menenangkan dan spesifik. Kamu tidak mau sekedar makan nasi, tapi Anda juga mau boba milk tea, cokelat, alias apalagi martabak manis.

3. Efek Setelah Makan: Merasa Puas vs Rasa Bersalah

Efek Setelah Makan: Merasa Puas vs Rasa Bersalah/Foto: Magnific/para_pemegang_saham_zerbaijan

Pernahkah Anda makan sesuatu lampau menyesal, Beauties? Nah rasa tersebut merupakan pengaruh dari lapar mata lantaran hanya mau memuaskan lidah. Akibatnya Anda sering mengabaikan sinyal kenyang hingga akhirnya terasa begah dan menyisakan rasa bersalah.

Namun, makan untuk memenuhi lapar bentuk bakal membuatmu merasa puas, tenang, dan berenergi kembali. Begitu makanan masuk dan lambung terisi penuh, tubuh secara otomatis bakal memberi sinyal ke otak untuk menyuruhmu berakhir makan.

Jika Anda sering terjebak dalam kejadian ini, cobalah trik jarak 10 menit. Alihkan perhatianmu selama 10 menit dengan kegiatan lain saat tiba-tiba mau makan sesuatu. Jika kemauan itu hilang, artinya Anda hanya sedang lapar mata.

Kalau Anda lebih sering lapar bentuk alias lapar mata, Beauties?

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

Pilihan Redaksi
  • Kenapa Kita Suka Makan saat Stres? Ternyata Ini Sederet Pemicunya
  • 3 Perbedaan Mendasar Diet dan Defisit Kalori yang Harus Kamu Ketahui
  • 5 Kebiasaan yang Dianggap Sehat, tapi Bikin Cepat Lapar di Usia 40-an Menurut Ahli Nutrisi
(sim/sim)
Selengkapnya
3 Perbedaan Emotional Eating Vs Lapar Asli
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting