Jakarta -
Cuci hidung bayi sekarang semakin banyak diperbincangkan oleh para orang tua, terutama saat si Kecil sedang pilek. Saat hidung tersumbat, Si Kecil tentu merasa kurang nyaman sepanjang hari.
Bukan hanya saat beraktivitas, bayi juga dapat mengalami kesulitan bernapas sehingga membuatnya lebih mudah rewel. Akibatnya, asupan makan dan minum Si Kecil dapat berkurang lantaran dia tidak nyaman saat bernapas.
Tak sedikit orang tua yang mencari info mengenai cuci hidung bayi 1 bulan maupun cuci hidung bayi 2 bulan untuk melegakan pernapasan Si Kecil. Di sisi lain, Bunda juga perlu tahu ancaman cuci hidung bayi andaikan prosedurnya dilakukan kurang tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, beragam perangkat cuci hidung bayi juga semakin mudah ditemukan dan digunakan di rumah. Sebelum mencobanya, Bunda kudu mengetahui langkah aman, manfaat, risiko, serta rekomendasi perangkat yang sesuai untuk Si Kecil.
Kapan cuci hidung bayi diperlukan?
Cuci hidung bayi dapat dilakukan ketika lendir dan kotoran mulai menumpuk di dalam hidung Si Kecil. Saat hidung tersumbat, bayi bisa mengalami kesulitan bernapas, menyusu, maupun tidur dengan nyenyak.
Menilik dari Cleveland Clinic, cuci hidung bayi sudah lama dilakukan untuk membersihkan saluran hidung dari lendir yang menumpuk. Cara ini sebagai perawatan rumahan untuk meredakan keluhan akibat pilek dan jangkitan saluran pernapasan atas.
Seperti kita ketahui, bayi belum bisa mengeluarkan lendir alias membersihkan hidungnya sendiri. Maka itu, penggunaan perangkat cuci hidung bayi yang sesuai dapat mengeluarkan lendir, sehingga pernapasan Si Kecil jadi lebih lega.
"Bayi tidak bisa membersihkan hidung mereka sendiri," kata master anak asal Amerika Serikat, Lisa Diard, MD., dikutip dari Cleveland Clinic.
Dokter Diard menjelaskan bahwa membersihkan hidung dapat mengurangi lendir dan membuka saluran napas bayi. Bahkan, tindakan ini juga mengurangi kebutuhan penggunaan beberapa obat tertentu.
"Pembersihan hidung dapat mengurangi lendir dan membuka saluran hidung mereka. Hal ini juga terbukti mengurangi kebutuhan bakal obat-obatan bebas dan resep, termasuk antibiotik," ujarnya.
Peralatan yang dibutuhkan untuk cuci hidung bayi
Hidung bayi yang tetap sangat mini perlu dibersihkan dengan hati-hati. Untuk mengurangi akibat ancaman cuci hidung bayi, Bunda sebaiknya menggunakan perangkat cuci hidung bayi yang sesuai dengan kebutuhan Si Kecil.
Ada beberapa peralatan yang dapat disiapkan sebelum melakukan cuci hidung bayi, baik saat si Kecil pilek, hidung tersumbat, maupun mengalami penumpukan lendir.
Berikut ini perangkat cuci hidung bayi yang umum digunakan:
- Bulb syringe
- Nasal aspirator
- Nasal spray
- Kain lap basah alias kapas
- Larutan garam steril (NaCl)
- Tisu
5 Cara mencuci hidung bayi dengan aman
Sebelum melakukan cuci hidung bayi, Bunda perlu menyesuaikan langkah dan perangkat yang digunakan dengan usia serta kondisi Si Kecil, ya.
Ada beberapa perangkat cuci hidung bayi yang dapat digunakan di rumah untuk membersihkan lendir. Dikutip dari Healthline dan beberapa sumber lainnya, berikut langkah cuci hidung bayi yang bisa Bunda lakukan dengan aman.
