Biar Nggak Salah Duga, Pria Ini Hitung Untung-rugi Bikin Es Gabus Pakai Ilmu Ekonomi Dan Fisika

Jan 28, 2026 03:00 PM - 3 bulan yang lalu 96801
Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: FB alif.towew

Kincai Media - Belakangan ini media sosial diramaikan dengan tuduhan terhadap seorang pedagang yang disebut menjual es kue gabus berbahan spons cuci piring. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut melalui kajian biaya dan sifat bentuk bahan, berita tersebut dipastikan adalah hoaks dan produk tersebut tetap layak untuk dikonsumsi.

Isu ini terpatahkan melalui komparasi modal antara nilai spons di pasar dengan bahan baku original es gabus, ialah tepung hunkwee. Secara logika bisnis, seorang penjual justru bakal mengalami kerugian jika nekat menggunakan spons sebagai bahan pengganti lantaran nilai modalnya jauh melampaui nilai jual es tersebut di masyarakat.

Analisis Logika Ekonomi dan Sains

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Berdasarkan kalkulasi matematis pembuat konten FB alif.towew, nilai satu buah spons mencapai Rp4.750 dengan dimensi sekitar 210 centimeter. Jika spons tersebut dipotong menjadi es gabus berukuran 50 centimeter, hanya bakal dihasilkan 4 pangkas es. Dengan nilai jual seribuan per potong, total pendapatan hanya Rp4.000, yang artinya modal spons saja sudah lebih mahal daripada hasil penjualannya.

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

“Nah, kan harganya seribuan, berfaedah artinya 4 ribuan si hasil penjualan empat pangkas itu kan? Nah sekarang jika ini spons harganya tadi Rp4.750, belum dari pewarna, belum dari gula, belum dari lain-lain. Artinya apa? Artinya yang dijual hanya 4 ribu, modalnya Rp4.750. Ini berfaedah kan modal lebih besar dari penjualan. Bapak ini bakal rugi jika pakai bahannya spons,” jelasnya.

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Sebaliknya, penggunaan tepung hunkwee original jauh lebih efisien dan menguntungkan. Berikut perbandingannya:

- Modal Tepung hunkwee: Harga satu balut tepung hunkwee hanya sekitar Rp3.000.

- Produktivitas: Satu balut tepung tersebut bisa menghasilkan hingga 18 pangkas kue gabus.

- Potensi Keuntungan: Dari modal Rp3.000, penjual bisa mendapatkan hasil Rp18.000, yang berfaedah terdapat untung hingga 600%.

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

“Sedangkan yang original itu pakai hunkwee harganya tuh hanya Rp3.000 dan saya lihat di IG Kakak ini (merujuk pembuat konten lain), satu hunkwee ini tuh bisa menghasilkan 18 pangkas kue gabus. Artinya dari Rp3.000 hunkwee ini bisa ngebikin Rp18.000. Ini untung 600%. Jadi secara ekonomi juga sudah tidak masuk logika nih jika Bapak ini pakai spons lantaran harganya lebih mahal dari kelak penjualannya,” lanjutnya.

Secara ilmiah, bukti bahwa es tersebut bukan spons juga terlihat saat dibakar. Spons sintetis bakal langsung menjadi gosong lantaran tidak mempunyai fase cair, sedangkan es gabus original bakal meleleh menjadi air lantaran memerlukan kalori untuk proses peleburan.

“… Kemudian ketika dibakar, Bapak ini bilang katanya ini meleleh nih enggak bisa gosong. Nah justru ini membuktikan bahwa itu terbuat dari air kenapa? Karena di sini nih, jika kita tadi kan hitung volumenya 50, berfaedah massanya jika kita tinggal massa jenis itu sekitar 0,05 kilo. Nah lantaran ini es dia kan berubah jadi air berfaedah ini ada proses meleburnya nih. Nah berfaedah ini besarnya kalori yang dibutuhkan adalah 16.700. Kalori ini tuh digunakan untuk merubah semua es jadi air. Nah sedangkan jika 16.700 ini digunakan untuk membakar spons maka spons itu bakal jadi gosong lantaran tidak punya fase cair. Nah justru pas video itu bilang oh ini meleleh enggak bisa gosong nah itu membuktikan lantaran meleleh itu artinya bahannya berbasis air. Nah jika gosong justru ini bakal jadi berbahan spons sintetis,” paparnya.

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Biar nggak salah duga, laki-laki ini hitung untung-rugi bikin es gabus pakai pengetahuan ekonomi dan fisika

foto: Facebook/alif.towew

Penjelasan ilmiah dari pembuat konten ini akhirnya memberi wawasan bagi khalayak dan mempertegas kebenaran bahwa es gabus alias es kue yang diisukan terbuat dari spons adalah tidak benar.

FAQ Seputar Es Kue alias Es Gabus

1. Mengapa es kue gabus sering disebut mirip spons?

Tekstur es kue gabus yang berliang dan kenyal memang sekilas menyerupai spons, namun perihal itu berasal dari sifat tepung hunkwee yang mengembang dan memadat setelah dimasak berbareng santan alias susu.

2. Apakah ada langkah mudah membedakan makanan original dengan bahan sintetis?

Salah satu langkah termudah adalah dengan uji bakar sederhana. Bahan berbasis air bakal meleleh, sementara bahan sintetis seperti plastik alias spons biasanya bakal menghitam, mengeluarkan aroma menyengat, alias menggumpal keras.

3. Apa kandungan utama dalam tepung hunkwee yang kondusif bagi tubuh?

Tepung hunkwee umumnya terbuat dari saripati kacang hijau, sehingga mengandung karbohidrat dan protein nabati yang kondusif dikonsumsi sebagai bahan pangan.

4. Bagaimana langkah menyimpan es kue gabus agar kualitasnya tetap terjaga?

Es sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di dalam freezer untuk mencegah kristal es berlebih dan menjaga tekstur kenyalnya tetap konsisten saat dimakan.

5. Mengapa rumor makanan tiruan seperti ini sering viral di masyarakat?

Seringkali lantaran kurangnya pemahaman tentang proses produksi makanan dan kemudahan penyebaran info di media sosial tanpa adanya verifikasi kebenaran alias logika ekonomi terlebih dahulu.

(brl/tin)

Selengkapnya