7 Ciri Orang Dengan Eq Tinggi Yang Terlihat Dari Kebiasaannya

Aug 14, 2026 12:00 PM - 13 jam yang lalu 254

Kecerdasan emosional alias emotional quotient (EQ) tampaknya semakin menarik dibahas. Terlebih lagi, keahlian ini juga dapat dikenali melalui kebiasaan sehari-hari setiap orang yang dilakukan secara konsisten.

EQ menjadi salah satu keahlian krusial untuk membangun hubungan sehat dengan orang lain. Seseorang dengan EQ tinggi tidak selalu terlihat dari kepiawaiannya dalam berbicara, tetapi juga tercermin dari langkah menghadapi situasi alias memperlakukan orang di sekitarnya.

Hal ini membantu seseorang mengenali emosi pribadi, memahami emosi orang lain, hingga mengendalikan respons ketika menghadapi masalah.


“Kecerdasan emosional dideskripsikan sebagai keahlian perseorangan untuk mengenali emosi mereka sendiri dan emosi orang lain, membedakan beragam emosi dan memberi label yang tepat, menggunakan info emosional untuk membimbing pemikiran dan perilaku, serta mengelola dan/atau menyesuaikan emosi untuk beradaptasi dengan lingkungan alias mencapai tujuan seseorang,” ujar Psikolog Daniel Goleman, dikutip dari laman Your Tango.

Ciri-ciri orang dengan EQ tinggi dari kebiasaannya

Penelitian yang diterbitkan di Journal of Personality and Social Psychology tahun 2009 menjelaskan gimana mengabaikan emosi negatif dengan memendamnya alias menolak untuk menghadapinya bakal mengikis kebahagiaan.

Untuk itu, Bunda dapat mengenali orang dengan EQ tinggi dari hal-hal konsisten yang dilakukan mereka:

1. Tidak ragu meminta bantuan

Orang dengan EQ tinggi tidak ragu meminta support untuk mendapatkan info dan wawasan berharga, sehingga mereka bisa menghadapi situasi dengan lebih baik dari sekarang dan di masa depan.

2. Menghadapi masalah secara langsung

Orang yang pandai secara emosional juga tidak menyangka ketika ada masalah alias menghindarinya. Bagi mereka, perihal itu dapat meningkatkan stres.

“Cobalah melakukan sesuatu yang membikin Anda merasa tenang dan tidak terganggu. Kamu dapat menyelaraskan diri dengan emosi positif dengan memikirkan sesuatu yang sama sekali tidak mengenai dengan masalah, tetapi sesuatu yang membikin Anda rileks, dan membawa ketenangan, kedamaian, alias kebahagiaan tertentu,” ujar master Bhavna Dalal, Ph.D.

3. Mampu mengkomunikasikan perasaannya sendiri

Orang dengan EQ tinggi bisa mengkomunikasikan perasaannya sendiri. Mereka mempunyai orasi internal yang bisa menenangkan pikiran ketika terkena masalah.

“Berbicara kepada diri sendiri alias secara pribadi bermanfaat. Monolog internal membantu kita mencapai penemuan diri, mengatasi halangan mental, alias memotivasi untuk memecahkan masalah,” ungkap life coach di Amerika Serikat, Sidhharrth S. Kumaar, Ph.D.

Monolog jiwa biasanya mirip dengan langkah berbincang kepada teman-teman. Bicara kepada diri sendiri bisa berupa mengungkapkan pikiran dengan tenang dan lantang. Bagaimanapun, itu adalah proses pasif, langkah untuk sekadar menumbuhkan kesadaran bakal ide-ide yang dimiliki diri sendiri.

4. Fokus pada solusi daripada masalah

Orang dengan EQ tinggi bisa mengelola emosi dengan baik, sehingga tidak mudah terjerumus dalam masalah. Mereka bisa menguraikan situasi yang dapat menimbulkan stres.

5. Menganggap perawatan diri dengan serius

Perawatan diri adalah keahlian yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental.

Orang-orang dengan EQ tinggi menganggap perawatan diri dengan serius, seperti memperhatikan kebiasaan tidur.

“Tidur tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga untuk kebahagiaan. Tetapi jika Anda tidak tidur dengan betul alias tidak mendapatkan rehat malam yang cukup, Anda bakal merasa capek dan lesu serta mungkin mengalami beragam masalah kesehatan lainnya. Ketika Anda bertanya-tanya kenapa tidak bisa tidur, sebaiknya perhatikan kebiasaan sebelum membaringkan kepala di malam hari,” ungkap psikoterapis Teralyn Sell, Ph.D.

6. Memiliki kepercayaan diri yang kuat

Mereka juga mempunyai kepercayaan diri yang kuat. Orang-orang ini tidak menunggu orang lain untuk memberikan semangat dan dukungan.

7. Tidak terpaku pada hal-hal negatif

Mereka dengan EQ tinggi tidak mudah terpaku pada hal-hal yang negatif. Bagi mereka, terus menatap rintangan tidak bakal membawa kemajuan. Orang-orang ini perlu konsentrasi pada hal-hal positif dan yang mungkin dilakukan untuk mengurangi stres dan menciptakan perubahan positif.

“Di setiap momen, kita selalu dapat menemukan sesuatu untuk dikritik, dan di setiap momen, kita selalu dapat menemukan sesuatu untuk diapresiasi,” ungkap confidence coach Christy Whitman.

Nah, itulah beberapa karakter orang dengan EQ tinggi yang dapat Bunda kenali dari kebiasaan sehari-hari yang konsisten dilakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

Selengkapnya