Cara Membersihkan Wajan Dari Bau Amis, Panduan Praktis Untuk Semua Jenis Wajan

Jan 19, 2026 11:00 AM - 4 bulan yang lalu 131757
Cara membersihkan wajan dari aroma amis, pedoman praktis untuk semua jenis wajan

foto ilustrasi: Gemini AI

Pernah merasa terganggu dengan aroma ikan yang tetap menempel di wajan meski sudah dicuci berkali-kali? Masalah ini memang menyebalkan lantaran aroma amis bisa merusak rasa masakan selanjutnya. Mau digosok sekuat tenaga, ada rasa cemas jika lapisan anti lengketnya malah mengelupas. Tenang, ada banyak langkah kondusif dan efektif untuk mengembalikan kesegaran perangkat masak kesayangan tanpa perlu merusaknya.

Bau tak sedap ini sebenarnya muncul lantaran residu protein dan lemak yang teroksidasi pada permukaan wajan. Bahkan, wajan baru pun terkadang membawa aroma unik pabrik yang perlu dibersihkan sebelum dipakai. Merawat wajan dengan teknik yang tepat bukan hanya soal menghilangkan bau, tapi juga soal menjaga keawetan perangkat masak tersebut.

Yuk, simak tujuh trik praktis yang bisa dicoba untuk beragam jenis wajan, mulai dari teflon hingga besi cor, agar kembali bersih dan bebas aroma mengganggu, dikutip BrilioFood dari Liputan6, Senin (19/1).

1. Manfaatkan Segarnya Lemon alias Jeruk Nipis

Asam alami pada jeruk nipis alias lemon adalah musuh bebuyutan aroma amis. Kandungan masam sitratnya bekerja sangat baik dalam menetralkan aroma tajam serta mengangkat noda minyak membandel.

Caranya simpel: belah jeruk menjadi dua, lampau peras airnya. Balurkan air perasan tersebut ke seluruh bagian dalam wajan secara merata. Biarkan selama 10–15 menit agar asamnya bekerja maksimal. Setelah itu, cukup bilas dengan air mengalir sampai bersih dan lap hingga kering agar tidak muncul karat.

2. Rebusan Air Cuka untuk Bau Membandel

Cuka putih adalah bahan serbaguna yang efektif melunakkan kerak sekaligus menghilangkan aroma tanpa kudu menggosok terlalu keras. Ini sangat cocok untuk wajan yang aromanya sudah terlalu kuat.

Isi wajan dengan air sampai menutupi area yang berbau, lampau tuangkan sekitar tiga sendok makan cuka putih. Rebus campuran ini sampai mendidih selama beberapa menit. Uap cuka bakal membantu melepaskan sisa aroma dan kotoran. Setelah dingin, buang airnya dan cuci wajan dengan sabun seperti biasa.

Cara membersihkan wajan dari aroma amis, pedoman praktis untuk semua jenis wajan

Cara menghilangkan aroma amis di wajan
© 2026 brilio.net/Gemini AI

3. Masker Pasta Baking Soda

Baking soda punya sifat menyerap aroma yang luar biasa namun tetap lembut di permukaan wajan. Karena tidak berkarakter abrasif, bahan ini kondusif untuk lapisan keramik maupun teflon.

Buatlah pasta kental dengan mencampurkan baking soda dan sedikit air. Oleskan pasta tersebut pada bagian yang berbau alias berkerak, lampau diamkan selama 30 menit. Gosok pelan dengan spons lembut, bilas hingga bersih, dan jangan lupa keringkan.

4. Gosok Lembut dengan Garam

Garam bisa jadi pembersih alami yang oke lantaran kemampuannya menyerap minyak. Untuk aroma amis ringan, cukup taburkan garam lembut di atas wajan yang tetap hangat, lampau lap dengan tisu dapur.

Jika nodanya lebih berat, gunakan garam kasar. Taburkan di permukaan wajan dan gesek perlahan menggunakan spons basah alias potongan kentang. Sifat kasar pada garam bakal mengangkat kotoran secara bentuk tanpa merusak permukaan secara permanen.

