5 Alasan Gaya Hidup Minimalis Makin Diminati Gen Z,

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 27x dilihat
5 Alasan Gaya Hidup Minimalis Makin Diminati Gen Z,

Bagikan Postingan

Gaya hidup minimalis semakin diminati anak muda. Kenali karena di balik tren hidup sederhana dan lebih bijak dalam menggunakan barang/Foto:Magnific/magnific

Gaya hidup minimalis semakin populer dan gampang ditemukan di media sosial. Mulai dari bilik dengan sedikit barang, lemari busana yang lebih sederhana, hingga kebiasaan membeli sesuatu sesuai kebutuhan.

Bagi sebagian anak muda, hidup minimalis bukan berarti mesti memiliki sedikit barang, Beauties. Namun, memilih apa yang benar-benar dibutuhkan dan memberikan khasiat dalam hayat sehari-hari.

Tren ini juga bukan cuma soal rumah yang kelihatan rapi maupun mengikuti estetika tertentu lho, Beauties. Penelitian dalam Journal of Fashion Marketing and Management menunjukkan bahwa minimalisme pada Gen Z berhubungan dengan sustainability, self-expression, dan social identity.

Apa yang membikin corak hidup minimalis semakin diminati anak muda? Yuk, simak alasannya!

Membantu Mengurangi Kebiasaan Belanja Berlebihan

Hidup minimalis membantu anak muda mengurangi kebiasaan berbelanja berlebihan dengan lebih selektif memilih barang yang benar-benar dibutuhkan/Foto:Magnific/magnific

Di tengah banyaknya tren dan kemudahan berbelanja online, membeli barang baru terasa semakin mudah. Promo, diskon, hingga anjuran produk di media sosial membikin kita tertarik membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Gaya hidup minimalis menawarkan metode pandang yang berbeda, nih. Gaya hidup ini membujuk kita untuk lebih mempertimbangkan kebutuhan dan fungsi sebelum membeli sesuatu.

Hal ini sejalan dengan riset dalam Journal of Business Research yang menerangkan bahwa konsumsi minimalis berhubungan dengan mengurangi kepemilikan barang dan membikin pilihan berbelanja yang lebih sadar. Dengan kata lain, minimalisme mendorong seseorang untuk lebih selektif dalam menentukan barang yang mau dimiliki. 

Bisa Membantu Mengatur Pengeluaran

Gaya hidup minimalis dapat membantu anak muda lebih bijak mengatur pengeluaran dengan mengurangi pembelian yang tidak diperlukan/Foto:Magnific/magnific

Selain mengurangi barang yang tidak diperlukan, corak hidup minimalis juga membantu seseorang lebih bijak dalam mengatur keuangan. Uang yang biasanya digunakan untuk berbelanja dapat dialihkan untuk menabung, pendidikan maupun pengalaman.

Hal ini sejalan dengan riset yang diterbitkan dalam Journal of Retailing and Consumer Services yang menemukan adanya hubungan antara minimalisme, kesejahteraan finansial, dan kebahagiaan. Temuan ini memberitahu bahwa semakin seseorang menerapkan hakikat minimalisme, semakin besar pula kemungkinan mereka merasakan manfaat. Wah, menarik juga ya!

Peduli Terhadap Lingkungan

Minimalisme tidak cuma soal memiliki sedikit barang, tetapi juga dapat menjadi metode anak muda mengurangi konsumsi dan lebih peduli lingkungan/Foto:Magnific/magnific

Banyak anak muda yang memilih corak hidup minimalis karena peduli terhadap lingkungan. Gaya hidup ini menjadi metode untuk mengurangi konsumsi terhadap lingkungan. Semakin sedikit barang yang dibeli, maka sedikit juga jumlah sampah yang akan di hasilkan.

Penelitian dalam Journal of Environmental Psychology menemukan bahwa tingkat minimalisme tertentu berhubungan dengan bekas ekologis yang lebih rendah. Studi ini juga menemukan bahwa orang yang menerapkan minimalisme dengan lebih sedikit barang dan konsumsi yang lebih sadar cenderung memiliki bekas lingkungan yang lebih rendah serta menghasilkan lebih sedikit limbah.

Hidup Lebih Sederhana

Hidup minimalis menawarkan kesederhanaan dengan mengurangi barang dan aktivitas yang tidak diperlukan dalam hayat sehari-hari/Foto:Magnific/lookstudio

Punya banyak barang tidak selalu berarti hidup menjadi lebih nyaman. Semakin banyak barang yang dimiliki, semakin banyak pula yang mesti dirapikan, dirawat, dan dipikirkan. Oleh karena itu, sebagian anak muda mulai memilih corak hidup yang lebih sederhana agar dapat mengurangi pekerjaan yang tidak perlu dilakukan, 

Journal of Human Behavior in the Social Environment juga menemukan bahwa mengurangi kepemilikan barang dapat memberikan lebih banyak ruang dan waktu untuk hal yang dianggap penting, seperti famili ataupun aktivitas pribadi. 

Pengaruh Media Sosial

Media sosial ikut membikin corak hidup minimalis populer di kalangan anak muda melalui konten decluttering, konsumsi sadar, dan hidup sederhana/Foto:Magnific/magnific

Media sosial yang sering dianggap mendorong konsumsi berlebihan rupanya juga menjadi tempat berkembangnya tren minimalisme, Beauties. Konten seperti decluttering, capsule wardrobe, bilik minimalis, hingga tips membeli barang secara lebih bijak membikin corak hidup ini semakin gampang ditemukan oleh anak muda.

Dari sini, minimalisme tidak cuma dikenal sebagai metode menata rumah, tetapi juga mulai diterapkan dalam metode berpakaian dan berbelanja.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
Close Right Ads
Close Left Ads