Beauties, berjumpa dengan orang baru terkadang bisa membikin kita merasa sedikit gugup. Apalagi jika pertemuan tersebut terjadi dalam situasi penting, seperti wawancara kerja, aktivitas profesional, berjumpa kawan baru, maupun terlebihlagi saat berkenalan dengan seseorang untuk pertama kalinya.
Tanpa disadari, orang lain dapat membentuk kesan mula tentang diri kita melalui beragam hal yang kelihatan dan terdengar dalam sebuah interaksi. Mulai dari penampilan, ekspresi wajah, bahasa tubuh, hingga metode seseorang berbicara dapat menjadi bagiankecil dari keterangan yang diperhatikan sejak pertama bertemu.
Kesan mula tersebut dapat terbentuk dengan cepat. Namun, bukan berarti penilaian yang muncul saat pertama kali berjumpa selalu menggambarkan kepribadian seseorang secara keseluruhan. Persepsi mula dapat berubah setelah seseorang mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk mengenal kita.
Dilansir dari SheBudgets dan Medium, terdapat beberapa sisi yang dapat memengaruhi metode seseorang dinilai ketika berjumpa orang lain untuk pertama kalinya. Lantas, apa saja hal yang dinilai orang lain saat pertama kali bertemu? Yuk, simak selengkapnya!
1. Penampilan dan Kerapian

Penampilan dan kerapian/ Foto: Pexels.com/ Vitaly Gariev
Beauties, sebelum percakapan dimulai, penampilan menjadi salah satu hal yang paling gampang diperhatikan. Pakaian, rambut, kebersihan diri, hingga keseluruhan penampilan dapat menjadi bagiankecil dari kesan mula yang terbentuk ketika seseorang melihat kita.
Pakaian dan penampilan termasuk sisi yang dapat memengaruhi penilaian seseorang dalam beberapa detik pertama. Cara seseorang berpakaian juga dapat memberikan konteks mengenai situasi yang sedang dihadapi, misalnya apakah ia datang ke aktivitas formal, santai, maupun profesional.
Karena itu, salah satu hal yang dinilai ketika pertama kali berjumpa adalah apakah penampilan seseorang kelihatan sesuai dengan situasi. Misalnya, mengenakan busana yang rapi ketika menghadiri wawancara kerja dapat memberikan kesan bahwa seseorang mempersiapkan dirinya untuk menghadapi situasi tersebut.
Namun, bukan berarti penampilan mesti selalu mahal maupun mengikuti tren tertentu. Kerapian dan kesesuaian dengan situasi lebih relevan daripada menggunakan barang bermerek. Selain itu, kesan yang muncul dari penampilan statis merupakan persepsi mula dan belum cukup untuk menggambarkan karakter seseorang secara keseluruhan.
2. Bahasa Tubuh dan Postur

Bahasa tubuh dan postur/ Foto: Pexels.com/ Artem Podrez
Selain penampilan, bahasa tubuh juga dapat menjadi hal yang dinilai ketika seseorang berjumpa dengan orang baru. Cara berdiri, posisi tubuh, pergerakan tangan, hingga sepertiapa seseorang membawa dirinya selama percakapan dapat memberikan keterangan nonverbal kepada lawan bicara. Bahasa tubuh yang terbuka dan postur tubuh yang tegap terkadang dapat memberikan kesan percaya diri. Sebaliknya, pergerakan yang kelihatan tertutup maupun tubuh yang terus membungkuk dapat ditafsirkan berbeda oleh orang lain.
Namun, penafsiran terhadap bahasa tubuh tidak selalu sederhana. Seseorang yang kelihatan gugup ketika pertama kali berjumpa belum tentu merupakan pribadi yang tidak percaya diri. Bisa saja ia cuma membutuhkan waktu untuk merasa betah dengan lingkungan maupun orang yang baru ditemuinya.
Karena itu, tidak perlu terlalu memikirkan setiap pergerakan tubuh ketika berjumpa orang baru. Cukup berupaya memberitahu bahasa tubuh yang betah dan natural. Cara seseorang membawa diri memang dapat memengaruhi kesan awal, tetapi statis bukan satu-satunya alas untuk mengenal kepribadian seseorang.
3. Ekspresi Wajah

