ILUSTRASI Rasulullah SAW.
Kincai Media, JAKARTA — Ustaz Abdul Somad (UAS) dan KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha menjelaskan keberkahan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui kisah Abu Lahab. Meski dikenal sebagai salah seorang penentang Nabi dan Islam, Abu Lahab disebut mendapat keringanan balasan lantaran berbahagia atas kelahiran Rasulullah SAW hingga memerdekakan budaknya berjulukan Tsuwaibah.
Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah di Indonesia diyakini bertepatan dengan tanggal 25 Agustus 2026. Menjadi kebiasaan Muslim Indonesia merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. UAS menjelaskan, selama ada dalilnya maka Maulid Nabi maupun Tahlilan tidak termasuk bidah.
UAS menerangkan bahwa Abu Lahab diringankan azabnya setiap Senin lantaran pada hari Senin, Abu Lahab membebaskan budaknya berjulukan Tsuwaibah."Abu Lahab punya budak (bernama Tsuwaibah), budak inilah yang datang ke rumah Abu Lahab memberi berita (kelahiran Nabi Muhammad SAW)," kata UAS dalam tausiyahnya yang diunggah di channel Youtube Tanya Ustadz Abdul Somad pada awal 2025.
Tsuwaibah mengabarkan kepada Abu Lahab bahwa keponakannya sudah lahir, Aminah melahirkan anak laki-laki. Mendengar perihal itu, Abu Lahab sangat senang.
UAS menjelaskan, dari mana umat Islam bisa tahu kisah dan riwayat tentang Abu Lahab ini, ialah dari Sahih Bukhari.Berkatalah Imam al-Hafidz al-Maqdisi seorang mahir hadis, "Kalau si kafir (Abu Lahab) yang sudah jelas masuk neraka diringankan azabnya lantaran senang menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bagaimana dengan orang yang sepanjang umurnya senang menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW dan meninggal dalam keadaan bertauhid."
UAS menjelaskan bahwa bidah itu jika tidak ada dalil sama sekali dari jauh maupun dari dekat, baru bisa dikatakan bidah. Ada dalil Maulid Nabi maka tidak bidah. Jika sesuatu melanggar Alquran, hadis, ijma dan qiyas, baru dikatakan bidah."Selama tetap ada dalilnya maka tidak bisa disebut dengan bid'ah," ujar UAS.
UAS menjelaskan bahwa angan berbareng ada dalilnya, baca Surat Yasin berbareng ada dalilnya, Tahlilan ada dalilnya, dan Maulid Nabi juga ada dalilnya.