Janin Tidak Bergerak Tapi Tidak Perdarahan, Amankah Kondisi Bayi?

Aug 14, 2026 07:30 AM - 17 jam yang lalu 373

Gerakan janin di dalam perut selama kehamilan seperti menjadi penanda bahwa mereka baik-baik saja meski tidak terlihat langsung. Lantas, gimana ketika janin tidak bergerak tapi tidak perdarahan, amankah kondisi bayi?

Seiring bertambahnya usia kehamilan, Bunda mungkin bakal merasakan sensasi aktivitas janin di dalam perut. Salah satunya ialah adanya sensasi seperti kepakan sayap kupu-kupu alias getaran lembut di perut. Bahkan, beberapa wanita mungkin merasakan gerakan-gerakan mini ini sejak usia kehamilan 16 minggu.

Semua tanda tersebut merupakan aktivitas janin dari dalam perut ya, Bun. Seiring perkembangan bayi, nantinya Bunda bakal merasakan aktivitas tersebut menjadi lebih kuat, misalnya aktivitas yang muncul berupa tendangan alias sentakan.


Kemunculan aktivitas tersebut semestinya bakal muncul secara teratur dan berjalan terus sepanjang sisa masa kehamilan hingga saat Bunda melahirkan, seperti dikutip dari laman NHS.

Seberapa sering bayi semestinya bergerak?

Frekuensi aktivitas setiap bayi memang berbeda-beda satu sama lainnya. Itulah kenapa setiap Bunda yang mengandung perlu meluangkan waktu guna mengawasi aktivitas bayinya. Para bumil tak hanya disarankan menghitung tendangan tetapi juga meluangkan waktu untuk mengenali pola aktivitas bayi. 

Sering kali, Bunda mungkin menyadari bahwa bayi lebih aktif di waktu-waktu tertentu dalam periode 24 jam. Namun, adakalanya juga bayi tidak menjadi kurang aktif pada tahap akhir kehamilan akibat keterbatasan ruang mobilitas yang dimiliki bayi.

Apa yang terjadi jika bayi tidak bergerak sesering biasanya?

Gerakan janin yang teratur dan kuat merupakan parameter terbaik bagi kesehatan bayi. Namun adakalanya, penurunan gelombang aktivitas dapat menandakan bahwa kondisi bayi tidak sebaik yang diharapkan. Kondisi ini sebenarnya bisa disebabkan beragam macam argumen meski tidak semuanya berbahaya. 

Ada baiknya segera mencari pertolongan medis ketika menemukan aktivitas bayi tak seaktif biasanya, Bunda. Jika Bunda merasakan beberapa kondisi berikut, segera hubungi jasa kesehatan secepatnya ya, Bunda:

1. Gerakan bayi kurang dari biasanya
2. Gerakan bayi terasa lebih lemah dari biasanya
3. Bayi berakhir bergerak
4. Bunda merasa ada sesuatu yang tidak beres

Ketika Bunda menemui salah satu dari kondisi di atas, krusial untuk segera memaksakan diri, meskipun kehamilan melangkah lancar dan tidak pernah mengalami masalah sebelumnya. 

Jangan menunggu hingga keesokan harinya untuk memeriksakan diri jika merasa aktivitas bayi kurang dari biasanya, terasa lebih lemah dari biasanya, alias bayi berakhir bergerak.

Di rumah sakit, perawat alias master bakal melakukan pemeriksaan intensif terhadap kehamilan Bunda. Beberapa langkah yang dilakukan meliputi, mendengarkan debar jantung bayi, bertanya tentang pergerakan bayi, memeriksa ukuran bayi dengan mengukur besar perut, dan memeriksa tekanan darah. Selain pemeriksaan tersebut, perawat alias master juga bakal memantau debar jantung dan pergerakan bayi menggunakan perangkat CTG. 

Gerakan bayi dan lahir mati

Berbicara mengenai aktivitas bayi, adanya aktivitas bayi yang berkurang bukanlah penyebab lahir mati. Namun, perihal tersebut merupakan salah satu tanda bahwa bayi mungkin tak mendapatkan cukup nutrisi alias oksigen. Pada sekitar separuh kasus lahir mati, sang ibu menyadari adanya penurunan aktivitas bayi.

Meski terdengar menakutkan namun tak berfaedah perubahan aktivitas pasti bakal berujung pada kematian bayi. Hal ini juga tidak berfaedah bahwa jika terjadi lahir mati, itu adalah kesalahan orang tua lantaran tidak menyadari adanya perubahan tersebut.

Janin tidak bergerak tapi tidak perdarahan, apakah tanda keguguran?

Sebagian besar kasus keguguran memang ditandai dengan adanya perdarahan. Namun, keguguran rupanya juga dapat terjadi tanpa disertai perdarahan, Bunda. Bahkan, seseorang mungkin tidak mengalami indikasi apa pun dan baru mengetahui keguguran ketika master tidak dapat mendeteksi debar jantung selama USG rutin.

Perdarahan selama keguguran terjadi ketika rahim kosong. Dalam beberapa kasus, janin meninggal tetapi rahim tidak kosong, dan seseorang tidak bakal mengalami perdarahan alias indikasi lainnya. Sebagian master menyebut jenis keguguran ini sebagai keguguran yang tak disadari. Keguguran mungkin tidak disadari selama beberapa minggu, dan beberapa orang tidak mencari pengobatan.

Menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris, sebagian besar keguguran terjadi dalam 12 minggu pertama kehamilan. Penelitian dari tahun 2021 menunjukkan bahwa sekitar 15 persen dari semua kehamilan berhujung dengan keguguran seperti dikutip dari laman Medical News Today.

Penting diketahui bahwa sebagian orang tidak mempunyai indikasi eksternal keguguran. Ketika keguguran terjadi di awal kehamilan, seseorang mungkin mempunyai sedikit tanda kehamilan, yang dapat membikin identifikasi keguguran menjadi lebih sulit. Berikut ini beberapa tanda keguguran tanpa perdarahan yang perlu diketahui ya, Bunda:

1. Penurunan tiba-tiba tanda-tanda kehamilan
2. Tes kehamilan yang menunjukkan hasil negatif
3. Kram perut
4. Keluar cairan alias jaringan dari vagina
5. Jika kehamilan sudah lanjut, aktivitas janin mungkin melambat alias berakhir secara nyata.

Dalam pemeriksaan medis, master dapat mencurigai adanya  keguguran lantaran indikasi lain seperti penurunan kadar hormon kehamilan alias penurunan yang tidak biasa pada tanda-tanda kehamilan lainnya.

Tes darah dapat membantu menilai kemungkinan keguguran. Guna memastikannya, master bakal melakukan USG untuk memeriksa debar jantung. Dan untuk memastikannya, master dapat memilih melakukan pemindaian pada beberapa hari. Selain itu, master juga dapat merekomendasikan pengetesan genetik, pemindaian USG lebih lanjut, alias tes darah.

Nah, jika Bunda mengalami sinyal-sinyal yang mencurigakan pada kehamilan termasuk aktivitas janin yang melemah, ada baiknya segera memeriksakan diri ke master ya, Bunda.

Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya