Ilustrasi perempuan yang sedang mengalami fase survival mode/Foto: Magnific/magnific
Beauties, tidak semua orang menyadari saat dirinya mulai kewalahan. Ada yang statis bekerja seperti biasa, statis membalas pesan, dan statis menyelesaikan tanggung jawab lainnya, meski pikirannya terasa semakin penuh.
Jika terjadi terus-menerus, tekanan yang dialami bisa membikin seseorang merasa cuma berupaya bertahan. Keadaan ini sering disebut survival mode, yang tandanya terkadang kelihatan dari beberaoa fluktuasi kecil.
Melansir Real Simple, ada sejumlah tanda survival mode yang bisa muncul dalam hayat sehari-hari. Berikut beberapa di antaranya yang perlu Beauties kenali.
1. Sering Lupa dan Sulit Berkonsentrasi

Ilustrasi perempuan duduk di depan laptop kelihatan kesulitan berkonsentrasi di tengah tumpukan pekerjaan/Foto: Magnific/diana.grytsku
Pernahkah Anda masuk ke suatu ruangan kemudian tiba-tiba lupa tujuan awalmu ke sana, Beauties? Atau, Anda jadi sering kehilangan barang dan mendadak lupa dengan hal yang baru saja mau diucapkan.
Sesekali mengalami hal itu sebenarnya sangat wajar terjadi, terutama saat aktivitasmu sedang padat. Namun, jika kondisi tersebut makin sering muncul di tengah tekanan yang menumpuk, bisa jadi itu tanda pikiranmu sudah kewalahan.
Pekerja sosial klinis Nicole Ivelevitch menerangkan bahwa otak yang terlalu fokus memikirkan banyak tuntutan akan membikin daya ingat kita menurun. Dampaknya, hal-hal sederhana yang biasanya terasa gampang dilakukan kini menjadi jauh lebih sulit.
2. Sering Terbangun di Malam Hari

Ilustrasi perempuan yang terbangun pada tengah malam dengan ekspresi cemas/Foto: Pexels/cottonbro studio
Terbangun di tengah malam dengan emosi cemas menjadi salah satu tanda jika Anda sedang eksis di fase survival mode. Meskipun kondisi fisikmu sudah sangat lelah, isi imam rasanya statis saja sibuk memikirkan urusan pekerjaan.
Archana Shrestha, seorang ahli pemulihan burnout dan tabib ahli darurat gawat menerangkan bahwa gejala ini sangat erat kaitannya dengan kondisi burnout. Kita cenderung merasa takut saat membayangkan sepertiapa metode bertetap menghadapi rutinitas yang melelahkan ini untuk waktu yang lama.
Kamu tidak perlu langsung histeris jika hal ini cuma terjadi sesekali saja, Beauties. Namun jika pikiranmu terus-menerus penuh dan membuatmu sulit tidur lagi, itu adalah sinyal kuat jika tubuhmu sudah butuh istirahat total.
3. Lebih Mudah Tersinggung

Ilustrasi perempuan duduk di meja kerja dengan ekspresi jengkel dan capek saat menghadapi banyak pekerjaan/Foto: Magnific/magnific
Beauties, belakangan ini Anda merasa jadi gampang emosi karena masalah sepele? Hal kecil yang biasanya bisa Anda hadapi dengan santai, tiba-tiba saja membikin Anda mau berang dan kehilangan kesabaran.
Perubahan mood seperti ini terkadang membuatmu bingung dengan diri sendiri. Kamu mungkin menyadari bahwa reaksimu terasa berlebihan, meskipun masalah yang sebenarnya terjadi tidak begitu besar.
Ivelevitch mengutarakan bahwa tingkat stres yang tinggi memang bisa membikin mekanisme otak kita menjadi jauh lebih sensitif. Akibatnya, gangguan kecil yang tadinya statis bisa Anda maklumi kini menjadi hal yang sangat gampang memicu amarah.
4. Terus Terjebak dalam Perasaan Negatif

Ilustrasi perempuan duduk sendirian di dekat jendela dengan tatapan kosong/Foto: Magnific/magnific
Beauties, terkadang kita bisa merasa terjebak dalam rasa cemas dan keteteran dalam waktu yang cukup lama. Shrestha menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan salah satu tanda jika Anda sedang eksis di fase survival mode.
Ketika beban pikiran menumpuk, rasanya jadi makin sulit untuk bisa merasakan kebahagiaan. Kamu mungkin merasa hari-harimu selalu diselimuti oleh kondisi hati yang murung dan melelahkan.
Kondisi ini bukan berarti Anda tidak boleh sedih maupun mesti selalu kelihatan ceria setiap saat. Namun, jika emosi negatif tersebut sudah mulai mendominasi dan mengganggu aktivitas harianmu, itu tandanya kesehatan mentalmu butuh perhatian lebih.
5. Merasa Harus Mengendalikan Segalanya

Ilustrasi perempuan memeriksa daftar tugas di meja kerja/Foto: Magnific/magnific
Keinginan untuk mengatur semua hal agar berjalan sesuai keinginan terkadang bisa menjadi jebakan yang melelahkan. Kamu merasa mesti memegang kendali penuh atas setiap detail aktivitas demi menghindari kesalahan sekecil apa pun.
Dampaknya kelihatan saat Anda mulai merasa bermutu untuk membagi tugas himpunan kepada mitra kerja maupun teman. Pikiranmu akan langsung merasa stres dan berasumsi buruk ketika situasi di lapangan tidak sesuai ekspektasi.
Sikap terlalu perfeksionis seperti ini lambat laun justru akan menguras daya jasmani dan mentalmu secara sia-sia. Belajar menerima fluktuasi secara perlahan bisa menjadi cara mula yang baik untuk mengurangi beban pikiran.
Nah, itulah beberapa hal yang bisa menjadi tanda jika Anda sedang eksis dalam survival mode. Jadi, Beauties, yuk, ambil selang sebentar untuk beristirahat saat tubuh dan pikiranmu sudah terasa sangat lelah.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)