Menyusui sering dianggap sebagai proses yang bakal melangkah secara alami setelah bayi lahir. Namun, kenyataannya tidak sedikit ibu yang menghadapi kesulitan menyusui sejak hari-hari pertama. Tantangan tersebut bisa berupa rasa nyeri, kelelahan, hingga kekhawatiran apakah ASI yang diberikan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil.
Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa banyak ibu merasa pengalaman menyusui jauh lebih menantang dibandingkan ekspektasi mereka. Meski demikian, proses ini juga menghadirkan momen berbobot yang mempererat ikatan antara ibu dan bayi.
Lantas, apa saja kebenaran di kembali pengalaman menyusui yang dialami para ibu? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini, Bunda.
Penelitian tentang kesulitan ibu menyusui
Mengutip laman The Sun, survei terhadap 1.000 ibu di Inggris yang pernah menyusui dalam tiga tahun terakhir menemukan bahwa 54 persen responden mengaku menyusui lebih susah daripada yang mereka bayangkan.
Selain itu, sebanyak 24 persen merasa belum betul-betul siap menghadapi realita saat mulai menyusui.
Sebuah penelitian juga mengungkap bahwa hanya 2 persen ibu yang awalnya memperkirakan bakal berakhir menyusui dalam satu bulan pertama.
Namun, nomor ibu yang betul-betul menghentikan pemberian ASI pada periode tersebut rupanya lebih dari dua kali lipat.
Hasil survei menunjukkan pengalaman setiap ibu sangat beragam. Sebanyak 35 persen ibu menyusui lebih lama dari rencana awal, sedangkan 24 persen kudu berakhir lebih sigap dari yang diharapkan.
Tantangan lainnya juga cukup besar. Sekitar 18 persen responden merasa proses menyusui berakibat negatif pada kesehatan mental mereka. Sementara itu, 45 persen mengaku tidak nyaman menyusui di tempat umum lantaran kurangnya privasi, rasa malu, hingga perhatian dari orang lain.
Meski penuh tantangan, menyusui tetap memberikan banyak pengalaman positif. Sebanyak 44 persen ibu mengatakan kegiatan tersebut membikin hubungan dengan buah hati semakin erat, sedangkan 22 persen merasa lebih percaya diri setelah sukses melewati proses menyusui.
Sophie Martin, penulis The Infertile Midwife sekaligus perawat utama di sebuah klinik antenatal, mengatakan banyak ibu berambisi mengetahui lebih banyak tentang realitas menyusui sebelum melahirkan.
Menurut Martin, banyak orang mengira menyusui bakal terjadi secara alami. Padahal, proses tersebut dapat menjadi tantangan secara fisik, emosional, maupun mental. Di sisi lain, menyusui juga bisa menghadirkan rasa kedekatan dan kepercayaan diri yang luar biasa.
Karena itu, dia menekankan pentingnya edukasi dan persiapan agar orang tua siap menghadapi beragam kondisi selama menyusui.
20 Hal yang perlu ibu ketahui sebelum menyusui
Berdasarkan laporan Momcozy, berikut 20 perihal yang paling sering diharapkan para ibu sudah mereka ketahui sebelum mulai menyusui:
- Menyusui bisa sangat melelahkan.
- Sulit mengetahui apakah bayi sudah mendapat ASI yang cukup.
- Menyusui dengan puting lecet alias nyeri terasa sangat tidak nyaman.
- Proses menyusui dapat menimbulkan rasa sakit.
- Menyusui dapat memicu beragam emosi.
- Ibu sering memberikan tekanan besar pada diri sendiri.
- Bayi bisa meminta menyusu sangat sering.
- Satu sesi menyusui dapat berjalan cukup lama.
- Posisi pelekatan (latch) yang tepat sangat penting.
- Bentuk tetek dan puting dapat mengalami perubahan.
- Menyusui membikin ibu lebih mudah merasa lapar.
- Menyusui di tempat umum tidak selalu mudah.
- Ibu juga lebih mudah merasa haus saat menyusui.
- Kebocoran ASI bisa terjadi lebih sering dari perkiraan.
- Sebagian ibu merasa kesenyapan selama masa menyusui.
- Cluster feeding dapat terjadi cukup sering.
- Lonjakan pertumbuhan bayi dapat mengubah pola menyusu.
- Kondisi tongue tie dapat memengaruhi proses menyusui.
- Menyusui juga memberikan pengalaman yang sangat bermakna.
- Kondisi ibu alias bayi yang sedang sakit dapat memengaruhi proses menyusui.
Meski tidak selalu mudah, setiap perjalanan menyusui mempunyai tantangan dan cerita yang berbeda. Dukungan keluarga, edukasi yang memadai, serta akses terhadap tenaga kesehatan dapat membantu Bunda menjalani proses menyusui dengan lebih percaya diri dan nyaman.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·