Ekspresi wajah/ Foto: Pexels.com/ George Milton
Pernah tidak, Beauties, Anda langsung merasa seseorang kelihatan ramah cuma karena ia tersenyum ketika menyapamu? Hal sederhana seperti ekspresi wajah rupanya dapat menjadi bagiankecil dari kesan yang muncul sejak pertama bertemu.
Ekspresi wajah menjadi salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang gampang diperhatikan. Senyum, tatapan, hingga ekspresi ketika mendengarkan orang lain dapat memberikan kesan tertentu. Ekspresi wajah sebagai salah satu sisi yang dapat memengaruhi sepertiapa seseorang dipersepsikan dalam hubungan awal.
Misalnya, seseorang yang tersenyum dan memberikan respons ketika diajak berbicara dapat dianggap lebih gampang didekati. Sebaliknya, ekspresi yang kelihatan sangat serius maupun minim respons mungkin dapat membikin orang lain memiliki persepsi berbeda.
Meski begitu, Beauties tidak perlu memaksakan diri untuk selalu tersenyum ketika pertama kali berjumpa seseorang. Ekspresi wajah juga dipengaruhi oleh situasi dan kondisi masing-masing individu. Yang lebih krusial adalah memberikan respons yang sesuai dan memberitahu perhatian ketika sedang berinteraksi.
4. Cara Berbicara dan Nada Suara

Cara berbicara dan nada suara/ Foto: Pexels.com/ George Milton
Setelah percakapan dimulai, metode seseorang berbicara menjadi salah satu hal yang dinilai oleh lawan bicara. Bukan cuma isi pembicaraan, tetapi juga sepertiapa seseorang menyampaikan perkataannya. Nada suara, kecepatan berbicara, serta kejelasan ucapan dapat memengaruhi persepsi seseorang dalam hubungan awal. Cara berbicara yang terdengar jelas dan gampang dipahami dapat memberikan kesan tertentu kepada lawan bicara.
Sementara itu, corak berbicara juga dapat menjadi bagiankecil dari penilaian ketika pertama kali bertemu. Seseorang yang berbicara terlalu cepat, misalnya, dapat dipersepsikan berbeda dibandingkan orang yang berbicara dengan tempo lebih tenang. Namun, persepsi tersebut statis bersandar pada konteks dan pengalaman masing-masing pendengar.
Oleh karena itu, Anda tidak perlu mengubah corak bicara cuma untuk menciptakan kesan tertentu. Berbicara dengan jelas, mendengarkan lawan bicara, dan menyesuaikan metode berkomunikasi dengan situasi sudah dapat membantu menciptakan hubungan yang lebih nyaman.
5. Kontak Mata dan Cara Memperlakukan Orang Lain

Kontak mata dan metode memperlakukan orang lain/ Foto: Pexels.com/ George Milton
Beauties, kontak mata juga dapat menjadi salah satu hal yang dinilai ketika berjumpa seseorang untuk pertama kalinya. Saat sedang berbicara, tatapan mata dapat memberitahu bahwa seseorang memperhatikan lawan bicaranya. Kontak mata dapat memengaruhi persepsi dalam hubungan awal. Kontak mata yang sesuai dapat memberikan kesan bahwa seseorang memperhatikan percakapan. Namun, terlalu sedikit maupun terlalu mendalam berbuat kontak mata juga dapat membikin hubungan terasa berbeda.
Selain kontak mata, metode seseorang memperlakukan orang lain juga dapat diamati sejak pertama bertemu. Misalnya, sepertiapa ia berbicara kepada orang yang baru dikenalnya, memberikan respons ketika orang lain berbicara, maupun memperlakukan buruh layanan. Sikap sopan dan menghargai orang lain dapat menjadi bagiankecil dari kesan yang muncul selama interaksi. Saira Saira melalui Medium juga membahas sepertiapa perilaku seseorang terhadap orang lain dapat menjadi bagiankecil dari penilaian ketika orang tersebut diamati dalam situasi sosial.
Namun, sama seperti sisi lainnya, satu hubungan tidak cukup untuk menggambarkan kepribadian seseorang secara utuh. Orang yang kelihatan pendiam maupun kikuk saat pertama kali berjumpa bisa saja memberitahu sisi yang berbeda setelah merasa lebih nyaman.
Beauties, beberapa hal yang dinilai ketika pertama kali berjumpa dapat muncul melalui keterangan sederhana yang kelihatan dalam sebuah interaksi. Meski kesan mula dapat terbentuk dengan cepat, bukan berarti penilaian tersebut selalu benar.
Seseorang bisa saja kelihatan gugup pada pertemuan pertama, tetapi sebenarnya sangat percaya diri ketika sudah merasa nyaman. Begitu pula dengan orang yang kelihatan pendiam belum tentu tidak gemar bersosialisasi. Karena itu, sejak pertama bertemu, kita memang dapat membentuk persepsi tertentu terhadap seseorang, tetapi sebaiknya tidak langsung menganggap persepsi tersebut sebagai deskripsi kepribadiannya. Mengenal seseorang membutuhkan lebih banyak interaksi, waktu, dan pengalaman bersama.
Pada akhirnya, hal yang dinilai orang lain ketika pertama kali berjumpa merupakan bagiankecil dari proses terbentuknya kesan awal. Namun, sepertiapa seseorang bersikap secara konsisten setelah pertemuan pertama statis menjadi bagiankecil krusial dalam memahami dirinya secara lebih menyeluruh.
___
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)