Namun dalam pemakaian garam yang berkarakter abrasif ini, kudu lebih hati-hati. Perhatikan kembali jenis wajannya agar tidak merusak permukaannya. 

5. Pakai Ampas Kopi alias Teh

Jangan langsung buang jejak kopi alias teh pagi ini! Keduanya merupakan penetral aroma alami yang sangat ekonomis.

Untuk kopi, balurkan ampasnya ke permukaan wajan dan tunggu 10 menit sebelum dibilas. Sementara untuk jejak teh, bisa merebusnya berbareng air di dalam wajan selama 20 menit. Hasilnya, aroma amis ikan yang tajam pun bakal sirna.

6. Rebus Kulit Lemon

Kulit lemon yang sering dianggap sampah dapur rupanya mengandung minyak esensial yang wangi dan bisa mematikan aroma amis. Ini adalah langkah pandai untuk meminimalkan limbah dapur.

Cukup masukkan beberapa pangkas kulit lemon ke dalam wajan berisi air, lampau rebus sampai mendidih. Setelah uap wanginya keluar merata, matikan api, buang isinya, dan cuci wajan hingga bersih.

7. Teknik Sangrai Garam

Ini adalah langkah tradisional yang sangat ampuh, terutama untuk wajan besi alias teflon. Panas saat proses sangrai membantu garam menyerap sisa lemak dan kelembapan secara total.

Setelah wajan dicuci dan dikeringkan, taburkan 1-2 sendok makan garam. Nyalakan kompor dengan api kecil, lampau sangrai garam sampai warnanya berubah kecokelatan. Setelah itu, buang garamnya, biarkan wajan dingin, lampau cuci kembali dengan sabun.

Tips Ekstra Merawat Wajan

Agar wajan tetap awet, biasakan untuk segera mencucinya setelah digunakan. Jangan biarkan sisa minyak mengendap terlalu lama. Khusus untuk wajan anti lengket, hindari pemakaian spatula besi agar lapisannya tidak lecet.

Untuk wajan berbahan besi cor (cast iron), pastikan kondisinya betul-betul kering sebelum disimpan. Jika muncul karat tipis, gesek dengan campuran minyak dan garam, lampau lakukan proses seasoning (pelapisan minyak) ulang agar permukaannya tetap terlindungi.

FAQ Seputar Membersihkan Wajan

1. Apakah boleh merendam wajan yang tetap panas langsung dengan air dingin?

Sangat tidak disarankan. Perubahan suhu yang drastis (thermal shock) bisa menyebabkan wajan melengkung alias lapisan anti lengketnya retak. Biarkan wajan dingin secara alami dulu sebelum dicuci.

2. Kenapa aroma amis tetap ada meski sudah dicuci pakai sabun cuci piring bermerek?

Sabun cuci piring terkadang hanya mengangkat lemak di permukaan, sementara molekul aroma amis bisa terjebak di pori-pori mikro material wajan. Itulah kenapa butuh bahan penetral seperti lemon alias cuka.

3. Bahan wajan apa yang paling susah dibersihkan dari aroma amis?

Wajan berbahan plastik (pada bagian gagang) alias wajan besi yang belum ter-seasoning dengan baik condong lebih mudah menyerap aroma dibanding wajan keramik alias stainless steel yang permukaannya lebih rapat.

4. Apakah jejak kopi bisa meninggalkan noda hitam pada wajan?

Pada wajan logam alias anti lengket, jejak kopi tidak bakal meninggalkan noda permanen selama langsung dibilas setelah didiamkan. Justru teksturnya membantu mengangkat sisa minyak.

5. Amankah merebus cuka di dalam wajan berbahan aluminium?

Sebaiknya batasi waktu merebusnya. Aluminium berkarakter reaktif terhadap masam kuat. Jika kudu menggunakan cuka, jangan merebusnya terlalu lama dan segera bilas hingga betul-betul bersih agar tidak memicu korosi.

(brl/tin)

Selengkapnya