Jakarta -
Keguguran sering meninggalkan kesedihan. Karena saat itu penuh dengan emosi yang kompleks. Namun ada salah satu yang sering menjadi pertanyaan, benarkah tubuh menjadi lebih subur setelah keguguran?
Perempuan krusial untuk memahami bahwa setiap keguguran itu unik. Seperti halnya setiap wanita yang mengalaminya.
Penelitian medis terbaru menunjukkan hasil pengamatan bahwa alih-alih mengubah kesuburan secara permanen, keguguran awal dalam banyak kasus dapat menciptakan kondisi fisiologis yang menguntungkan untuk pembuahan baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluang pembuahan setelah keguguran
Keguguran menjadi mimpi jelek setiap orang tua yang menantikan kelahiran bayi mereka. Setiap trimester sama-sama mempunyai akibat keguguran yang sama, bakal tetapi paling banyak keguguran terjadi pada trimester pertama kandungan.
Melansir laman Reflet, studi menunjukkan bahwa wanita bakal lebih subur dalam 6 bulan setelah keguguran dini. Lebih spesifiknya, sebuah studi menunjukkan bahwa setelah keguguran dengan amenore kurang dari 20 minggu, sekitar 70 persen pasien yang mencoba untuk mengandung kembali sebelum 3 bulan, sukses hamil.
Studi ini diterbitkan di British Medical Journal pada tahun 2010. Kesimpulan dari studi ini setelah melakukan penelitian terhadap lebih dari 3.000 wanita yang menunjukkan secara khusus:
- Risiko keguguran baru lebih rendah jika terjadi kehamilan baru dalam waktu 6 bulan.
- Risiko kehamilan ektopik juga lebih rendah jika terjadi kehamilan baru dalam waktu 6 bulan.
Setelah keguguran, kesempatan bayi sehat lebih besar jika kehamilan selanjutnya mencapai usia kehamilan penuh. Ini lantaran endometrium, yang dipersiapkan dengan baik selama kehamilan berikutnya, tetap kondusif untuk implantasi. Dengan kata lain, mukosa rahim tetap dalam kondisi optimal untuk menampung embrio.
Untuk betul-betul memahami kenapa kesuburan dapat meningkat setelah keguguran, seseorang kudu mempelajari sistem biologis kompleks yang mengatur reproduksi perempuan. Kehamilan, apalagi yang singkat, memicu serangkaian perubahan hormonal dan fisiologis yang tidak berakhir tiba-tiba setelah keguguran.
Perempuan dengan kemampuannya yang luar biasa untuk beradaptasi, mempertahankan selama beberapa bulan 'pencapaian' dari persiapan untuk menjadi ibu ini. Ketahanan perubahan yang menguntungkan ini adalah argumen utama kenapa banyak wanita lebih mudah mengandung dalam beberapa bulan setelah keguguran daripada sebelum kehamilan pertama.
Adapun 70 persen wanita mengandung lagi dalam waktu 3 bulan setelah keguguran dini. Lantas kenapa wanita lebih subur setelah keguguran? Setelah keguguran, tubuh dengan sigap memulihkan keseimbangan hormonalnya. Yakni hormon kehamilan (hCG) menurun, ovulasi dapat dimulai kembali seawal dua hingga empat minggu, terkadang apalagi sebelum menstruasi kembali. Inilah sebabnya kenapa kehamilan dapat terjadi dengan cepat.
Maksudnya, ini bukanlah meningkatkan kesuburan dalam makna sebenarnya, tetapi lebih merupakan awal alami dari siklus, dalam tubuh yang sudah siap. Beberapa penelitian menunjukkan tingkat kehamilan spontan yang lebih tinggi dalam tiga bulan setelah keguguran, tetapi ini berjuntai pada banyak faktor, termasuk usia, kesehatan umum, dan pengalaman emosional.
Cara meningkatkan kesempatan kehamilan setelah keguguran
Memahami sistem biologis yang meningkatkan kesuburan setelah keguguran itu perlu, tetapi mengetahui langkah mengoptimalkan kondisi alami ini adalah perihal lain.
Tubuh Bunda menawarkan kesempatan berharga, dan ada langkah konkret dan penuh perhatian untuk memaksimalkannya sembari menjaga kesejahteraan emosional.
Pendekatan untuk meningkatkan kehamilan setelah keguguran tidak hanya mempertimbangkan aspek fisiologis kesuburan semata. Berikut beberapa langkah yang bisa Bunda praktikkan:
1. Dengarkan tubuh
Bunda dapat memperhatikan lendir serviks. Kembalinya lendir dalam corak krim menunjukkan kembalinya ovulasi dan karenanya siklus menstruasi dan kesuburan.
2. Makan dengan baik
Bunda dapat melakukan diet anti-inflamasi, ialah Omega-3, antioksidan, sayuran hijau gelap.
3. Hargai waktu
Keguguran bukan berfaedah memberikan tekanan pada tubuh. Sebagian besar wanita yang mengalami keguguran awal tidak mempunyai akibat negatif pada kesuburannya.
4. Pentingnya pendekatan nutrisi yang tepat sasaran
Pola makan berkedudukan krusial dalam mengoptimalkan periode peningkatan kesuburan ini. Setelah keguguran, tubuh memerlukan nutrisi spesifik untuk mengisi kembali cadangannya dan menjaga lingkungan hormonal yang optimal.
Misalnya folat, tidak hanya krusial untuk pencegahan abnormal tabung saraf tapi folat juga berkedudukan aktif dalam sintesis DNA dan pembelahan sel, yang merupakan proses krusial selama implantasi embrio. Asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA, patut mendapat perhatian khusus.
Nutrisi krusial ini memengaruhi produksi prostaglandin, molekul yang mengatur peradangan dan kontraksi rahim. Keseimbangan omega-3 yang baik dapat membantu menjaga lingkungan rahim yang stabil dan reseptif.
Antioksidan seperti vitamin C dan E, selenium, dan seng melindungi oosit dari stres oksidatif dan mendukung kegunaan ovarium yang optimal selama periode kritis ini.
5. Manajemen stres, aspek kunci yang sering diremehkan
Stres kronis dapat sangat membahayakan kesuburan dengan mengganggu sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium. Hormon stres kortisol dapat menghalang produksi hormon stres tertentu, menciptakan pengaruh domino yang mengganggu ovulasi.
Setelah keguguran, wajar untuk merasa resah tentang kehamilan di masa depan, tetapi krusial untuk tidak membiarkan kekhawatiran itu merusak kesempatan Bunda untuk hamil.
Menurut penelitian, idealnya untuk mengandung lagi itu terjadi dalam waktu 6 bulan setelah keguguran. Namun, keputusan ada di tangan Ayah dan Bunda. Tdak perlu memberi tekanan pada diri sendiri.
Rekomendasi medis standar adalah menunggu 6 bulan sebelum mencoba kehamilan baru. Rekomendasi ini didasarkan pada pendapat bahwa tubuh memerlukan waktu untuk pulih secara bentuk dan emosional.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·