Table of Contents
- Kenali Aroma yang Cocok dengan Karakter Kamu
- 1. Ceria dan Energik: Fresh, Citrus, dan Fruity
- 2. Kalem dan Elegan: Floral, Powdery, dan Soft
- 3. Tenang dan Grounded: Woody dan Ambery
- 4. Berani dan Ekspresif: Spicy, Musky, dan Floral Intens
- Sesuaikan Parfum dengan Gaya dan Aktivitas
- Jangan Langsung Beli Full Bottle
- Tapi, Parfum Enggak Harus Selalu Mengikuti Kepribadian, Kok!
Cara memilih minyak wangi rupanya enggak hanya soal mencari aroma yang enak. Wangi yang Anda pakai juga bisa menjadi bagian dari personal style dan membantu menciptakan kesan tertentu. Karena itu, memilih minyak wangi berasas kepribadian bisa jadi langkah yang lebih individual untuk menemukan aroma yang terasa “kamu banget”. Lantas, gimana langkah memilih yang tepat?
Baca juga: Cara Menyimpan Parfum yang Tepat Agar Awet Menurut Ahli
Kenali Aroma yang Cocok dengan Karakter Kamu
Sumber foto: PexelsSalah satu langkah langkah memilih minyak wangi adalah mengenali golongan aroma alias scent family. Berikut beberapa karakter dan aroma yang bisa Anda pertimbangkan.
1. Ceria dan Energik: Fresh, Citrus, dan Fruity
Kalau Anda jenis yang aktif, spontan, mudah bergaul, dan suka suasana menyenangkan, aroma fresh bisa menjadi pilihan. Aroma citrus, fruity, dan green cocok untuk karakter yang ceria dan energik.
- Scent: Fresh, Citrus, Fruity, Green
- Notes: Lemon, jeruk, grapefruit, mint, basil
- Kesan: Segar, ringan, ceria, dan effortless
Aroma seperti ini juga cocok untuk kegiatan sehari-hari, terutama ketika Anda mau tampil lebih santuy dan menyenangkan.
2. Kalem dan Elegan: Floral, Powdery, dan Soft
Buat Anda yang lebih tenang, feminin, alias menyukai style yang simpel tetapi tetap rapi, aroma floral dan powdery bisa dipertimbangkan. Karakter aroma yang lembut dan reflektif dapat memberikan kesan lembut serta refined.
- Scent: Floral, Powdery, Soft
- Notes: Iris, violet, mimosa, sandalwood creamy, white musk, rose, lavender
- Kesan: Lembut, feminin, elegan, dan romantis
3. Tenang dan Grounded: Woody dan Ambery
Kamu yang lebih suka ketenangan, menyukai hal-hal natural, dan punya karakter yang cukup thoughtful mungkin bakal lebih nyaman dengan aroma woody. Kelompok aroma woody dan ambery dapat memberikan kesan hangat, mendalam, sekaligus grounded.
- Scent: Woody, Ambery
- Notes: Sandalwood, cedar, patchouli, oak, amber
- Kesan: Hangat, natural, dewasa, dan grounded
Wangi seperti ini cocok buat Anda yang mau memberikan kesan dewasa tanpa menggunakan aroma yang terlalu tajam.
4. Berani dan Ekspresif: Spicy, Musky, dan Floral Intens
Kalau Anda termasuk orang yang percaya diri, ekspresif, dan suka menjadi pusat perhatian, aroma dengan karakter yang lebih kuat bisa menjadi pilihan. Kelompok musky, spicy, dan heady floral cocok untuk karakter yang bold dan passionate.
- Scent: Spicy, Musky, Floral Intens
- Notes: Cardamom, leather, jasmine, tuberose, rempah, white flowers, incense, vanilla
- Kesan: Intens, berani, sensual, dan ekspresif
Aroma dengan karakter ini cocok untuk Anda yang mau tampil lebih statement-making dan meninggalkan kesan yang kuat.
Sesuaikan Parfum dengan Gaya dan Aktivitas
Sumber foto: MagnificKepribadian bukan satu-satunya pertimbangan. Gaya berpakaian juga dapat menjadi petunjuk ketika memilih aroma. Misalnya, Anda yang punya style klasik dan rapi mungkin cocok dengan minyak wangi floral alias fresh yang timeless. Sementara itu, style dramatis dapat dipadukan dengan aroma amber, oriental, alias floral yang lebih intens.
Untuk style kasual, aroma woody alias aromatic yang ringan bisa terasa lebih natural. Sedangkan Anda yang suka bereksperimen dengan fashion dapat mencoba aroma green, spicy, woody, alias kombinasi yang tidak biasa.
Selain gaya, pertimbangkan juga aktivitas. Parfum yang ringan biasanya lebih nyaman untuk bekerja, kuliah, alias kegiatan siang hari. Untuk kegiatan malam alias momen spesial, Anda bisa mencoba aroma yang lebih warm dan mempunyai karakter kuat.
Jangan Langsung Beli Full Bottle
Sumber foto: MagnificSudah menemukan aroma yang terasa cocok? Jangan buru-buru membeli ukuran besar.
Penggunaan decant alias sampel berukuran mini untuk mencoba minyak wangi terlebih dahulu. Cara ini memungkinkan Anda memandang gimana aroma berkembang setelah beberapa jam, sekaligus memastikan wanginya betul-betul nyaman digunakan.
Kamu juga bisa mencoba tiga jenis aroma: satu yang sesuai dengan kepribadian, satu yang sedikit bertolak belakang, dan satu aroma yang betul-betul baru. Dari sini, Anda mungkin justru menemukan favorit yang tidak pernah terpikir sebelumnya.
Tapi, Parfum Enggak Harus Selalu Mengikuti Kepribadian, Kok!
Sumber foto: MagnificMeski kepribadian bisa menjadi panduan, bukan berfaedah Anda kudu menggunakan minyak wangi yang sesuai dengan karakter setiap saat.
Kamu bisa saja punya kepribadian kalem tetapi menyukai minyak wangi spicy yang bold. Atau sebaliknya, Anda dikenal sebagai orang yang ekspresif tetapi lebih nyaman menggunakan aroma citrus yang ringan.
Pada akhirnya, langkah memilih minyak wangi yang paling tepat adalah dengan mengenali aroma yang membikin Anda nyaman dan percaya diri. Anggap karakter dan scent family sebagai pedoman awal, bukan patokan mutlak.
Jadi, jangan takut bereksperimen. Coba beragam aroma, perhatikan gimana wanginya berkembang di kulit, lampau pilih minyak wangi yang paling terasa sesuai dengan diri kamu. Karena minyak wangi terbaik bukan sekadar yang wanginya enak, tetapi yang membikin Anda merasa nyaman saat memakainya.
Baca juga: Approved by Gaby: 5 Rekomendasi Parfum yang Masih Wangi sampai Pulang Kantor
Gabung organisasi Girls Beyond Circle jika Anda mau tahu info menarik lainnya!
Cover: Magnific