6 Doa Nabi Sulaiman Lengkap Untuk Meluluhkan Hati Seseorang Hingga Mengusir Jin

Jun 05, 2026 07:40 AM - 2 hari yang lalu 2451

Jakarta -

Doa Nabi Sulaiman AS menjadi salah satu ibadah yang banyak dibaca umat Muslim ketika memohon kebaikan kepada Allah SWT. Bacaan ini dipercaya mengandung makna mendalam tentang harapan, keberkahan, dan pertolongan dari Sang Pencipta.

Dalam Islam, bermohon merupakan corak ikhtiar spiritual yang dianjurkan dalam beragam urusan kehidupan. Setiap permohonan hendaknya disampaikan dengan penuh kepercayaan serta ketulusan hati.

Hal tersebut juga sejalan dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Mu’min ayat 60 yang memerintahkan hamba-Nya untuk bermohon dan menjanjikan pengabulan bagi mereka yang memohon kepada-Nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Doa Nabi Sulaiman untuk meluluhkan hati seseorang

إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ۙ أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

Innahụ min sulaimāna wa innahụ bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. allā ta'lụ 'alayya wa`tụnī muslimīn

Artinya:

“Sesungguhnya surat ini dari seseorang berjulukan Sulaiman, dan sesungguhnya (isinya) dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Janganlah kalian sombong kepadaku, tapi datanglah kepadaku sebagai orang yang bertawakal diri.”

Doa Nabi Sulaiman untuk mengusir semut di rumah

حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَوْا۟ عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّمْلُ ٱدْخُلُوا۟ مَسَٰكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Hattā iżā alias 'alā wādin-namli qālat namlatuy yā ayyuhan-namludkhulụ masākinakum, lā yahṭimannakum sulaimānu wa junụduhụ wa hum lā yasy'urụn

Artinya:

“Hingga andaikan mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut, 'Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar Anda tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari'.”

Doa Nabi Sulaiman mengusir jin

يَعْمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَٰرِيبَ وَتَمَٰثِيلَ وَجِفَانٍ كَٱلْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَّاسِيَٰتٍ ۚ ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ

Ya’maluna lahu ma yasyaú mim mahariba wa tamasila wa jifaning kaljawabi wa qudurir rasiyat, I malu ala dawuda syukra, wa qalilum min ‘ibadiyasy-syakur

Artinya:

“Para hantu itu membikin untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai family Daud untuk berterima kasih (kepada Allah). Dan Sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.” (Surat As-Saba ayat 13)

Doa Nabi Sulaiman meminta kekayaan: Arab, latin, & artinya

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

Qāla rabbigfir lī wa hab lī mulkal lā yambagī li`aḥadim mim ba'dī, innaka antal-wahhāb

Artinya:

“Ya Tuhanku, ampunilah saya dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak seorang jua pun miliki sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”

Doa Nabi Sulaiman agar tetap bersyukur

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ

...Robbi awzi'nii an asykuro ni'matakal latii anʼamta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shoolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii 'ibaadikash shoolihiin

Artinya:

“Ya Tuhanku, berilah saya ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau... anugerahkan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan untuk mengerjakan kebaikan saleh yang Engkau ridhoi, dan masukkanlah saya dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Doa Nabi Sulaiman untuk berlindung dari hewan

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَالْهَدْمِ وَالْغَرَقِ وَالْحَرِيقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

Allaahumma innii a'uudzu bika minat taroddi wal hadmi wal ghoroqi wal hariiqi, wa a'uudzu bika an-yatakhobbathonisy syaithoonu 'indal mauti, wa a'udzu bika an amuuta fii sabiilika mudribon, wa a'udzu bika an amuuta ladiigho

Artinya:

“Ya, Allah. Sesungguhnya, saya berlindung kepada-Mu dari keruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam, kebakaran, dan tua renta. Aku berlindung kepada-Mu dari kerusakan setan ketika mati, saya berlindung kepada-Mu dari kematian dalam keadaan beralih dari agama-Mu, dan saya berlindung kepada-Mu dari kematian lantaran sengatan binatang.”

Nah, itulah beberapa referensi angan Nabi Sulaiman AS yang dapat diamalkan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya