Cara membersihkan sela-sela alat parut yang dipenuhi sisa keju dan kelapa tanpa melukai tangan

Temukan Makanan Terbaik Jul 03, 2026 10:00 AM 30820
Cara membersihkan sela-sela perangkat parut yang dipenuhi sisa keju dan kelapa tanpa melukai tangan

cara membersihkan parutan keju | foto ilustrasi: Gemini AI

Kincai Media - Memasak menggunakan keju alias kelapa parut memang bikin hidangan kita jadi makin lezat. Tapi, urusan mencuci perangkat parut setelahnya sering kali bikin malas lantaran sisa makanan suka menyumbat di sela-sela lubang kecilnya. Lemak dari keju yang lengket dan serat kelapa yang kesat sering kali menempel kuat dan susah dihilangkan jika kita hanya membilasnya dengan air biasa.

Kalau dipaksa digosok pakai jari kosong alias spons biasa, yang ada jari kita bisa terluka alias sponsnya malah hancur tercabik-cabik. Untungnya, ada beberapa trik pandai yang bisa kita lakukan untuk merontokkan semua kotoran tersebut dengan cepat. Kita bisa memanfaatkan bahan dapur dan perangkat bantu sederhana agar parutan kembali higienis tanpa akibat tangan teriris.

Tindakan Pencegahan Sebelum Menggosok Parutan

Kunci sukses dari pembersihan ini sebenarnya dimulai sesaat setelah kita selesai menggunakan parutan. Jangan menunda untuk membilas parutan lantaran sisa keju dan kelapa yang mengering bakal mengeras seperti semen dan menjadi acapkali lipat lebih susah dibersihkan.

Saat membilas, pastikan kita mengalirkan air hangat dari arah berlawanan, ialah dari sisi dalam parutan menuju ke luar. Tekanan air ini bakal mendorong sisa makanan keluar dari lubang parutan, bukannya malah membikin kotoran semakin tersangkut di dalam mata pisau.

Trik Cerdas Merontokkan Sisa Keju dan Kelapa

1. Memarut Kentang Mentah

Menggunakan kentang mentah adalah langkah alami yang sangat efektif untuk mendorong sisa makanan keluar dari lubang parutan. Serat padat dan tekstur keras dari kentang bakal menyapu bersih sisa keju alias kelapa yang tersangkut di sela-sela pisau. Metode ini sangat kondusif lantaran kita cukup melakukan aktivitas memarut seperti biasa tanpa perlu menyentuh area yang tajam.

Bahan/alat:

- 1 pangkas kentang mentah ukuran sedang

Langkah:

1. Potong kentang mentah menjadi bagian yang mudah digenggam oleh tangan.
2. Parut kentang tersebut pada sela-sela parutan yang tetap kotor akibat sisa keju alias kelapa.
3. Periksa bagian belakang parutan untuk memastikan sisa makanan sudah terdorong keluar seluruhnya oleh serat kentang.

2. Teknik Sikat Gigi Bekas dan Sabun Cair

Sikat gigi jejak mempunyai bulu sikat yang cukup kokoh untuk menjangkau bagian dalam lubang parutan yang sempit. Gerakan menyikat yang searah dengan mata pisau bakal melepaskan serat kelapa yang tersangkut dengan mudah. Cara ini menjaga jemari kita tetap berada di jarak yang kondusif dari tajamnya mata parutan selama proses pembersihan.

Bahan/alat:

- 1 buah sikat gigi jejak bertekstur bulu keras

- Sabun cuci piring cair secukupnya

Langkah:

1. Oleskan sedikit sabun cuci piring cair langsung ke permukaan sikat gigi jejak yang sudah dibasahi.
2. Gosok permukaan parutan dengan aktivitas searah dari atas ke bawah mengikuti mata pisau agar bulu sikat tidak tersangkut.
3. Bilas parutan dengan air mengalir sampai semua busa dan sisa kotoran hanyut bersih.

3. Perendaman Air Hangat dan Soda Kue

Merendam parutan merupakan solusi paling pas jika sisa keju alias kelapa sudah terlanjur mengering dan mengeras. Kombinasi air hangat dan soda kue bekerja aktif melunakkan minyak kelapa serta lemak keju yang menempel kuat. Setelah direndam, kotoran yang menyumbat bakal melunak sehingga jauh lebih mudah untuk kita rontokkan.