1. Dengan bulb syringe
Bulb syringe merupakan perangkat berbentuk pompa karet yang sudah lama digunakan untuk mengeluarkan lendir dari hidung bayi. Cara menggunakannya adalah menekan bagian pompa terlebih dahulu, lampau memasukkan ujung perangkat ke lubang hidung sebelum melepaskan tekanannya.
Beberapa produk mempunyai ujung yang dapat dilepas dengan ukuran berbeda sehingga mudah disesuaikan. Jika lendir belum sepenuhnya keluar, Bunda dapat mengulang prosesnya beberapa kali dan menyiapkan tisu untuk membersihkan perangkat setelah digunakan.
2. Dengan nasal aspirator
Nasal aspirator menjadi salah satu perangkat cuci hidung bayi yang cukup terkenal lantaran dianggap lebih praktis, Bunda.
Cara penggunaannya cukup dengan menempelkan ujung perangkat di bagian luar lubang hidung bayi, lampau menghisap melalui selang dengan lembut. Bunda sebaiknya tidak menghisap terlalu kuat lantaran dapat menyebabkan iritasi pada hidung Si Kecil.
3. Dengan nasal spray
Jika lendir di hidung bayi cukup kental, Bunda bisa menggunakan nasal spray. Cairan ini untuk mengencerkan lendir agar lebih mudah dikeluarkan dari hidung bayi.
Posisikan Si Kecil dalam keadaan telentang, kemudian teteskan beberapa larutan air garam pada masing-masing lubang hidung. Bayi mungkin bakal bersin setelahnya dan perihal itu termasuk normal, ya.
4. Dengan nasal irrigation
Nasal irrigation merupakan teknik membersihkan hidung menggunakan larutan garam alias NaCl untuk membilas saluran hidung. Cara ini dapat dilakukan perlahan agar lendir dan kotoran yang menumpuk dapat ikut keluar.
Metode ini lebih dianjurkan pada anak yang sudah lebih besar dan bisa duduk dengan baik. Bunda dapat berkonsultasi dengan master sebelum melakukan teknik ini pada Si Kecil.
5. Menggunakan humidifier alias uap hangat
Humidifier dapat menjaga kelembapan udara dan mengencerkan lendir di hidung bayi. Alat ini dapat dinyalakan saat Si Kecil tidur agar pernapasannya lebih nyaman.
Jika tidak mempunyai humidifier, Bunda dapat memanfaatkan uap hangat dari bilik mandi. Duduk berbareng Si Kecil selama beberapa menit di ruangan yang beruap dapat melegakan hidung yang tersumbat.
Tips krusial saat mencuci hidung bayi
Sebelum melakukan cuci hidung bayi, ada beberapa perihal yang perlu diperhatikan agar prosesnya melangkah dengan aman. Tips ini dapat diterapkan pada cuci hidung bayi 1 bulan maupun cuci hidung bayi 3 bulan dengan menyesuaikan kondisi Si Kecil.
Melansir dari Pathways.org dan beragam sumber, berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan saat membersihkan hidung bayi.
1. Pilih waktu saat bayi tenang dan nyaman
Bayi yang sedang menangis alias rewel tentu susah diajak bekerja sama saat hidungnya dibersihkan. Bunda sebaiknya menunggu hingga Si Kecil lebih tenang sebelum melakukan cuci hidung bayi.
Waktu sebelum menyusu alias menjelang tidur dapat menjadi pilihan yang tepat.
2. Usap bagian luar hidung bayi
Lendir yang terlihat di sekitar lubang hidung dapat dibersihkan menggunakan kain lembap alias kapas yang bersih. Bunda cukup mengusap bagian luar hidung tanpa memasukkan kapas ke dalam hidung.
3. Lunakkan lendir dengan NaCl
Jika ada lendir yang mengering alias membandel, larutan garam (NaCl) dapat digunakan untuk melunakkannya. Cara ini biasa dilakukan sebelum menggunakan perangkat cuci hidung bayi agar lendir lebih mudah dikeluarkan.
