Cara Mengenali Kepribadian Anak lewat Kebiasaan Tidurnya

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 65x dilihat
Cara Mengenali Kepribadian Anak lewat Kebiasaan Tidurnya

Bagikan Postingan

Setiap anak memiliki kebiasaan tidur yang berbeda-beda. Ada anak yang gampang tertidur sesaat setelah orang tuanya menidurkannya, ada pula anak yang sulit untuk tidur cepat. Dilansir halaman Today’s Parent, meskipun orang tua memiliki anak kembar. Namun, keduanya bisa saja memiliki kebiasaan tidur yang berbeda.

Melalui pola kebiasaan tidur anak ini, kepribadian anak dapat diketahui, Bunda. Apabila Bunda penasaran metode mengenali kepribadian anak melalui kebiasaan tidurnya, ayo simak keterangan berikut ini.

Cara mengenali kepribadian anak lewat kebiasaan tidurnya 

Merujuk halaman SLEEP 2025, riset menemukan bahwa kebiasaan menunda tidur pada anak dan remaja berhubungan dengan sifat tertentu. Anak yang sering menunda tidur umumnya lebih gampang cemas dan memiliki kedisiplinan diri yang rendah.


"Individu yang sering menunda tidur cenderung mengalami pengalaman emosional yang konsisten dengan depresi dan kurang memiliki pengalaman positif," ungkap peneliti utama dari University of Utah, Steven Carlson.

Pola tidur berhubungan dengan kepribadian tertentu tidak cuma terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Kebiasaan tidur teratur berpotensi mencegah kecenderungan emosi negatifnya dan membantu anak lebih tenang dalam beraktivitas.

Sebaliknya, pola tidur yang acak-acakan dapat membikin anak menjadi impulsif dan gampang merasa bosan. Kebiasaan ini dapat berakibat pada metode anak ketika berhubungan dan mengelola emosinya setiap hari.

Tidur yang sehat menjadi alas pembentukan karakter yang stabil, mandiri, dan percaya diri. Hal ini menjadi bukti, bahwa pola tidur yang baik menjadi bagiankecil krusial dari tumbuh bunga anak.

Dalam riset yang dipublikasikan dalam jurnal American Academy of Sleep Medicine, dijelaskan bahwa pola tidur yang tidak teratur dapat menaikkan konsekuensi gangguan emosional pada anak. Kurangnya disiplin tidur membikin anak sulit tenang dan mengontrol perasaannya dengan baik.

Tidak cuma berakibat pada emosi, pola tidur yang acak-acakan juga dapat memengaruhi daya ingat dan kapasitas belajar Si Kecil. Anak yang sering tidur larut maupun kurang tidur cenderung sulit untuk fokus. Hal ini dapat mengganggu proses penyerapan keterangan di sekolah maupun saat beraktivitas di rumah.

Sementara itu, kebiasaan tidur yang baik dapat menjaga keseimbangan hormon yang berpartisipasi dalam pengaturan kondisi hati Si Kecil. Hal ini tentu dapat mengurangi konsekuensi anak gampang stres maupun mengalami fluktuasi emosi yang drastis.

Apabila Si Kecil mengalami kesulitan tidur, Bunda bisa menerapkan cara untuk membuatnya lebih tenang, seperti dikutip dari Today’s Parent. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah menghindari overstimulasi, pertimbangkan untuk menyediakan cemilan karena kegelisahan sebelum tidur bisa berasal dari perut kosong, serta mengurangi paparan terhadap keterangan menakutkan.

Itulah klarifikasi tentang metode mengenali kepribadian anak dari kebiasaan tidurnya. Apabila anak memiliki pola tidur larut, ini menaikkan konsekuensi kepribadian anak yang lebih gampang cemas dan memiliki kedisiplinan diri yang rendah. Sementara anak yang memiliki waktu tidur yang disiplin cenderung memiliki karakter yang stabil, mandiri, dan percaya diri.

(rap/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads