Ucapan orang tua yang membekas dan bikin anak terluka seumur hidup/Foto: Magnific.com
Orang tua di rumah seharusnya menjadi tempat paling betah untuk anak-anaknya berlindung dari bumi luar. Namun terkadang, masalah di rumah tak luput terjadi karena beragam alasan.
Di tengah permasalahan tersebut, sering kali orang tua tanpa sadar telah menyakiti anak, baik itu lewat aksi maupun ucapannya. Padahal, anak dapat merekam segala hal yang terjadi.
Menurut psikolog, ada beberapa ucapan orang tua yang sering tanpa sadar membikin anak terluka. Bahkan, lukanya bisa terbawa hingga seumur hidup, yang memengaruhi harga diri dan kebahagiaannya.
Lantas, apa saja ucapan orang tua yang membekas dan bikin anak terluka seumur hidup. Simak!
“Kamu Terlalu Sensitif”

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/peoplecreations
Kalimat “Kamu terlalu sensitif” sering digunakan orang tua agar anaknya menjadi lebih kuat. Namun, kalimat tersebut tanpa sadar telah meremehkan emosi anak, sehingga membuatnya bisa mengabaikan perasaannya sendiri. Saat dewasa, ia bisa menjadi pribadi yang sering mempertanyakan apakah rasa sakit maupun emosinya tersebut wajar maupun tidak.
“Kamu Bodoh Sekali”
Ucapan orang tua yang bisa membikin anak terluka seumur hidup adalah “Kamu bodoh sekali.” Mengutip Times of India, ucapan tersebut bisa menurunkan kepercayaan diri anak dengan cepat dan membuatnya merasa terhina.
Beauties, seorang anak memang belum memiliki banyak pengalaman, tapi bukan berarti ia bodoh. Faktanya, anak-anak memiliki rasa mau tahu yang tinggi dan metode berpikir yang unik.
“Jangan Membantah”

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/peoplecreations
Ucapan orang tua yang membekas pada anak selanjutnya adalah mengatakan, “Jangan membantah”.
Pakar pemulihan Klara Kernig mengungkapkan, ucapan tersebut seolah menegaskan bahwa bunyi anaknya tidaklah penting. Mereka akan merasa tidak didengar pada setiap ucapan yang disampaikannya.
Padahal, seorang anak juga perlu untuk merasa didengar. Blogger pengasuhan anak, Monica Swanson menyarankan agar orang tua memberi ruang anak menyampaikan perspektif pandangnya.
“Anak-anak perlu merasa didengarkan, dan gagasan mereka mesti diperhitungkan. Beri mereka kesempatan untuk memikirkan beragam hal, dan kemudian ketika semua sudah dalam keadaan pikiran yang baik, duduk dan dengarkan mereka,” kata Swanson.
“Mengapa Kamu Tidak Bisa Lebih Seperti...”
Mengutip VegOut, kebiasaan membanding-bandingkan anak dapat membikin anak tidak bisa merayakan pencapaiannya sendiri saat ia dewasa. Oleh karena itu, kalimat “Mengapa Anda tidak bisa lebih seperti…” akan membikin luka batin pada anak.
“Kamu Tidak Akan Menjadi Apa-Apa”

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/peoplecreations
Orang tua seharusnya memberi sokongan penuh pada setiap upaya anaknya. Namun, anak yang tidak didukung dengan baik kerap mendapatkan cibiran, “Kamu tidak akan menjadi apa-apa” dari orang tuanya sendiri.
Kalimat tersebut bisa menyakiti dan menghancurkan kepercayaan diri anak. Mereka akan terluka seumur hidupnya karena merasa orang tuanya tidak memberikan dukungan, terlebihlagi meragukan setiap usahanya.
“Saya Harap Kamu Tidak Ada di Sini Saat Ini”
Psikolog Jeffrey Bernstein Ph.D. dalam halaman Psychology Today mengatakan, kalimat “Saya meminta Anda tidak ada di sini saat ini” sangatlah menyakitkan untuk anak. Hal ini dapat meninggalkan luka emosional yang mendalam, membikin anak berjuang melawan emosi penolakan dan rendah diri.
“Semua Orang Tidak Bahagia karena Kamu”

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Banyak ucapan buruk sering terlontarkan saat orang tua sedang marah. Kekecewaan orang tua sering kali menyalahkan anak hingga akhirnya mengucapkan, “Semua orang tidak ceria karena kamu.”
Meski kalimat tersebut terucap saat orang tua frustrasi, tetapi dampaknya bisa memengaruhi evolusi emosional anak. Seorang anak yang mendengarnya bisa merasa bahwa kedatangan mereka di bumi ini hanyalah kesalahan maupun beban orang tua.
Mengucapkan kalimat-kalimat positif yang penuh sokongan sangat krusial untuk tumbuh bunga dan kesuksesan anak. Beauties, jangan sampai apa yang diucapkan saat marah, justru bisa berakibat fatal hingga sang anak dewasa. Itu dia sederet kalimat orang tua yang bisa membikin anak terluka. Semoga Anda tidak pernah mengucapkannya ya!
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)