4. Gunakan bulb syringe alias nasal aspirator dengan benar
Bulb syringe dan nasal aspirator merupakan perangkat cuci hidung bayi yang cukup banyak digunakan oleh orang tua. Kedua perangkat tersebut dapat mengeluarkan lendir selama digunakan dengan langkah yang tepat.
Hindari memasukkan perangkat terlalu dalam dan batasi penggunaannya hingga tiga alias empat kali sehari ya, Bunda.
5. Bersihkan perangkat setelah digunakan
Setelah selesai melakukan cuci hidung bayi, semua peralatan perlu segera dibersihkan dengan air hangat dan sabun. Kebersihan perangkat tentu krusial untuk mencegah penumpukan kuman yang dapat menempel pada alat.
Jika menggunakan bulb syringe, sebaiknya keringkan dengan posisi terbalik agar bagian dalamnya betul-betul kering. Sementara itu, nasal aspirator bisa dibongkar sesuai petunjuk dan filter diganti secara berkala.
Berapa ml NaCl yang kondusif untuk cuci hidung bayi?
NaCl alias larutan garam digunakan untuk cuci hidung bayi guna mengencerkan lendir dan membersihkan saluran hidung Si Kecil. Lalu, berapa ml NaCl yang kondusif untuk cuci hidung bayi, ya?
Bayi dapat diberikan sekitar 0,6 hingga 1 ml NaCl pada setiap lubang hidung. Setelah cairan diteteskan, Bunda bisa melakukan cuci hidung bayi menggunakan bulb syringe untuk mengeluarkan lendir dan sisa cairan dari hidung.
Kapan cuci hidung dengan NaCl untuk bayi diperlukan?
NaCl untuk cuci hidung bayi digunakan saat hidung Si Kecil tersumbat akibat pilek alias alergi. Cara ini membantu proses cuci hidung bayi agar lendir yang menumpuk lebih mudah dikeluarkan.
Selain membersihkan hidung tersumbat, NaCl juga dapat menjaga kelembapan saluran hidung yang kering alias mengalami iritasi. Penggunaan yang tepat dapat mengurangi akibat pengaruh samping cuci hidung dengan NaCl pada bayi.
Manfaat cuci hidung bayi untuk kesehatan
Cuci hidung bayi dapat menjaga saluran napas Si Kecil tetap bersih, terutama saat hidung tersumbat. Bicara soal ini, terdapat manfaat cuci hidung bayi yang dikutip dari UCLA Health dan beberapa sumber lainnya.
1. Mengencerkan dan mengeluarkan lendir
Cuci hidung bayi dapat mengencerkan lendir yang kental sehingga lebih mudah dikeluarkan. Hal ini boleh dilakukan ya mengingat bayi belum bisa membersihkan hidungnya sendiri.
2. Melegakan hidung tersumbat
Hidung yang tersumbat dapat membikin Si Kecil susah bernapas, terlebih saat tidur alias menyusu. Penggunaan NaCl untuk cuci hidung bayi dapat membuka saluran napas sehingga bayi merasa lebih nyaman.
3. Membantu bayi tidur lebih nyenyak
Saat pernapasan menjadi lebih lega, bayi tentu dapat tidur dengan lebih nyaman. Sebuah studi dari Monash University menemukan bahwa cuci hidung dapat membantu banyak anak bernapas dan tidur lebih nyenyak.
4. Mempermudah proses menyusu
Bayi bernapas melalui hidung saat menyusu sehingga hidung yang tersumbat dapat membuatnya kesulitan minum ASI. Maka dari itu, cuci hidung bayi dapat membantu Si Kecil menyusu dengan lebih nyaman.
Dikutip dari WebMD, mengatasi hidung tersumbat pada bayi sangat krusial agar mereka dapat bernapas dengan mudah melalui hidung, terutama saat menyusui.
5. Membantu membersihkan kotoran
Selain lendir, cuci hidung bayi juga dapat membersihkan debu, alergen, dan partikel lain yang masuk ke rongga hidung. Saluran hidung yang lebih bersih dapat membantu bayi bernapas dengan lebih lega.
Risiko cuci hidung bayi
Ilustrasi Cuci Hidung Bayi/Foto: iStock
Cuci hidung bayi kondusif dilakukan andaikan menggunakan perangkat yang bersih dan cairan yang steril. Namun, ancaman cuci hidung bayi dapat meningkat jika peralatan yang digunakan kurang higienis.
Risiko dari cuci hidung bayi adalah masuknya kuman ke dalam saluran hidung. Karena itu, Bunda kudu memastikan peralatan selalu bersih agar akibat tersebut dapat diminimalkan.
Dokter Lisa Diard menyarankan agar Bunda berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum melakukan cuci hidung bayi. Konsultasi dilakukan jika Si Kecil mengalami mimisan, jangkitan telinga, alias mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Rekomendasi perangkat cuci hidung bayi
Kalau Bunda tetap bingung memilih perangkat cuci hidung bayi yang tepat, ada beberapa rekomendasi yang bisa dipertimbangkan.
1. Bunny Nasal Aspirator
Bunny Nasal Aspirator berfaedah untuk mengeluarkan lendir alias ingus dari hidung bayi sehingga pernapasan Si Kecil lebih lega. Alat ini menggunakan bola karet dengan langkah mengisap lendir.
Terbuat dari bahan silikon, perangkat ini dibuat agar nyaman digunakan pada bayi. Agar tetap higienis, Bunda perlu membersihkannya sebelum dan sesudah pemakaian serta menghindari merendamnya dalam air mendidih.
Harga:
Bunda bisa dapatkan Bunny Nasal Aspirator di nilai Rp26 ribu.
2. Lakoe Alat Cuci Hidung Bayi
Lakoe Alat Cuci Hidung Bayi didesain dengan ujung silikon bebas BPA agar tetap nyaman saat digunakan bayi. Produk ini dapat membersihkan hidung bayi dari lendir, debu, maupun kotoran yang menumpuk.
Alat ini cocok untuk membersihkan hidung yang tersumbat maupun perawatan rutin sehari-hari.
Harga:
Lakoe Alat Cuci Hidung Bayi dijual dengan nilai sekitar Rp13 ribu.
3. Dr.isla Penyedot Ingus Bayi
Dr.isla Penyedot Ingus Bayi dilengkapi dengan daya hisap yang dapat disesuaikan sehingga membersihkan lendir di hidung Si Kecil dengan lebih mudah. Produk ini mempunyai ujung silikon yang lembut dan bebas BPA.
Alat ini dapat melegakan pernapasan bayi dengan membersihkan lendir, pilek, maupun kotoran yang menumpuk di hidung.
Harga:
Bunda bisa temukan Dr.isla Penyedot Ingus Bayi seharga Rp189 ribu.
4. PIGEON Nose Cleaner Tube Type
Produk ini menggunakan selang silikon dan wadah penampung yang dibuat kondusif untuk hidung bayi. Alat ini membersihkan lendir sehingga hidung Si Kecil lebih bersih dan lega.
Daya hisapnya dikontrol dengan mudah sehingga Bunda lebih nyaman saat menggunakannya. Selain itu, botol transparan memudahkan memandang lendir yang keluar sekaligus mencegah aliran kembali saat proses pembersihan.
Harga:
PIGEON Nose Cleaner Tube Type bisa Bunda dapatkan di nilai Rp104 ribu.
5. PAYOE Alat Penyedot Ingus Bayi
PAYOE Alat Penyedot Ingus Bayi datang dengan ujung silikon yang lembut dan nyaman digunakan pada hidung Si Kecil. Desain kepala hisapnya dibuat pas agar Bunda dapat menyedot lendir dengan lebih mudah.
Harga:
Bunda bisa membeli PAYOE Alat Penyedot Ingus Bayi seharga Rp10 ribu.
Itulah penjelasan mengenai langkah cuci hidung bayi yang aman, manfaat, akibat bahaya, serta rekomendasi perangkat yang dapat digunakan di rumah. Semoga informasinya dapat membantu, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·