9 Ciri Kepribadian Orang Yang Lebih Suka Menyendiri, Bukan Berarti Anti Sosial

Jun 04, 2026 06:00 PM - 6 jam yang lalu 248

Jakarta -

Orang yang lebih suka menyendiri biasanya adalah perseorangan yang merasa nyaman menghabiskan waktu seorang diri. Mereka menikmati ketenangan lantaran mau lebih konsentrasi pada pikiran alias memang menghindari gangguan dari lingkungan sekitar.

Sikap suka menyendiri tidak selalu berfaedah antisosial alias tidak menyukai orang lain. Banyak orang yang suka menyendiri tetap bisa bersosialisasi dengan baik.

"Orang-orang yang tidak takut sendirian biasanya tidak terlalu sensitif terhadap penolakan dan emosi mereka tidak mudah terluka. Ketika mereka berada dalam hubungan romantis, nilai diri mereka tidak berjuntai pada gimana hubungan tersebut berjalan," kata psikolog sosial Bella DePaulo Ph.D, dilansir Psychology Today.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kesendirian sukarela seringkali menimbulkan pertanyaan. Namun, bertentangan dengan dugaan umum, kesendirian yang dipilih justru memberikan akibat positif yang lebih besar terhadap kesejahteraan dibandingkan isolasi yang dipaksakan alias lantaran keadaan.

Orang yang lebih memilih untuk menyendiri condong mempunyai kepribadian yang khas. Simak penjelasannya berikut ini, Bunda!

Ciri kepribadian orang yang suka menyendiri

Dikutip dari laman Futura Science, berikut 9 karakter kepribadian positif dari orang yang lebih suka menyendiri:

1. Nyaman dengan dunianya sendiri

Orang yang suka menyendiri kemungkinan adalah otonomi disposisional. Sebuah studi tahun 2022 di PLOS ONE menjelaskan bahwa otonomi disposisional merupakan kecenderungan seseorang untuk bertindak berasas kesesuaian diri daripada tekanan eksternal.

Orang-orang ini secara konsisten dapat memprediksi motivasi dengan memilih untuk menyendiri. Mereka memilih untuk sendiri bukan untuk menghindari sesuatu, melainkan lantaran kemauan pribadi.

2. Dapat mengontrol emosi dalam diri

Menurut tinjauan literatur tentang kesendirian tahun 2024 di jurnal Social and Personality Psychology Compass, orang yang secara berdikari memutuskan untuk menghabiskan waktu sendirian melaporkan emosi yang lebih positif.

Mereka memiliki tingkat stres yang lebih rendah, dan kepuasan hidup sehari-hari yang lebih besar. Orang yang mencari kesendirian sering kali telah belajar, secara sadar alias tidak, bahwa perihal itu dapat berfaedah pada hidupnya.

3. Pribadi yang introspektif

Introspektif adalah sifat di mana seseorang mempunyai kesadaran penuh atas emosi dan emosinya. Orang yang suka menyendiri biasanya mempunyai kepribadian ini, Bunda.

Sebuah studi kualitatif di European Journal of Social Psychology tahun 2023, yang didasarkan pada wawancara dengan 60 partisipan berumur 19 hingga 80 tahun, menemukan bahwa keahlian untuk introspeksi dan refleksi diri adalah salah satu prediktor kepribadian terkuat terhadap kesejahteraan saat sendirian.

4. Mampu konsentrasi pada satu alias lebih hobi

Mereka yang menyendiri biasanya suka menghabiskan waktu untuk melakukan satu alias lebih hobi, seperti membaca, menulis, alias membikin musik. Penelitian menemukan bahwa produktivitas dan rasa mau tahu merupakan aspek krusial yang memprediksi pengalaman kesendirian positif di beragam golongan usia.

Aktivitas-aktivitas yang menjadi kegemaran dianggap dapat mempertahankan perhatian tanpa memerlukan hubungan sosial.

5. Tidak menganggap kesendirian sebagai kesepian

Kesendirian sebenarnya adalah bagian normal dan sehat dari kehidupan sehari-hari. Tapi, banyak orang sering menyamakannya dengan kesenyapan dan penarikan diri dari pergaulan.

Padahal, orang memilih sendiri bisa jadi lantaran mau mengembangkan dirinya. Mereka lebih suka menyendiri untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi alias menemukan buahpikiran baru untuk melanjutkan pekerjaan.

6. Cenderung bisa mempertahankan hubungan yang selektif namun bermakna

Kecenderungan menyendiri tidak sama dengan menarik diri dari pergaulan sosial ya, Bunda. Hal itu juga berbeda dengan kepercayaan terkenal yang mengatakan bahwa introvert memilih untuk menyendiri lantaran mereka menikmatinya.

Studi di jurnal PLOS ONE tahun 2022 tidak menemukan bukti bahwa introvert dapat memprediksi preferensi alias motivasi dengan menyendiri. Banyak orang yang berorientasi pada kesendirian tetap menjalin hubungan dekat. Mereka hanya melindungi waktu sendirian dengan kesungguhan yang sama seperti yang mereka terapkan pada hal-hal lain.

7. Memiliki hubungan yang kuat dengan alam

Orang yang lebih suka menyendiri biasanya juga mempunyai hubungan yang kuat dengan alam. Bagi orang-orang ini, lingkungan alam membikin kesendirian lebih berfaedah dan bisa memberikan pengaruh 'pemulihan'.

Orang yang merasa lebih berdikari selama menyendiri melaporkan jika mereka merasa lebih tenang. Lingkungan dengan stimulasi rendah seperti taman, hutan, dan pantai secara konsisten dianggap dapat mendukung persepsi tersebut.

8. Menganggap perawatan diri bukan corak memanjakan diri sendiri

Orang yang suka menyendiri umumnya mempunyai rencana terstruktur mengenai hidupnya. Orang-orang ini menganggap bahwa perawatan diri bukan corak 'pemanjaan', tapi sebuah struktur yang kudu dijalani, Bunda.

Sebuah studi tahun 2024 di Journal of Personality mengungkap bahwa kesendirian dapat digunakan sebagai perangkat untuk menurunkan antusiasme harian. Orang-orang yang sudah menggunakannya dengan langkah tersebut condong membangun hari-hari mereka dengan baik.

9. Memiliki kehidupan jiwa yang stabil

Menyendiri bisa jadi merupakan pengalaman positif bagi seseorang, Bunda. Kebiasaan ini apalagi dapat menjadi salah satu prediktor terkuat kesejahteraan jiwa di masa dewasa.

Melalui praktik menyendiri, muncul keahlian untuk tumbuh dan merefleksikan apa yang telah dikembangkan di dalam diri. Kesendirian juga tidak hanya mengembangkan diri, tetapi juga mengungkapkannya dengan baik.

Demikian karakter kepribadian orang yang lebih suka menyendiri. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Selengkapnya