Bahan/alat:

- Air hangat secukupnya
- 1 sendok makan soda kue
- 1 sendok makan sabun cuci piring cair

Langkah:

1. Campurkan air hangat, soda kue, dan sabun cuci piring cair ke dalam wadah alias baskom yang cukup besar.
2. Masukkan parutan yang kotor ke dalam campuran air tersebut hingga seluruh bagian lubangnya terendam sempurna.
3. Diamkan selama 10 sampai 15 menit sebelum kita membilas dan menyikatnya ringan di bawah air mengalir.

4. Alat yang Harus Dihindari dan Direkomendasikan

Untuk menjaga keawetan perangkat dapur kita dan keselamatan tangan saat mencuci, kita perlu memilih perangkat pembersih yang tepat. Tabel di bawah ini merangkum perangkat apa saja yang kondusif dan rawan untuk membersihkan parutan:

Jenis Alat Status Alasan Keamanan dan Efektivitas
Sikat Gigi / Sikat Nilon ✓ Direkomendasikan Memiliki gagang yang menjaga jarak tangan dari pisau, serta bulunya efektif menjangkau sela sempit.
Sabut Baja (Steel Wool) + Penjepit ✓ Direkomendasikan Sangat kuat merontokkan kerak kering, kondusif jika dipegang menggunakan penjepit makanan (tongs).
Spons Busa Standar ✕ Harus Dihindari Mudah hancur tercabik mata pisau dan bisa meninggalkan mikroplastik yang menempel di parutan.
Kain Lap Piring ✕ Harus Dihindari Serat kain mudah tersangkut di mata pisau parutan dan bisa menjadi sarang kuman baru.
Jari Tangan Telanjang ✕ Harus Dihindari Memiliki akibat paling tinggi membikin kulit jari teriris alias terluka akibat gesekan langsung.

Cara Mengeringkan Parutan dengan Aman

Setelah parutan bersih, jangan sekali-kali menyeka parutan secara langsung menggunakan kain lap dengan tangan kita. Gerakan menyeka yang salah bisa membikin kain robek alias apalagi melukai jari kita kembali.

Solusi terbaiknya adalah dengan mengibaskan parutan beberapa kali di atas wastafel untuk mengurangi sisa air yang menempel. Setelah itu, jemur parutan dengan posisi berdiri alias digantung di area dapur yang mempunyai sirkulasi udara baik agar sigap kering dan tidak memicu timbulnya karat.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Kenapa air dingin tidak disarankan untuk membilas sisa keju pada parutan?

Air dingin bakal membikin lemak dan minyak yang ada pada keju membeku serta semakin mengeras, sehingga keju bakal menempel lebih kuat di sela-sela parutan dan semakin susah dibersihkan.

2. Apakah metode ini kondusif digunakan untuk parutan jenis microplane yang lubangnya sangat kecil?

Sangat aman, terutama metode menggunakan sikat gigi jejak dan perendaman air hangat lantaran bulu sikat gigi cukup lembut untuk masuk ke lubang mikro tanpa merusak ketajaman pisaunya.

3. Bagaimana langkah membersihkan bulu sikat gigi yang tidak sengaja patah dan tersangkut di parutan?

Kita bisa menggunakan tusuk gigi kayu untuk mendorong patahan bulu sikat tersebut dari arah dalam parutan ke arah luar sampai terlepas.

4. Bolehkah kita langsung memasukkan parutan kotor ke dalam mesin pencuci piring (dishwasher)?

Sebaiknya jangan langsung dimasukkan, lantaran sisa kelapa alias keju yang padat bisa menyumbat filter mesin pencuci piring; lakukan pembilasan awal dengan air hangat terlebih dahulu.

5. Apa yang kudu dilakukan jika parutan mulai menunjukkan tanda-tanda karatan setelah dicuci?

Kita bisa menggosok bagian yang karatan menggunakan campuran pasta soda kue dan sedikit air lemon, lampau sikat dengan sikat gigi sampai karatnya hilang, kemudian langsung keringkan total.

(brl/tin)

Selengkapnya