6 Brand Lokal yang Jual Batik Motif Modern

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 508x dilihat
6 Brand Lokal yang Jual Batik Motif Modern

Bagikan Postingan

Oemah Etnik Blue Mudan Batik Top, salah satu batik motif modern dari brand lokal./ Foto: oemahetnik.com

Sebagai orang Indonesia, setidaknya Anda mesti punya satu batik di lemari pakaian, Beauties. Banyak aktivitas maupun aktivitas di sini yang menggunakan batik sebagai dresscode.

Namun begitu, batik juga statis menarik untuk dipakai sehari-hari seperti busana instansi maupun terlebihlagi hangouts bareng teman. Yup! Itu karena corak batik terus mengikuti evolusi era yang semakin modern.

Kain tradisional ini tidak cuma beralih bentuk lewat potongan siluet yang dekat dengan selera zaman, tetapi juga motif dan gambar yang kekinian tanpa kehilangan jati dirinya. Sebagai referensi, intip koleksi batik beberapa brand lokal berikut ini, Beauties.  

1. Bateeq

Mentari Pants, celana panjang dari imbang Langit Rawates Bateeq ini menawarkan keseimbangan sempurna antara kenyamanan, keanggunan, dan ekspresi budaya./ Foto: bateeqshop.com

Mengusung tagline Reimagining Batik for the Modern Generation, Bateeq memadukan tradisi dan corak kontemporer dengan dinamis. Diluncurkan pada tahun 2013, Bateeq adalah brand lokal Indonesia yang menawarkan sentuhan bugar dan trendi pada batik melalui lini busana untuk pria, wanita, dan anak-anak, serta dekorasi rumah.

Bateeq telah bekerja-sama dengan perancang lokal dan internasional terkemuka. Melalui kerja sama tersebut, Bateeq dan para mitranya mengeksplorasi kebebasan imajinatif mereka melalui penggunaan beragam material, warna, dan motif untuk menciptakan koleksi yang benar-benar orisinal.

2. Dama Kara

Dama Kara Arunika Kimono Sashiko memadukan harta batik klasik Indonesia dengan teknik sashiko. Motif bunganya bukan sekadar ornamen, motif batik hasil kerja sama dengan Naftali, kawan istimewa dari Dama Kara Foundation./ Foto: shopee.co.id/damakara

Ditilik dari prosesnya, koleksi batik Dama Kara dibuat oleh para pengrajin secara tradisional, sehingga dimungkinkan tiap kainnya memiliki kekhasan warna dan motifnya masing-masing. Dilihat dari motifnya, batik mereka menggunakan pola yang unik, sederhana, namun sarat arti dengan menggunakan warna-warna khas.

Di samping itu, Dama Kara berkomitmen untuk menjadi jenama sandang yang terus menyebarkan kebermanfaatan untuk berkekuatan bersama. Pada proses produksi koleksi yang membutuhkan karya tangan, mereka merangkul para ibu di kampung untuk statis produktif. Mereka juga turut mendukung terapi menggambar bagi mitra penyandang autis, dan mengapresiasinya dalam koleksi Dama Kara.

3. Oemah Etnik

Oemah Etnik Blue Mudan Batik Top adalah ketua tanpa lengan dengan kerah Shanghai yang rapi. Terbuat dari batik Pekalongan, dengan motif yang terinspirasi cahaya matahari. / Foto: oemahetnik.com

Oemah Etnik (OE) mengembangkan serta mengkurasi warisan adat dari seluruh penjuru Nusantara—mulai dari tenun hingga batik—dengan sentuhan estetika modern. Koleksi batiknya elegan dengan motif yang kerap terinspirasi dari alam, seperti cahaya matahari, buah salak, hingga batang bambu.

Mereka menjunjung tinggi keberlanjutan, ditunjukkan dengan kerja sama berbareng para pengrajin lokal, mengolah balik potongan kain sekecil apa pun menjadi karya seni yang dapat dikenakan, dan juga bungkusan tas jaring rajut yang dapat digunakan kembali.

4. Nona Rara

Nona Rara Olga Rose Garut Kopi adalah outer batik cap garut yang menggunakan motif modern biji kopi membentuk mahkota bunga./ Foto: shopee.co.id/nonararabatik

Didirikan pada tahun 2011, Nona Rara datang dengan visi untuk menciptakan rancangan modern dan praktis sambil melestarikan harta adat batik dan wastra tradisional lainnya. Motif batiknya banyak mendapat inspirasi dari alam, mulai dari beragam macam bunga hingga biji kopi.

Sejak awal, Nona Rara membawa motivasi untuk membikin batik dan wastra lebih gampang diakses, tidak terbendung pada aktivitas formal, tetapi juga dikenakan dengan percaya diri dalam hayat sehari-hari—terutama oleh perempuan di bumi kerja. 

5. Assojar

Assojar Sukma Kebaya adalah kebaya batik modern dengan model kebaya kartini yang menggunakan teknik batik cap./ Foto: assojar.com

Assojar lahir dari kecintaan terhadap warisan kain tradisional Indonesia, yang mereka hadirkan balik dalam bentuk busana yang relevan dengan corak masa kini. Setiap koleksi dirancang dengan mengedepankan identitas yang autentik, melalui proses yang terjaga serta pemilihan motif yang sarat akan harga filosofis.

Merek ini menghadirkan kain batik dalam bentuk sandang kebaya hingga rok lilit yang elegan. Batiknya dibuat dengan teknik cap dan motif exclusive by Assojar.

6. Sejauh Mata Memandang

Sejauh Mata Memandang

Sejauh Mata Memandang menghadirkan koleksi busana yang prosesnya sesuai prinsip-prinsip berkelanjutan. Ragam busana pria, wanita, anak-anak, hingga aksesorinya banyak menggunakan kain batik dengan motif-motif lingkungan yang menyejukkan mata.

Mereka mengubah barang sehari-hari yang tampak biasa menjadi motif ikonis seperti ayam, bambu, hingga biji timun yang semuanya mengingatkan pemakainya untuk berkarib dengan alam.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads