
Cara mencuci beras kualitas rendah | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Beras adalah bahan makanan pokok yang nyaris tidak pernah tidakhadir dari dapur rumah tangga Indonesia. Dari sekian banyak jenisnya, beras putih tetap menjadi pilihan utama lantaran teksturnya yang pulen dan rasanya yang sedikit manis alami.
Namun, soal harga, beras putih bisa sangat bervariasi. Kualitas beras umumnya ditentukan dari corak butirannya, aroma, tekstur setelah dimasak, hingga rasanya. Semakin baik semua aspek itu, semakin tinggi pula harganya. Sebaliknya, beras dengan nilai lebih terjangkau biasanya punya kualitas yang lebih rendah — aromanya lebih apek, warnanya kurang cerah, dan hasil nasinya pun kurang memuaskan.
Beras Murah Bukan Berarti Tidak Bisa Jadi Lezat
Meskipun kualitasnya di bawah beras medium alias premium, beras nilai terjangkau sebenarnya tetap bisa diolah menjadi nasi yang lezat dan layak disantap. Kuncinya ada pada langkah mencucinya sebelum dimasak.
Seorang pembuat konten YouTube berjulukan Yulfin Belwawin pernah membagikan trik sederhana namun efektif dalam salah satu videonya. Menurutnya, proses pencucian beras menjadi tahap paling krusial yang sering diremehkan. Dengan menambahkan dua bahan dapur yang nyaris selalu tersedia di rumah, kualitas beras bisa meningkat secara signifikan — lebih wangi, lebih putih, dan lebih bersih sebelum masuk rice cooker.
Kedua bahan ajaib itu adalah garam dapur dan air perasan lemon.
Mengapa Garam dan Lemon?
Sebelum masuk ke langkah-langkahnya, krusial untuk memahami kenapa dua bahan ini bekerja efektif pada beras.
Garam mempunyai sifat abrasif alami. Ketika beras diremas berbareng garam, butiran garam bakal menggerus permukaan beras secara perlahan. Proses ini membantu mengangkat lapisan kusam, kotoran, dan sisa sekam yang menempel — hasilnya, beras terlihat lebih putih dan bersih setelah dicuci.
Lemon bekerja sebagai penetral aroma alami. Kandungan masam sitrat di dalamnya efektif menghilangkan aroma apek yang sering muncul pada beras kualitas rendah, sekaligus memberikan aroma segar yang ringan pada beras sebelum dimasak.
Cara Mencuci Beras Kualitas Rendah agar Lebih Putih dan Tidak Apek
Berikut langkah-langkah yang bisa langsung dipraktikkan di dapur, dikutip BrilioFood dari YouTube Yulfin Belwawin.
Langkah 1 — Siapkan beras di dalam wadah
Masukkan beras yang hendak dimasak ke dalam wadah. Bisa langsung menggunakan panci bagian dalam rice cooker agar lebih praktis.
Langkah 2 — Tambahkan garam dan air perasan lemon

foto: YouTube/yulfin belwawin
Taburkan sedikit garam dapur ke dalam beras, lampau tambahkan air perasan lemon secukupnya. Tidak perlu terlalu banyak — cukup untuk membantu proses pembersihan.
Langkah 3 — Tambahkan air, remas, lampau buang air cucian

foto: YouTube/yulfin belwawin
Tuangkan air ke dalam wadah, kemudian remas-remas beras secara merata agar garam dan lemon bekerja maksimal. Setelah itu, buang air cucian dan isi kembali dengan air bersih yang baru. Ulangi proses ini sebanyak 3 hingga 4 kali hingga air cucian terlihat lebih jernih.

foto: YouTube/yulfin belwawi
Hasilnya Bikin Kaget

foto: YouTube/yulfin belwawin
Setelah melalui proses pencucian tersebut, perubahan pada beras terlihat cukup mencolok. Warna beras yang sebelumnya terlihat kusam dan agak kecokelatan berubah menjadi lebih cerah dan bersih.
Seperti yang diungkapkan langsung oleh Yulfin dalam videonya, "Tadinya agak hitam, lebih buluk. Tapi setelah saya cuci, dia lebih bersih dan kinclong dari yang pertama tadi."
Setelah dicuci empat kali dengan metode ini, beras sudah siap dimasak seperti biasa menggunakan rice cooker. Tidak perlu bahan tambahan lain saat memasak — cukup air dengan takaran normal.
Tips Tambahan agar Hasil Nasi Makin Maksimal
Selain trik mencuci di atas, ada beberapa perihal mini yang bisa membantu meningkatkan kualitas nasi dari beras nilai terjangkau:
- Perhatikan takaran air. Beras kualitas rendah kadang memerlukan sedikit lebih banyak air agar hasil nasinya tidak keras alias kering.
- Diamkan sejenak sebelum dimasak. Setelah dicuci bersih, rendam beras selama 10–15 menit. Proses ini membantu butiran beras menyerap air lebih merata sehingga nasi matang lebih sempurna.
- Tambahkan sedikit minyak kelapa alias daun pandan. Jika mau aroma nasi lebih harum, tambahkan setetes minyak kelapa alias selembar daun pandan saat memasak. Cara ini sudah lama dipakai di banyak dapur tradisional Indonesia.
- Jangan terlalu sering membuka tutup rice cooker saat proses memasak berlangsung, lantaran uap panas yang keluar bisa memengaruhi kematangan nasi.
FAQ Seputar Mencuci Beras Kualitas Rendah
1. Apakah kondusif menggunakan garam saat mencuci beras? Apakah bakal membikin nasi jadi asin?
Sangat aman. Garam yang digunakan hanya dalam jumlah mini dan bakal ikut terbuang berbareng air cucian. Selama beras dibilas beberapa kali setelahnya, tidak bakal ada rasa asin yang tersisa pada nasi.
2. Lemon bisa diganti dengan apa jika tidak tersedia?
Bisa diganti dengan cuka makan dalam jumlah sangat sedikit, alias air perasan jeruk nipis yang punya kegunaan serupa sebagai penetral aroma masam alami. Jeruk nipis apalagi lebih mudah ditemukan di pasar tradisional Indonesia.
3. Berapa kali idealnya beras dicuci dengan metode ini?
Sebaiknya 3 hingga 4 kali pencucian. Terlalu sering mencuci beras justru bisa menghilangkan kandungan nutrisi seperti vitamin B yang larut dalam air.
4. Apakah trik ini hanya bertindak untuk beras kualitas rendah?
Tidak harus. Trik ini juga bisa diterapkan pada beras biasa untuk hasil yang lebih bersih dan wangi. Hanya saja, manfaatnya paling terasa pada beras yang aromanya cukup apek alias warnanya kurang cerah.
5. Apakah langkah mencuci beras ini memengaruhi nilai gizi nasinya?
Proses mencuci beras memang bisa sedikit mengurangi kandungan vitamin yang larut air. Namun, penambahan garam dan lemon dalam jumlah mini tidak memberikan akibat signifikan terhadap nilai gizi secara keseluruhan. Manfaat kebersihan dan peningkatan aroma jauh lebih besar dari risikonya.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·